Oleh: mhilaluddin | Mei 12, 2010

Kesehatan

Manfaat Pisang

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Sejarah Pisang

Menurut  sejarah pisang berasal dari Malaysia sekitar 4000 tahun yang lalu. Selanjutnya berkembang ke seluruh dunia, meliputi daerah tropis dan subtropis diantaranya Indonesia dan India, perkembanganya tersebut di sebarkan oleh tentara Alexander 327 SM. Pisang diperkenalkan ke Afrika oleh pedagang Arab kemudian dibawa oleh tentara Portugis pada tahun 1482 ke Amerika dan akhirnya tempat-tempat yang ada di Amerika diantaranya  Kosta Rika, Meksiko, Ekuador dan Brasil terkenal sebagai penghasil pisang terbesar.

Pisang sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisional di India dan Persia kuno dan dianggap sebagai buah kehidupan Karena Kandungan kalium yang cukup banyak terdapat dalam buah ini mampu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak. Selain itu, kandungan Vitamin A yang tinggi dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap ISPA, kulit bersisik, dan kebutaan.

Bersama ini kami informasikan berbagai manfaat pisang untuk kesehatan, diantaranya :

Manfaat bagi Penyakit Usus dan Perut

Pisang yang memiliki tektur yang lembut sehingga mudah di cerna oleh usus sehingga baik dikomsumsi oleh penderita maag kronis, karena kandungan yang ada dalam pisang bisa menetralkan keasaman yang berlebih dalam lambung yang mana keasaman tersebut menyebabkan iritasi lambung penyebab sakit maag.

Dengan mengkomsumsi sebuah pisang maka dapat bertahanan terhadap inflamasi karena Vitamin C dapat secara cepat diproses. Vitamin C yang terkandung dalam pisang dapat mentransformasikan bacillus berbahaya menjadi bacillus yang bersahabat. Dengan demikian akan seimbang.

Pure pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat dikonsumsi oleh pasien yang menderita diare atau Pure Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair) dapat dihidangkan sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut dan cholik untuk menetralkan keasaman lambung.

Diare dan Sembelit

Pisang bermanfaat untuk mengatasi Sembelit dan Diare karena dapat menormalkan colonic fungsi usus besar dalam menyerap air pada saat yang tepat. Pisang dapat mengatasi sembelit karena dengan mengkonsumsinya maka dapat merangsang usus memproduksi zat pektin yang banyak dan juga dapat merubah bakteri dalam dari intestines berbahaya jenis bacilli ke acidophilus bacilli bermanfaat.

Disentri

Pisang yang dihaluskan dengan menambahkan sedikit garam bermanfaat sebagai obat disentri. Pisang masak juga sangat berguna dalam disentri anak, tetapi harus benar-benar dihaluskan sebelum diberikan ke pada penderita.

Arthritis dan Titis

Pisang dapat bermanfaat untuk perawatan encok arthritis. Masa periode dietnya selama tiga atau empat hari dengan mengkomsumsi delapan atau Sembilan buah pisang per harinya.

Anemia

Pada pisang banyak mengandung zat besi dapat dimanfaatkan dalam perawatan Anemia karena zat tersebut dapat merangsang produksi hemoglobin dalam darah.

Alergi

Pisang bermanfaat bagi yang alergi terhadapat makanan tertentu yang biasanya terjadi pada kulit, gangguan pencernaan dan asama. Protein yang dihasilkan dari makanan banyak mengandung asam amino sehingga mengakibatkan alergi, dengan pisang tersebut bisa dinetralkan atau diseimbangkan sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh.

Gangguan Ginjal

Pisang bermanfaat bagi penderita gangguan ginjal karena kadar protein yang rendah. Dengan mengkomsusi pisang sebanyak delapan sampai Sembilan buah perharinya dan dilakukan selama tiga atau empat hari maka Anda dapat terhindar dari masalah ginjal termasuk radang pada pinggang.

Pisang Mengatur Bobot Badan
Pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup menyehatkan.

Gangguan Haid
Pisang yang dimasak dengan bunganya bermanfaat bagi penderita gangguan mentruasi seperti nyeri haid dan pendarahan yang berlebihan. Bunga pisang dapat membantu meningkatkan hormon progesterone sehingga akan mengurangi pendarahan.

Luka Bakar
Daun pisang dapat digunakan untuk pengobatan kulit yang terbakar dengan cara dioles, campuran abu daun pisang ditambah minyak kelapa mempunyai pengaruh mendinginkan kulit.

Khasiat Kedelai

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu dan tempe, tanaman ini terdiri dari 2 species, ada kedelai putih yang bijinya berwarna kuning agak putih, dan soja adalah kedelai hitam atau berbiji hitam.

Penanaman tanaman ini biasanya dilakukan pada akhir musim penghujan, setelah panen padi, biji dimasukan langsung pada lubang-lubang yang dibuat.

Protein yang terkandung dalam kedelai seperti asam amino argirin dan glisin, kedua asam amino ini merupakan komponen penyusun hormone insulin dan glukogen yang diskresi oleh kelenjar pangkreas dalam tubuh kita.

Karena itu jika makin tinggi asupan protein dari kedelai, sekresi hormon insulin dan glukogen ke dalam jaringan tubuh akan makin meningkat, sehingga dapat menekan kadar glukosa darah kemudian diubah menjadi energi, dan bagi siapapun yang memiliki gejala diabetes, maka bisa ditekan oleh tanaman kedelai.

Berikut manfaat dari tanaman kedelai setelah diolah menjadi makanan dan minuman :

  • Sumber protein nabati yang terbaik
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Menguatkan sistem imun tubuh
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Melindungi jantung
  • Menambah daya ingat
  • Membentuk tulang yang kuat
  • Menurunkan resiko sakit jantung
  • Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
  • Mencegah menopause bagi wanita
  • Menurunkan resiko kanker payudara
  • Menurunkan resiko kanker prostat
  • Mengurangi resiko serangan jantung dan strok
  • Menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan
  • Dapat menghasilkan sperma yang berlebih

Tepung Kedelai juga mengandung Zat Isoflavon, dimana zat ini mampu mengurangi keriput pada kulit dan merangsang pembentukan kalogen, dan kandungan Isoflavon pada tepung kedelai ternyata lebih baik hingga 6-7 kali lipat dibandingkan susu kedelai.

Macam makanan yang bisa dibuat dari tanaman kedelai :

  • Tempe mendoan
  • Tahu gejrot
  • Ulukutek
  • Tahu Aci
  • Yoghurt
  • Susu kedelai
  • Sup Miso

Khasiat Padi

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Padi, memiliki nama latin Oryza sativa, termasuk keluarga rumput-rumputan yang ditanam dari bijinya secara langsung atau melalui persemaian dahulu. Tanaman ini memiliki banyak varietas, ditanam di sawah dan di ladang, sampai ketinggian 1.200 m dpl.

Padi, yang merupakan tanaman semak semusim ini berbatang basah, tingginya 50 cm – 1,5 m. Batang tegak, lunak, beruas, berongga, kasar, warna hijau.

Daun tunggal berbentuk pita yang panjangnya 15-30 cm, lebar mencapai 2 ern, perabaan kasar, ujung runcing, tepi rata, berpelepah, pertulangan sejajar, hijau. Bunga rnajemuk berbentuk malai. Buahnya buah batu, terjurai pada tangkai, warna hijau, setelah tua menjadi kuning. Biji keras, bulat telur, putih atau merah.

Butir-butir padi yang sudah lepas dari tangkainya disebut gabah, dan yang sudah dibuang kulit luarnya disebut beras. Bila beras ini dimasak, maka namanya menjadi nasi, yang merupakan bahan makanan utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia.

Umumnya beras berwarna putih, walaupun ada beras yang berwarna merah. Tangkai butirnya setelah dirontokkan gabahnya dan dijemur sampai kering, disebut merang.

Padi ternyata dapat dimanfaatkan dari ujung akar sampai ujung daun. Berikut diantaranya :

  • Akar bersifat hangat dan manis. Berkhasiat menghilangkan keringat, membunuh cacing (antelmintik), dan sebagai penawar racun.
  • Selaput biji (kulit ari) bersifat manis, netral. Berkhasiat memelihara lambung, memperkuat limpa, meningkatkan nafsu makan dan antineuritis., gangguan pencernaan, beri-beri serta tangan dan kaki rasa kesemutan, baal.
  • Tangkai beras berkhasiat untuk mengatasi: rambut kotor dan keguguran.
  • Biji beras berkhasiat untuk mengatasi: demam, diare, gondongan, rematik,
  • keseleo, radang payudara, radang kulit dan bisul.
  • Pati beras berkhasiat sebagai pelembut kulit, peluruh kencing dan pendingin.

Cara pemakaian padi :

Selaput biji (bekatul) sebanyak 10 – 15 g atau akar 15 – 20 g direbus, lalu airnya diminum. Untuk pemakaian luar, beras digiling halus bersama bahan lain. Untuk pemakaian setempat. Merang dibakar, lalu tambahkan air. Campuran ini baik untuk mencuci rambut.

Contoh Pemakaian padi untuk obat :

Diare

Segenggam beras merah disangrai sampai kuning, lalu digiling halus. Seduh dengan air panas sambil diaduk merata, sampai menjadi kuah kental. Ramuan yang disebut air tajin ini lalu ditambahkan sedikit garam. Setelah dingin siap untuk diminum. Lakukan 2 – 3 kali sehari.

Pencuci Rambut

Sebanyak 2 ikat tangkai padi kering (merang) dimasukkan kedalam panci dari tanah lait. Kemudian merang dibakar sampai semuanya hangus menjadi abu. Tambahkan 1 liter air, lalu embunkan di udara terbuka semalaman. Ambil air yang bening untuk keramas. Selesai keramas, bilas dengan air perasan jeruk purut yang telah masak dan diencerkan dengan air gelas. Kemudian rambut dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Lakukan 3 kali dalam seminggu.

Gondongan

Ambil sekepal nasi panas. urutkan pada bagian pipi yang bengkak.

Rematik

Sediakan beras merah 1 sendok, lempuyang sepanjang 1/2 jari tangan dan cabai rawit 3 buah. Semua bahan tersebut setelah dicuci bersih lalu tumbuk sampai menjadi seperti bubur. Balurkan ke tempat yang sakit.

Mematangkan Bisul

Untuk bisul yang besar dan keras kompres dengan bubur nasi.

Beri-beri

Siapkan bekatul beras merah sebanyak 3 sendok makan lalu seduh dengan 100cc susu sapi sambil diaduk merata. Minum selagi hangat. lakukan 2 kali sehari.

Khasiat Tebu

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tebu (Sacharum officinarum) adalah termasuk keluarga Graminae atau rumput-rumputan dan berkembang biak di daerah beriklim udara sedang sampai panas. Tebu cocok pada yang mempunyai ketinggian tanah 1 sampai 1300 meter di atas permukaan laut.

Tebu yang tumbuh di lebih dari 200 negara, India adalah terbesar kedua produsen gula sdangkan pengasil terbesarnay adalah Brasil. Di negera Negara Karibia tebu dioleh menjadi Falernum dan dipergunakan sebagai bahan campuran cocktail.

Selain sebagai bahan baku gula, tebu juga banyak berkhasiat sebagai obat, khasiat dari Tebu adalah sebagai berikut :

  • Ada beberapa manfaat tebu diantaranya gigunakan untuk dikomsumsi langsung dengan cara dibuat jus, dibuat menjadi tetes rum dan dibuat menjadi ethanol yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar. Limbah hasil produksi dari tebu bisa dimanfaatkan menjadi listrik.
  • Ekstrak sari tebu yang ditambah jeruk nipis dan garam biasa di komsumsi di India itu dimaksudkan untuk memberika kekuatan gigi dan gusi
  • Air tebu dapat dimanfaatkan sebagai penyembuh sakit tenggorokan dan mencegak sakit Flu serta bisa menjaga badan kita sehat. Air tebu ini bisa dimanfaatkan oleh penderita diabetes dimanfaatkan sebagai pemanis karena kadar gula yang rendah. Karena tebu bersifat alkali sehingga dapat membantu melawan kanker payudara dan prostat.
  • Mengkomsumsi air tebu secara teraktur dapat menjaga metabolisme tubuh kita dari kekurangan cairan karena banyak kegiatan yang sudah dilakukan sehingga dapat terhindar dari stroke. Dengan banyaknya kandungan karbonhidrat sehingga dapat menambah kekuatan jantung, mata, ginjal dan otak. Membantu dalam pengobatan penyakit kuning karena memberikan kekuatan untuk hati yang menjadi lemah selama penyakit kuning. Membantu dalam menjaga aliran air kencing yang jelas dan juga membantu ginjal untuk menjalankan fungsi mereka dengan baik.

Khasiat Lidah Buaya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Lidah buaya atau (Aloe vera L) pertama kali ditemukan pada tahun 1500 SM. Sekitar 200 species tersebar di seluruh belahan bumi, dari mulai benua Afrika dengan tanah yang tandus, hingga  daratan Asia yang beriklim tropis, dengan hanya media tanah berhumus dicampur pasir dan sinar matahari yang cukup serta drainase yang baik maka tanaman ini dapat tumbuh subur.

Tanaman dari suku liliaceae ini sudah di manfaatkan manusia, terutama bangsa Arab, Yunani, Romawi, India dan Cina sebagai bahan baku obat, bahkan konon Cleopatra menggunakan tanaman ini untuk merawat kecantikannya.

Manfaat dan khasiat Lidah Buaya

Semakin tua tumbuhan lidah buaya maka semakin member manfaat untuk nutrisi dan pengobatan. Jika Anda mempunyai masalah dengan perawatan kulit, Ph pada lidah buaya dapat mengembalikan keseimbangan kulit sekaligus membersihkan kulit yang bernoda, berikut resepnya :

  1. 1 sendok makan masker lumpur
  2. 1 sendok makan jus lidah buaya
  3. 1 sendok makan tepung hazel
  4. air secukupnya untuk membuat bahan-bahan ini jadi pasta
  5. tambahkan 1 tetes essential tea tree oil
  6. 1 tetes essential oil lavender
  7. 1 tetes essential oil peppermint

Lalu campurkan semua bahan diatas, setelah itu oleskan dan diamkan selama 15 menit dan basuh dengan air hangat lalu percikan air dingin.

Jika ingin cara alami perawatan kulit dengan lidah buaya khususnya kulit berminyak dan bernoda, campurkan jus lidah buaya dengan air ditambah essential oil yang menangkan dan gunakan untuk mist sepanjang hari.

Efek lain farmakologis dari Lidah Buaya :

1. Mengobati Sembelit

Caranya : tinggal Anda cuci bersih setengah lembar lidah buaya , tidak lupa buang durinya, lalu  bagian dagingnya dicincang. Tambahkan setengah gelas air panas dan satu sendok makan madu, aduk lalu saring, makan campuran tersebut 2 X sehari dengan dosis yang sama saat masih hangat.

2. Mengobati luka dalam dan luka Lebam

Caranya : dengan merebus 10-15 g bunga lidah buaya dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 ½ gelas, saring air rebusan lalu minum 3 X sehari masing-masing 1 ½ gelas.

3. Mengobati batuk Rejan

Caranya: tinggal Anda rebus 15-18 cm daun lidah buaya yang telah dibuang kulit dan durinya, tambahkan gula, lalu minum air rebusannya.

4. Luka Bakar

Caranya : dengan mencuci bersih daun lidah buaya, buang pangkal daunya, lalu buka kulit dalamnya, setelah itu tinggal dioleskan bagian daun yang berlendir pada luka sampai lendirnya menutupi seluruh bagian luka.

Ulangi pengolesan setiap lender terlihat mongering atau ½ jam sekali. Lakukan pengobatan secara continue sampai peradangan karena panas pada kulit menghilang.

5. Mengobati Kencing Manis

Caranya : dengan mencuci bersih 1 lembar lidah buaya dan buang durinya, kemudian potong-potong bagian dalam daun, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 ½ gelas, minum air rebusan 3 X sehari masing-masing ½ gelas.

6. Mengobati Wasir

Caranya: dengan mencuci bersih ½ lembar lidah buaya yang sudah dibuang durinya, lalu parut dan tambahkan ½ gelas air matang dan 2 sendok makan madu, aduk, dan saring airnya setelah itu tinggal diminum 3 X sehari.

Sebagai informasi tambahan, konon tanaman ini dapat diracik menjadi obat HIV/AIDS, karena kandungannya berfungsi sebagai system pertahanan tubuh, sehingga menghambat kinerja virus HIV dengan menstimulasi system kerja kekebalan tubuh si penderita.

Mengenal Manfaat Kelapa

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kelapa, memiliki nama latin Cocos nucifera, Linn., termasuk jenis tanaman palma yang mempunyai buah berukuran cukup besar. Batang pohon umumnya berdiri tegak dan tidak bercabang, dan dapat mencapai 10 – 14 meter lebih.

Daunnya berpelepah, panjangnya dapat mencapai 3 – 4 meter lebih dengan sirip-sirip lidi yang menopang tiap helaian. Buahnya terbungkus dengan serabut dan batok yang cukup kuat sehingga untuk memperoleh buahnya harus dikuliti terlebih dahulu. Buah yang sudah besar dan subur dapat menghasilkan 2 – 10 buah setiap tangkainya.

Penyakit Yang Dapat Diobati antara lain :

1. Sakit panas dalam

Siapkan 1 butir buah kelapa hijau, lubangi ujungnya. Telur ayam kampung yang masih mentah dipecah dan dibuang kulitnya, dimasukkan ke dalam buah tersebut. Minum pada siang hari.

2. Keracunan

1 butir kelapa hijau yang dilubangi ujungnya. Minum airnya sampai habis.

3. Sakit panas

Siapkan 1 gelas air kelapa muda dan 1 sendok madu, campur dan aduk sampai rata. Untuk dewasa: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Untuk balita: 2 kali sehari, 1/2  cangkir the.

4. Demam berdarah

1 buah jeruk nipis diperas untuk diambil airnya, dan dimasukkan ke dalam buah kelapa, aduk sampai merata. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5. Kencing batu

Telur ayam kampung yang masih mentah dipecah dan dibuang kulitnya, kemudian dimasukkan ke dalam buah kelapa hijau. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

6. Mengurangi sakit waktu menstruasi

1 gelas air kelapa hijau dan 1 potong gula  aren, campur dan aduk sampai merata. Minum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore, selama 3 hari berturut-turut.

7. Influenza

¼ buah kelapa dan 1 rimpang kencur sebesar ibu jari diparut dan campur merata. Tambah  segelas air masak dan diperas untuk diambil airnya. Minum 1 kali sehari.

8. Morbili

Siapkan 2 helai daunnya yang kering, 1/2 genggam daun korokot, 1/2 rimpang dringo bengle, 1/2 genggam daun petai  cina, adas pulawaras secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Digunakan sebagai bedak untuk seluruh tubuh si penderita.

9. Mengusir cacing kremi

Siapkan 1/4 butir buah kelapa dan 1 buah wortel, kemudian diparut, dan campur dengan segelas air, diperas dan disaring. Minum malam hari menjelang tidur.

10. Sakit gigi berlubang

Tempurung (batok) dibakar dan minyak yang keluar di pinggir api diambil dengan kapas dan digulung sebesar lubang gigi. Masukkan ke dalam lubang gigi yang sakit.

11. Ubanan

Siapkan 1/2 butir buah kelapa tua dan airnya. Buah diparut dan diperas dengan airnya untuk diambil santannya, beri garam secukupnya dan diaduk sampai merata, kemudian diembunkan semalam di luar rumah. Sebagian dari santan tersebut dipergunakan  untuk mengurut bagian yang beruban dan dibiarkan 10 -15 menit, sebagian santan lagi dipergunakan untuk keramas secara teratur 3 hari sekali.

12. Ketombe

1/2 butir buahnya yang tua dan 1/4 buah nanas, 1 butir jeruk nipis, 11/2 gelas airnya. Buah dan nenas diparut untuk diambil airnya, kemudian semua bahan tersebut dicampur sampai merata dan disaring. Dipergunakan untuk keramas 5 hari sekali.

Alpukat dan Manfaatnya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Alpukat banyak tumbuh di di Negara-beriklim tropis  terutama di Negara-negara seperti Italia, Spanyol dan Meksiko, Uruguay, Brasil, Peru, Australia, Selandia Baru, India, Cina dan Negara-negara Afrika Selatan dimana tempetarur suhunya tidak kurang dari 5 derajat di bawah 0 terutama pada musim dingin.

Kandungan nutrisi yang terkandung dalam Alpukat
Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.

Dengan kandungan nutrisi yang banyak tersebut maka Alpukat dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, diantaranya :

  • Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah , yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung.
  • Baik digunakan dalam pencegahan dan penyebuhan kanker payudara dan prostat. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh beberapa ilmuwan bahwa toksin yang terkandung didalamnya bisa membunuh sel kanker.
  • Alpukat mengandung mineral seperti kalium, kalsium, vitamin C dan K, asam folic, sodium dan rendah serat , mineral tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama bagi yang tinggal di daerah yang beriklim sangat panas .
  • Potasium (dikenal juga sebagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah..
  • Mineral Mangan dan Seng, unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga, meningkatkan kemampuan tubuh menyerap carotenoids.
  • Alpukat digunakan untuk membantu orang-orang yang memiliki masalah seksual.
  • Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi. Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan.
  • Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar.

Khasiat Buah Apel

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Manfaat apel memang luar biasa karena buah ini mengandung sejumlah vitamin, mineral, serat, serta kaya antioksidan. Jadi jangan tunda untuk makan sebuah apel setiap hari.

Khasiat buah apel bagi kesehatan, sedemikian rupa berhubungan dengan zat-zat gizi maupun non gizi yang terkandung di dalam buah apel. Kandungan zat-zat gizi dalam 100 gram buah apel adalah sebagai berikut :

Zat Gizi  dan Jumlah terkandung dalam buah Apel :

  • Energi :58,00 kal
  • Protein : 0,30 g
  • Lemak : 0,40 g
  • Karbohidrat : 14,90 g
  • Kalsium : 6,00 mg
  • Fosfor : 10,00 mg
  • Serat : 0,70 g
  • Besi : 1,30 mg
  • Vitamin A : 24,00 RE
  • Vitamin B1 : 0,04 mg
  • Vitamin B2 : 0,03 mg
  • Vitamin C : 5,00 mg
  • Niacin : 0,10 mg

Dengan kandungan zat gizi yang banyak tersebut maka dengan mengkomsumsi buah Apel kita akan terhindar dari berbagai penyakit, adapun penyakit yang bisa dihindari adalah sebagai berikut :

Pemperkuat Tulang
Peneliti Perancis menemukan bahwa flavanoid atau phloridzin yang terkandung dalam buah Apel bermanfaat untuk meningkatkan kepadatan tulang. Boraks yang merupakan zat lain yang terkandung juga bermanfaat untuk memperkuat tulang. Peneltian tersebut dilakukan kepada wanita yang sudah memasuki masa menopausal terbukti terlindungi dari osteoprosis

Pencegah Penyakit Asma.
Salah satu studi baru-baru ini menunjukkan bahwa anak-anak penderita asma dengan minum jus apel setiap hari menderita wheezing kurang dari anak-anak yang minum jus apel hanya sekali per bulan. Studi lain menunjukkan bahwa anak-anak perempuan yang lahir untuk makan banyak apel selama kehamilan memiliki resiko lebih rendah dari sakit asma dibandungkan sama anak-anak dari ibu yang memakan beberapa apel.

Mencegah  Alzheime ‘s
Sebuah studi dilakuakn pada tikus di Universitas Cornell menemukan bahwa quercetin dalam apel  akan melindungi sel otak dari jenis kerusakan radikal bebas yang dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer’s.

Turunkan Kolesterol
Penelitian menunjukkan bahwa apel mempunyai kadar quercetin yang cukup tinggi. Tingginya kadar quercetin disebutkan dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam darah. Hal ini dapat mengurangi kadar kolesterol LDL yang bisa merusak aliran darah.

Pektin dalam apel menurunkan LDL ( “buruk”) kolesterol. Dua orang yang makan apel per hari dapat menurunkan kolesterol oleh mereka sebanyak 16 persen.

Pencegahan Kanker Paru
Menurut studi dari 10.000 orang, orang yang mengkomsumsi  banyak  apel memiliki 50 persen lebih rendah risiko terkena kanker paru-paru. Peneliti percaya ini disebabkan tingginya tingkat dari zat flavonoids, quercetin dan naringin dalam apel.

Pencegahan Kanker Payudara
Sebuah studi Universitas Cornell menemukan bahwa tikus yang makan satu apel per hari mengurangi resiko kanker payudara sebesar 17 persen. Tikus makan tiga apel per hari mengurangi resiko sebesar  39 persen dan mereka makan enam apel per hari mengurangi resiko sebesar  44 persen.

Pencegahan Kanker Usus Besar
Satu studi menemukan bahwa tikus yang diberi makan dari ekstrak kulit apel memiliki 43 persen lebih rendah resiko kanker usus besar. Penelitian lain menunjukkan bahwa pektin dalam apel akan mengurangi risiko kanker usus besar dan membantu menjaga sistem pencernaan yang sehat.

Pencegahan Kanker Hati
Penelitian menemukan bahwa tikus yang diberi makan dari ekstrak kulit apel memiliki 57 persen lebih rendah risiko kanker hati.

Mengontol Diabetes
Serat larut air pada apel yang disebut pektin dapat menurunkan kadar kolesterol. Pektin mampu mengikat asam empedu dan dibawa keluar melalui feses. Pektin pada apel juga berguna dalam mengendalikan gula darah.

Berat Badan
Brazilian dalam penelitiannya menemukan bahwa wanita yang makan tiga apel per hari pada saat melakukan program Diet maka hasilnya akan lebih besar berkurangnya dibandugkan dengan yang tidak mengkomsumsi Apel pada saat melaksanakan program dietnya.

Selain pemanfaatan Apel seperti yang sudah kami uraikan diatas, bersama ini kami informasikan pemanfaatan Apel sebagai obat dan cara pembuatannya, diantaranya :

Diabetes Mellitus Kencing Manis
Bahan:

1 biji buah apel berukuran sedang.
Cara menyajikan :
dibelah menjadi 4 bagian dan direbus dengan air 3-4 gelas sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.
Cara menggunakan :
diminum pagi-sore, dan dilakukan secara rutin.

Diare
Bahan:

buah apel yang belum begitu masak.
Cara menggunakan:
dimakan biasa.

Asam Jawa Sebagai Obat

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Karakteristik Asam Jawa
Asam Jawa (tamarindus indica) adalah sebuah kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya yang cukup keras. Bisa tumbuh besar dan berdaun rindang. Batang pohonnya yang keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang. Daun asam jawa bertangkai panjang, sekitar 17 cm dan bersirip genap. Bunganya berwarna kuning kemerahan dengan polong berwarna coklat dengan rasa khas asam. Dalam buah polong selain terdapat kulit yang membungkus daging buah, juga terdapat biji berjumlah 2 – 5, berbentuk pipih dengan warna coklat kehitaman.

Nutrisi yang terkandung dalam Asam Jawa :

  • Appel
  • asam sitrat
  • asam anggur
  • asam tartrat
  • asam suksinat
  • pectin dan
  • gula invert.

Komposisi dalam Asam Jawa yang matang di pohon  dalam 100 gram adalah :

  • kalori sebesar 239 kal per 100 gram,
  • protein 2,8 gram per 100 gram,
  • lemak 0,6 gram per 100 gram,
  • hidrat arang 62,5 gram per 100 gram,
  • kalsium 74 miligram per 100 gram,
  • fosfor 113 miligram per 100 gram,
  • zat besi 0,6 miligram per 100 gram,
  • vitamin A 30 SI per 100 gram,
  • vitamin B1 0,34 miligram per 100 gram,
  • vitamin C 2 miligram per 100 gram.

Dengan banyaknya kandungan nutrisi dalam Asam Jawa, maka banyak dimanfaatkan Asam Jawa sebagai obat, diantaranya :

Alergi
Bahan: 2-3 golong buah asam jawa yang telah tua, garam secukupnya, ¼ sendok kapur sirih.
Cara menyajikan: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring.
Cara menggunakan :  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Sariawan
Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 potong gula merah.
Cara menyajikan: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:  diminum biasa.

Luka Baru
Bahan: daun asam jawa secukupnya.
Cara menyajikan: daun asam jawa dikunyah sampai lumat.
Cara menggunakan:  ditempelkan pada luka.

Luka Borok
Bahan:  beberapa biji asam jawa.
Cara menyajikan:  biji asam jawa ditumbuk halus.
Cara menggunakan:  ditempelkan pada luka, kemudian diperban.

Eksim dan Bisul
Bahan:  1 genggam daun asam jawa yang masih muda, 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari.
Cara menyajikan:  kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus.
Cara menggunakan:  ditempelkan pada bagian yang sakit.

Bengkak karena disengat Lipan atau Lebah
Bahan:  3 – 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya.
Cara menyajikan:  biji asam jawa ditumbuk halus.
Cara menggunakan:  bagian yang bengkak dibersihkan terlebih dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih,  kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa tersebut.

Mencegah Rambut Rontok
Bahan:  beberapa biji asam jawa
Cara menyajikan:  sebelum keramas dengan shampo, kepala dimasase terlebih dahulu dengan buah asam jawa yang telah masak yang dicampur sedikit air. Kemudian rambut dicuci bersih

Gigitan Ular Berbisa
Bahan:  beberapa biji asam jawa.
Cara menyajikan:  biji asam jawa dibelah menjadi dua.
Cara menggunakan:  belahan biji bagian dalam ditempelkan pada luka bekas gigitan ular tersebut. Jumlah biji yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Asma
Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya.
Cara menyajikan: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari.

Batuk Kering
Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga
Cara menyajikan: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring.
Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam
Bahan:  1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya;
Cara menyajikan:  kedua bahan tersebut direbus dengan ½  liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

Sakit Panas
Bahan:  2 polong buah asam jawa yang telah masak, garam secukupnya
Cara menyajikan:  kedua bahan tersebut diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring
Cara menggunakan:  diminum biasa.
Catatan: bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini

Rematik
Bahan:  1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa
Cara menyajikan:  kedua bahan tersebut ditumbuk halus
Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit

Sakit Perut
Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya.
Cara menyajikan: semua bahan tersebut dicampur sampai merata
Cara menggunakan:  digunakan sebagai obat gosok, terutama pada bagian perut

Morbili
Bahan:  1 – 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari
Cara menyajikan:  kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur sampai merata.
Cara menggunakan:  digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi penderita morbili.

Mengenal Khasiat Bawang Putih

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Bawang putih, yang memiliki nama latin allium sativum termasuk genus afflum. Tanaman ini termasuk klasifikasi tumbuhan terna berumbi lapis atau siung yang bersusun, tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak sampai setinggi 30 -75 em, mempunyai batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun.

Helaian daunnya mirip pita, berbentuk pipih dan memanjang. Akarnya terdiri dari serabut-serabut kecil yang bejumlah banyak. Dan setiap umbinya terdiri dari sejumlah suing, yang setiap siungnya terbungkus kulit tipis berwarna putih.

Bawang putih yang semula merupakan tumbuhan daerah dataran tinggi, sekarang di Indonesia, jenis tertentu dibudidayakan di dataran rendah. Tanaman ini berkembang baik pada ketinggian tanah berkisar 200-250 meter di atas permukaan laut.

Pemanfaatan bawang putih untuk obat antara lain:

1. Hipertensi

a. 3 siung bawang, ditumbuk halus dan diperas dengan air secukupnya, lalu disaring. Minum secara teratur setiap hari.

b. 2 siung bawang putih dipanggang dengan api. Dimakan setiap pagi selama 7 hari.

2. Asma, batuk dan masuk angin

3 siung bawang ditumbuk halus, kemudian dioplos bersama 1 sendok makan madu dan gula batu secukupnya sampai merata dan diperas/disaring. Diminum setiap pagi sampai sembuh.

3. Sakit kepala

Umbi bawang putih ditumbuk halus, untuk kompres pada dahi.

4. Sakit kuning, sesak nafas dan busung air

Rebus 1 umbi bawang putih yang ditumbuk halus, dicampur sepotong gula batu sebesar telur ayam bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih dan diaduk sampai merata, dan disaring. Minum 2 kali sehari 2 sendok makan, pagi dan     sore.

5. Ambeien

Umbi tanaman ini ditumbuk halus, kemudian diperas untuk diambil airnya. Oleskan di sekitar dubur setiap hari.

6. Sembelit

Yoghurt bawang putih dan bawang merah secukupnya, ditumbuk halus, dan diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur sampai merata dan disaring. Minum seperti biasa.

7. Luka memar karena tikaman atau pukulan

Bawang ditumbuk halus, kemudian diberi 1 sendok madu dan dicampur sampai merata. Oleskan pada bagian yang luka.

8. Luka kena benda tajam berkarat

Umbi bawang putih dibakar, kemudian dicelupkan ke dalam minyak kelapa secukupnya dan ditumbuk halus. Oleskan pada bagian yang luka.

9. Mempercepat matangnya bengkak abses

Umbi bawang dipanasi dengan minyak cat, kemudian ditumbuk halus. Tempelkan pada bagian yang bengkak.

10. Untuk mengeluarkan serpihan kaca, kayu atau duri

Umbi bawang putih ditumbuk halus dan ditempelkan pada baglan yang kemasukan

serpihan kaca, kayu atau duri.

11. Sengatan serangga

Umbi bawang ditumbuk halus, kemudian dicampur dengan sendowo dan garam sampai merata. Oleskan ada bagian tubuh yang disengat serangga.

12. Mengusir cacing kremi dan cacing perut

Beberapa siung bawang putih dikupas dan dicuci bersih, dan dimakan langsung.

13. Sulit tidur (insomnia)

Beberapa siung bawang dikupas dan dicuci bersih. Dimakan langsung sebelum tidur.

Khasiat Belimbing Waluh

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Belimbing wuluh (avverhoa bilimbi) adalah tanaman asli Amerika yang tumbuh subur di darah yang banyak mendapat sinar matahari langsung tetapi cukup kelembaban udaranya.

Karakteristik Belimbing Wuluh:
Belimbing Wuluh merupakan tumbuhan berbatang keras yang memiliki ketinggian mencapai 11 m. Biasanya ditanam di tempat yang cukup mendapatkan sinar matahari. Batangnya keras dan tidak bercabang banyak. Buahnya berwarna hijau muda, berbentuk lonjong sebesar ibu jari dan rasanya asam. Buahnya sering dipakai oleh ibu-ibu untuk memasak sehingga sering disebut juga belimbing sayur ataupun untuk membersihkan noda kain, kuningan dan tembaga. Daunnya yang kecil berhadap-hadapan. Bunganya berbentuk bintang dan berwarna merah muda keunguan.

Kandungan dan Khasiat Belimbing Wuluh :
Belimbing wuluh bermanfaat sebagai anti radang karena mengandung flavon. Selain itu, kaliumnya melancarkan keluarnya air seni (diuretik) sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Belimbing wuluh juga mampu mengeluarkan dahak dan menurunkan panas. Buahnya mengandandung zat : asam- kalium-akolat.

Berikut adalah beberapa khasiat dari Buah dan Daun Belimbing Wuluh untuk pengobatan :

Sakit Gondongan
Bahan
: 10 buah budah dan daunnya , 4 siung bawah merah.
Cara penyajian : Semua bahan tersebut dicuci bersih kemudian di tumbuk sampah haus.
Cara menggunakan : kompreskan pada bagian yang gondongan.

Obat Batuk
Bahan :
Segenggam daun belimbing wuluh, segenggam bunga dan 2 buah belimbing wuluh, gula batu.
Cara Penyajian :
Rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring, minum 2 kali sehari

Jerawat
Bahan :
10 bauh belimbing wuluh dan kapur sirih
Cara Penyajian : Cuci bersih semua bahan kemudian di haluskan sampai seperti bubur kemudian ber sedikit kapur sirih.
Cara Menggunakan : Digosokkan ke kulit yang terkena jerawan dan lakuakn hal tersebut 2 kali sehari.

Diabetes
Bahan :
6 buah belimbing wuluh dilumatkan,
Cara Penyajian : Direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah, saring, minum 2 kali sehari

Rematik
Bahan :
100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 butir lada
Cara Penyajian : Cuci bersih semua bahan kemudian di haluskan sampai seperti bubur kemudian ber sedikit cuka.
Cara Menggunakan : Digosokkan ke bagian yang sakit

Bahan : 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil, 15 butir cengkeh, 15 butir lada hitam
Cara Penyajian :
Cuci bersih semua bahan kemudian di haluskan sampai seperti bubur kemudian beri 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok minyak gosok
Cara Menggunakan :
Digosokkan ke bagian yang sakit, lakukan 2 sampai 3 kali sehari

Pegal Linu
Bahan :
Segenggam daun belimbing wuluh yan masih muda, 10 buah buah belimbing, 10 butir merica
Cara Penyajian : Cuci bersih semua bahan kemudian di haluskan sampai seperti bubur kemudian ber sedikit cuka.
Cara Menggunakan : Digosokkan ke bagian yang sakit.

Sariawan
Bahan :
10 kuntum bunga belimbing wuluh, asam jawa, gula aren
Cara Penyajian :
Direbus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal 3/4
Cara menggunakan :
Diminum 2 kali sehari

Sakit Gigi
Bahan :
5 buah belimbing wuluh.
Cara menggunakan : Setelah di cuci dikunyah dengan sedikit garam, ulangi beberapa kali sampai hilang rasa sakitnya.

Khasiat Beringin

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Beringin, tumbuhan yang memiliki nama latin Ficus benyamina L. ini banyak ditemukan di tepi jalan, pinggiran kota atau tumbuh di tepi jurang. Pohon besar, tinggi 20 – 25 m, berakar tunggang. Batang tegak, bulat, permukaan kasar, cokelat kehitaman, percabangan simpodial, pada batang keluar akar gantung (akar udara).

Daun tunggal, bertangkai pendek, letak bersilang berhadapan, bentuknya lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal turnpul, panjang 3 – 6 cm, lebar 2 – 4 cm, pertulangan menyirip, hijau. Bunga tunggal, keluar dari ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota bulat, halus, kuning kehijauan. Buah buni, bulat, panjang 0,5 – 1 cm, masih muda hijau, setelah tua merah. Biji bulat, keras, putih.

Beringin memiliki nama Lokal antara lain :

  • Caringin (Sunda),
  • Waringin (Jawa, Sumatera),
  • Chinese banyan (China),
  • Banyan tree (Inggris).

Penyakit Yang Dapat Diobati dari pohon Beringin antara lain Pilek, demam tinggi, radang amandel (tonsilitis), nyeri rematik sendi, ; Luka terpukul (memar), influenza, radang saluran napas (bronkhitis); Batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut (acute enteritis), Disentri, kejang panas pada anak.;

Bagian yang digunakan dari pohon beringin adalah Akar udara dan daun. Sebelum digunakan dicuci lalu dikeringkan.

Akar udara bermanfaat untuk mengatasi:

- pilek, demam tinggi,

- radang amandel (tonsilitis),

- nyeri pada rematik sendi, dan

- luka terpukul (memar).

Daun bermanfaat untuk mengatasi :

- influenza,

- radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis),

- malaria,

- radang usus akut (akut enteritis), disentri, dan

- kejang panas pada anak.

Cara pemakaian beringin untuk obat adalah sebagai berikut:

Akar udara kering sebanyak 15 – 30 g atau daun keringnya sebanyak 50 – 120 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun direbus, lalu airnya selagi hangat digunakan untuk mandi.

Adapun contoh pemakaian beringin adalah:

  • Kejang panas pada anak

Ambil 100 g daun beringin segar, dicuci lalu direbus dengan 5 Lt air selama 25 rnenit. Air rebusan ini selagi hangat digunakan untuk memandikan anak yang sakit.

  • Radang usus akut dan disentri

Ambil daun beringin segar sebanyak 500 g. Kemudian dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.

  • Radang amandel

Ambil akar udara beringin sebanyak 180 g, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Tambahkan 1 gelas cuka. Setelah dingin digunakan untuk kumur-kumur. Lakukan beberapa kali sehari.

  • Bronkitis kronis

Ambil 75 g daun segar dan 18 g kulit jeruk mandarin, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu dibagi untuk. 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan malam hari. Lakukan selama 10 hari.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis dari tanaman beringin adalah rasa sedikit pahit, astringen, sejuk. Sedangkan kandungan kimianya, akar udara mengandung asam amino, fenol, gula, dan asam orange.

Cengkeh dan Manfaatnya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Cengkeh adalah kuntum bunga kering yang dihasilkan dari pohon cengkeh, pohon cengkeh banyak tumbuh di daerah tropis, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil cengkeh. Tanaman banyak dihasilkan di daerah Maluku.

Cengkeh dewasa ini sebagian besar di manfaatkan untuk penyedap makanan sedangkan pemanfaatan untuk kesehatan sudah dikenal selama berabad-abad.

Di Cina cengkeh sudah dimanfaatkan untuk menghilangkan bau mulut lebih dari 2000 tahun yang lalu, pada saat itu Kaisar sampai menyarankan apabila rakyatnya ingin bertemu beliau harus mengunyah cengkeh terlebih dahulu sehingga pada saat bicara akan tercium aroma yang harum. Bahkan cengkeh di Cina dan Persia juga dianggap bisa merangsang pitalitas seksual.

Cengkeh berkhasiat sangat kuat untuk obat karena dapat merangsang. Anti bakteri, anti virus dan anti septic. Setelah diolah menjadi minyak Cengkeh dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan rasa sakit untuk penderita sakit gigi karena kandungan senyawa yang terkandung didalamnya dapat membantu sirkulasi peredaran darah dan dan merangsang kulit apabila dioleskan langsung pada kulit.

Bersama  ini kami informasikan beberapa manfaat Cengkeh untuk pengobatan, diantaranya :

  • Merangsang aromatik pernapasan : Dimanfaatkan untuk mengatasi mual, muntah-muntah, perut kembung, lemas dan gangguan pencernaan. Minyak cengkeh juga dapat dimanfaatkan sebagai pembasmi kuman yang ampuh dan penyembuh luka serta dapat melegakan tenggorokan. Cengkeh banyak dimanfaatkan sebagai obat secara nyata diantaranya digunakan untuk melindungi dari masuk angin dan perut kembung. Membantu merangsang sirkulasi darah dan mengatur suhu tubuh.
  • Gangguan Pencernaan : Cengkeh dapat merangsang produksi enzymatic dan meningkatkan berfungsinya percernaan. Cengkeh digunakan dalam mengatasi permasalahn lambung, sakit perut dan gangguan pada pencernaan. Adapun cara pembuatanya obat untuk mengatasi muntah-muntah, sakit perut dan tenggorokan adalah dengan menghaluskan cengkeh dan dicampur madu kemudian dimimum.
  • Kolera : Cengkeh sangat ampuh untuk mengatasi kolera karena dapat memperkuat lendir usus dan lambung serta menambah jumlah darah putih, adapun caranya dengan mengambil 4 gram kuntum cengkeh dan 3 gelas air kemudian di rebus sampai menjadi setengahnya.
  • Asma : Untuk pengobatan obat asma caranya dengan mengambil 6 kuntum cengkeh dicampur 30 ml air dan sedikit madu, lakukan hal tersebut 3 kali sehari.
  • Sakit Gigi : Untuk pemanfaatan mengatasi sakit gigi caranya Sangrai 10 butir cengkeh sampai hangus. Giling sampai halus, masukkan kelubang gigi secukupnya, lalu tutup dengan kapas. Lakukan 2 kali sehari. Cara lain: sumbat gigi yang berlubang dengan kapas yang telah ditetesi minyak cengkeh.
  • Sakit Telinga : Untuk mengatasinya caranya dengan mengoleskan minyak cengkeh ke telinga yang terasa sakit dengan menggunakan katembat.
  • Sakit Kepala : Untuk mengatasi sakit kepala caranya dengan mencampurkan cengkeh, garam dan susu, karena sifat garam dapat menyerap cairan dan menurunkan tekanan darah.
  • Sirkulasi Darah : Minyak Cengkeh bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda, dengan meningkatkan sirkulasi darah akan menurunkan suhu tubuh.
  • Membersihkan Darah: Minyak cengkeh dapat dimanfaatkan dalam membershihkan darah.
  • Diabetes: Seiring dengan pembersihan darah, minyak cengkeh juga membantu dalam mengendalikan tingkat gula darah dan dengan itu adalah berguna bagi penderita diabetes.
  • Kekebalan Tubuh: Cengkeh dapat dimanfaatkan sebagai peningkat kekebalan tubuh, kandungan yang ada dalam cengkeh yang bersifat antivirus dan kemampuan untuk membersihkan darah sehingga dapat meningkat perlawanan terhadap penyakit.
  • Stres : Minyak Cengkeh bermanfaat sebagai zat perangsang pikiran dan mental, menghilangkan keletihan dan kelelahan. Bila digunakan sebagai obat dalam dengan dosis yang sesuai maka dapat menenagkan pikiran.  Minyak cengkeh juga dapat membantu mengatasi susah tidur pada penderita insomnia. Manfaat lainya untuk merawat masalah mental seperti kehilangan memori, depresi dan kegelisahan.

Mengenal Khasiat Cincau

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tumbuhan Cincau (Cylea barbata) termasuk tumbuhan berbatang merambat, diameter lingkar batang kecil, kulit batangnya kasap dan berduri. Panjang batangnya mampu mencapai belasan meter dan daunnya berbentuk perisai dengan permukaan dengan permukaan dipenuhi bulu.

Bunga tumbuhan ini berwarna kuning dengan buah batu berwarna merah mempunyai bentuk lonjong. Tumbuhan ini sering ditemukan di daerah terbuka tepi hutan atau semak belukar, Tetapi ada juga yang dipelihara dan merambat pada semak belukar,.

Tetapi ada juga yang dipelihara merambat pada pagar tanaman. Tumbuhan Cincau cocok tumbuh di daerah yang mempunyai ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut.

Nama Lokal dari tanaman ini adalah Cincau (Indonesia), Camcao, Juju, Kepleng (Jawa); Camcauh, dan Tahulu (Sunda). Memiliki dua jenis, yaitu hijau yang terbuat dari tanaman Cyclea barbata, dan hitam dari tanaman Mesona palustris atau perdu (Premna serratifoliaI.

Untuk menghasilkan gelatin/gel dari daun tanaman, diawali dengan memetik daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Daun ini kemudian diremas-remas dalam air matang.

Perbandinganya sekitar 1 liter air untuk 2 genggam daun tanaman. Air remasan kemudian di saring dan diendapkan selama satu malam. Paginya, air ini sudah akan mengental dan membentuki gel. Gel inilah yang kita kenal dengan cincau.

Manfaat yang terkandung, cincau sangat baik dikonsumsi oleh semua kalangan. Bahan ini sangat kaya mineral terutama kalsium dan fosfor.

Ia juga baik dikonsumsi bagi orang yang sedang menjalani diet karena rendah kalori namun tinggi serat, dan dipercaya mampu meredakan panas dalam, sembelit, perut kembung, demam dan diare. Sedangkan serat bermanfat untuk membersihkan organ pencernaan dari zat karsinogen penyebab kanker.

Pemanfaatan cincau untuk obat bisa dilakukan dengan cara berikut :

1. Sakit Perut dan Hipertensi

Daun cincau secukupnya diremas-remas  dengan air matang, disaring dan dibiarkan beberapa saat sampai berbentuk agar-agar, kemudian ditambah santan kelapa dan pemanis dari gula kelapa. Cara pemakaian adalah dengan dimakan biasa.

2. Demam

Akar cincau secukupnya diseduh dengan air panas dan disaring.  Cara menggunakannya adalah diminum biasa.

Menurut penelitian para ahli, tumbuhan ini mengandung zat sejenis karbohidrat yang mampu menyerap air, sehingga daunnya menjadi padat. Selain mengandung zat karbohidrat , ia juga mengandung zat lemak dan sebagainya. Sedangkan daun cincau hijau mengandung senyawa dimetil kurin-1 dimetoidida.

Zat ini bermanfaat untuk mengendurkan otot. Senyawa lain seperti isokandrodendrin dipercaya mampu mencegah sel tumor ganas. Tanaman ini juga mengandung alkaloid bisbenzilsokuinolin dan S,S-tetandrin yang berkhasiat mencegah kanker pada ginjal, antiradang dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Berikut Nutrisi Terkandung dalam 100 g Cincau

  • Energi: 122 kkal
  • Protein: 6 g
  • Lemak 1 g
  • Karbohidrat 26 g
  • Kalsium 100 mg
  • Fosfor 100 mg
  • Zat besi 3.3 mg
  • Vitamin A 10.750 SI
  • Vitamin B1 80 mh
  • Vitamin C 17 mg
  • Serat Makanan 6.23 g

Mengenal Khasiat Enau

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Enau (Arangapinnata) termasuk jenis palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serba guna.

Tanaman in besar dan tinggi, dapat mencapai 25 m. Berakar kuat dan menjalar ke mana-mana, berdiameter hingga 65 cm, batang pokoknya kukuh dan pada bagian atas diselimuti oleh serabut berwarna hitam yang dikenal sebagai ijuk.

Ijuk sebenarnya adalah bagian dari pelepah daun yang menyelubungi batang.

Daun enau majemuk menyirip, seperti daun kelapa, panjang hingga 5 m dengan tangkai daun hingga 1,5 m. Anak daun seperti pita bergelombang, hingga 7 x 145 cm, berwarna hijau gelap di atas dan keputih-putihan oleh karena lapisan lilin di sisi bawahnya.

Berumah satu, bunga-bunga jantan terpisah dari bunga-bunga betina dalam tongkol yang berbeda yang muncul di ketiak daun; panjang tongkol hingga 2,5 m.

Buah buni bentuk bulat peluru, dengan diameter sekitar 4 cm, beruang tiga dan berbiji tiga, tersusun dalam untaian seperti rantai. Setiap tandan mempunyai 10 tangkai atau lebih, dan setiap tangkai memiliki lebih kurang 50 butir buah berwarna hijau sampai coklat kekuningan. Buah enau tidak dapat dimakan langsung karena getahnya sangat gatal.

Enau yang sudah berusia 15-20 tahun dapat menghasilkan nira sebanyak 8 liter tiap hari dan bila dimasak dapat menghasilkan 25-35 kilogram kolang-kaling. Gula aren diperoleh dengan menyadap tandan bunga jantan yang mulai mekar dan menghamburkan serbuk sari yang berwarna kuning.

Namun pada umumnya pohon enau tidak disukai para petani, sebab akarnya menjalar keman-mana dan dapat merusak tanaman di sekitarnya. Pohon ini biasanya tumbuh dan  berkembang biak dengan baik di hutan-hutan, dan termasuk tumbuhan yang dilindungi oleh undang-undang.

Nama Lokal dari tanaman ini antara lain:

  • Sugar Palm (Inggris),
  • Enau (Indonesia),
  • Kawung (Sunda);
  • Aren (Madura),
  • Bak juk (Aceh);

Manfaat pohon enau atau pohon aren antara lain sebagai berikut :

1. Buahnya (disebut beluluk atau kolang kaling) dapat dibuat manisan yang lezat atau campuran kolak.

2. Ijuk di buat sapu, tali untuk mengikat kerbau, keset kaki, atap dan kuas cat, dan dapat digunakan juga sebagai atap rumah.

3. Tulang daunnya dibuat sapu lidi dan senik (tempat meletakkan kuali atau periuk)

Tidak hanya itu, enau juga memiliki khasiat untuk pengobatan terhadap beberapa penyakit. Berikut diantaranya :

1. Demam

Siapkan 1 gelas air hangat dan 1 potong gula aren. Selanjutnya, kedua bahan dicampur dan diaduk sampai merata. Anda bisa menggunakan resep ini dengan diminum biasa.

2. Sakit Perut

Siapkan 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren, dan asam yang telah masak secukupnya. Selanjutnya, semua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai merata, kemudian disaring untuk diambil airnya. Anda bisa menggunakan resep ini dengan diminum biasa.

3. Sulit Buang air besar

Siapkan 1 gelas air hangat dan 1 potong gula aren. Selanjutnya, campur dan aduk sampai merata. Anda bisa menggunakan resep ini dengan diminum biasa.

Gula yang dibuat dari nira enau ini belum diketahui secara pasti kandungan kimia yang ada di dalammnya, karena sampai saat ini belum dilakukan penelitian ilmiah. Namun tentang khasiat dari praktek pengobatan tradisional, gula aren sering menjadi pilihan utama.

Mengetahui Khasiat Tanaman Iler

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tanaman Iler, atau yang dikenal dalam bahasa latin Coleus scutellarioides, Linn,Benth, memilki batang Pohon herba tegak dan merayap dengan tinggi batang pohonnya berkisar 30 cm sampai 150 cm, mempunyai penampung batang berbentuk berbentuk segi empat dan termasuk katagori tumbuhan basah yang batangnya mudah patah.

Daun tanaman Iler memiliki bentuk hati dan pada setiap tepiannya dihiasi oleh jorong-jorong atau lekuk-lekuk tipis yang bersambungan dan didukung oleh tangkai daun dan memiliki warna yang beraneka ragam.

Adapun bunga tanaman Iler berbentuk untaian bunga bersusun. Bunganya muncul pada pucuk tangkai batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Ia bisa didapat disekitar sungai atau pematang sawah dan tepi-tepi jalan pedesaan sebagai tumbuhan liar.

Nama Lokal tanaman ini adalah Iler dalam bahasa Indonesia), Kentangan dalam bahasa Jawa, dan Jawer Kotok dalam bahasa Sunda.

Tanaman Iler memiliki banyak khasiat untuk obat. Diantaranya adalah :

  • Ambeien

Bahan  yang dibutuhkan antara lain : 17 lembar daun iler,  7 lembar daun ngokilo, 3 rimpang umbi kunyit (3 cm). Adapun cara membuatnya adalah seluruh bahan direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih. Sedangkan cara menggunakan: diminum  1 kali sehari 1 gelas

  • Diabetes melitus

Bahan yang dibutuhkan antara lain: Tumbuhan iler lengkap (Batang, daun, bunga), adas pulawaras secukupnya. Adapun cara membuatnya adalah Seluruh  bahan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih. Sedangkan cara menggunakannya adalah  diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.

  • Demam dan sembelit

Bahan yang dibutuhkan antara lain: 1 potong daun dan batang iler. Adapun cara membuatnya adalah bahan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih ingga tinggal 2 gelas. Sedangkan cara menggunakannya adalah diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.

  • Sakit Perut

Bahan yang dibutuhkan antara lain: 3 potong akar tanaman. Adapun cara membuatnya adalah bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih  hingga tinggal 1 gelas. Sedangkan cara menggunakannya adalah diminum pagi dan sore.

  • Datang bulan terlambat

Bahan yang dibutuhkan antara lain:  Daun iler secukupnya. Adapun cara membuatnya adalah  Bahan  direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Sedangkan cara menggunakannya adalah diminum menjelang tanggal bulan haid.

  • Bisul

Bahan yang dibutuhkan antara lain: Daun tanaman secukupnya, Minyak kelapa. Adapun cara membuatnya adalah daun iler diolesi minyak kelapa, kemudian dipanggang. Sedangkan cara menggunakannya adalah dalam keadaan hangat-hangat ditempelkan pada bagian bagian yang bisul.

Iler mempunyai komposisi kandungan senyawa kimia yang bermanfaat antara lain : – alkaloid

- etil salisilat

- metil eugenol

- timol

- karvakrol

- mineral

Jambu Biji dan Manfaatnya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Jambu biji dengan nama ilmiah (Psidium Guajava) sudah banyak dimanfaatkan sebagai herbal pengobatan selain dikomsumsi langsung dengan rasa yang lezat. Tanaman jambu biji ini banyak tumbuh di negara-negara Asia.

Dengan bentuk buah yang bundar, warna buahnya hijau atau kuning apabila sudah masak, dagingnya berwarna merah atau putih, banyak biji yang kecil-kecil dan keras dengan di selimuti oleh zat lembut seperti bubur yang rasanya manis.

Dengan mengkomsumsi langsung baik yang sudah masak atau setengah matang atau yang sudah di oleh menjadi selai dan jelly. Hal ini disarankan karena kandungan gizinya  yang banyak. Jambu biji banyak tumbuh di India.

Kandungan nutrisi  yang terkandung dalam Jambu biji adalah sebagai berikut :

  • Vitamin C (yang terkandung dalam kulitnya memiliki 5 kali lipat Vitamin C dibanding dengan jeruk).
  • Vitamin A dan B
  • Kalsium
  • Asam Nicotinic
  • Phosphorus Fosfor
  • Potassium
  • Zat Besi
  • Asam Folic
  • Serat.

Dengan kandungan nutrisi yang terkandung didalamnya tersebut, maka manfaat Jambu Biji untuk kesehatan, diantaranya :

  • Diare dan Disentri : Jambu biji sangat kaya zat pengikat (persenyawaan zat yang terkandung dalam jambu dengan zat dalam mulut kita pada saat mengunyah daun jambu atau jambu biji mentah maka kita akan merasa segar) zat tersebut yang membantu mengikat usus pada penderita diare. Jambu biji ini mengandung zat alkaline alami, desinfektan dan anti bakteri sehingga membantu dalam penyembuhan disentri yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba dan mengurangi produksi lendir yang berlebih dari usus. Selanjutnya dengan kandungan lain dalam jambu biji seperti vitamin C dan Potassium Carotenoids akan membantu memperkuat system pencernaan dalam mengatasi bakteri tersebut.
  • Sembelit : Salah satu zat yang bermanfaat yang terkandung dalam jambu biji adalah serat pangan, serat ini berguna untuk mencegah berbagai penyakit degenerative, seperti kanker usus besar (kanker kolon) karena sifatnya yang bisa larut dalam air sehingga dapat membantu pengeluaran residu hasil produksi tubuh yang tidak bermanfaat lagi melalui proses buang air besar. Menurut penelitian bahwa tidak lancarnya pembuangan kotoran (sembelit) dapat mengakibatkan 72 buah jenis penyakit sehingga dengan lancarnya proses pembuangan yang dihasilkan dari pencernaan tersebut sangat baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
  • Batuk dan Pilek : Dengan menjus jambu biji yang masih muda atau herbal dari rebusan daun jambu biji sangat bermanfaat untuk mengatasi batuk dan piilek, mengurangi lender, melonggarkan saluran pernapasan, tenggorokan dan paru-paru. Jambu biji dikatakan buah yang sangat istimewa karena memiliki kandungan zat gizinya yang tinggi, seperti vitamin C, potasium, dan besi. Vitamin C dosis tinggi yang terkandung dalam jambu biji tersebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai infeksi. Dengan demikian kita tidak mudah menjadi sakit, seperti flu, batuk, demam, dan lain-lain.
  • Perawatan Kulit : Jambu biji dapat bermanfaat untuk memperbaiki tektur kulit lebih baik apabila dibandingkan menggunakan krim atau toner kulit kimia yang biasa kita pergunakan sehari-hari. Kandungan zat yang terkandung dalam buah biji tersebut terutama dengan mengkomsusmi buah yang setengah matang dan daunnya atau dengan mencuci kulit dengan rebusan kulit luar pohon jambu biji, buah serta daun yang masih muda maka dapat membantu mengencangkan otot kulit yang sudah kendor. Selain zat tersebut jambu biji juga sangat kaya dengan vitamin A, B dan C serta potassium yang sangat baik sebagai antioksidan sehingga kulit Anda akan tetap segar dan bebas dari noda, keriput dan penyakit kulit lainnya yang berbahaya.
  • Tekanan Darah Tinggi: Jambu Biji dapat membantu untuk mengurangi kolesterol yang terkandung dalam darah. Penelitian sudah menunjukan bahwa kandungan potasium sekitar 14 mg/100 gram buah, yang mana zat potasium bermanfaat untuk meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Menurunkan Berat Badan : Jambu biji sangat berguna bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan karena kandungan yang terdapat didalamnya berupa vitamin, protein dan serat serta tanpa kolesterol dan kurang mudah mencerna karbonhidrat sehingga dengan mengkomsumsi jambu biji pada siang hari, maka kita tidak akan merasa lapar sampai malam bahkan bagi yang kurus berat tubuhnya akan tetap ideal hal itu terjadi dikarenakan kekayaan gizi yang terkandung didalamnya akan membantu menjaga metabolisme dan membantu penyerapan gizi.
  • Manfaat lain dari jambu biji untuk kesehatan diantaranya : membantu mengendalikan diabetes, mengurangi resiko kanker, gusi yang bengkak dan tanggal gigi, menyembuhkan luka apabila diterapkan sebagai obat luar, kejang-kejang, epilepsi, infeksi bakteri dan lain sebagainya.

Mengenal Khasiat Jarak

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Jarak (Ricinus communis Linn.) tumbuh liar di hutan, tanah kosong, sepanjang pantai, atau ditanam sebagai komoditi perkebunan. Dapat tumbuh di areal yang kurang subur asalkan pH tanahnya 6 – 7 dan drainase airnya baik, sebab akarnya tidak tahan terhadap genangan air.

Tanaman ini merupakan perdu tegak yang tumbuh pada ketinggian antara 0 – 800 m di atas permukaan laut, tinggi 2 – 3 m, mudah dikembang-biakkan dengan biji-bijian yang telah tua.

Jarak adalah tumbuhan setahun (anual) dengan batang bulat licin, berongga, berbuku-buku jelas dengan tanda bekas tangkai daun yang lepas, warna hijau bersemburat merah tengguli. Daun tunggal, tumbuh berseling, bangun daun bulat dengan diameter 10 – 40 cm, bercangap menjari 7 – 9, ujung daun runcing, tepi bergigi, warna daun di permukaan atas hijau tua permukaan bawah hijau muda (Ada varietas yang berwarna merah).

Tangkai daun panjang, berwarna merah tengguli, daun bertulang menjari. Bunga majemuk, berwarna kuning oranye, berkelamin satu. Buahnya bulat berkumpul dalam tandan, berupa buah kendaga, dengan 3 ruangan, setiap ruang berisi satu biji. Buahnya mempunyai duri-duri yang lunak, berwarna hijau muda dengan rambut merah.

Cara pemakaian Jarak antara lain :

Biji :

Koreng

20 biji dibuang kulitnya, dilumatkan menjadi berbentuk bubur, ditambah sedikit garam, aduk rata. Tempel di tempat sakit sehari 2x.

Prolapsus uterus dan rectum

Lumatkan biji jarak, tempelkan pada titik Pai hui  yang terletak di kepala.

Kesulitan melahirkan dan retensi placenta

Lumatkan biji jarak, tempelkan ketitik akupunktur  Yungchuan  (VIII/1 = K-1) yang terletak di tengah-tengah telapak kaki.

Kelumpuhan otot wajah

Lumatkan biji jarak, tempelkan pada sendi mandibular dan lengkungan mulut, 1 x hari, selama 10 hari.

Kanker cervix:

Salep/cream berisi 3-50/o ricin & 3%  dimethyl sulfoxide, dioleskan pada kanker cervix 1 x / hari, 5 – 6x / minggu untuk 1 – 2 bulan. Dilakukan bersama-sama dengan penyinaran extracorporal.

Efek sampingnya adalah nyeri perut, gatal pada liang kemaluan, gatal seluruh tubuh, eczema, biduran, serak, pembengkakan larynx, gatal pada tenggorokan, pengelupasan kulit telapak tangan dan kaki, menggigil, demam, yang hilang dengan obat-obat symptomatik.

Daun:

Pemakaian luar: Direbus, airnya untuk cuci atau dilumatkan, tempel.

Bengkak : Daun dikukus matang, dibungkus ditempat yang sakit.

Hernia: Daun dan sedikit garam dilumatkan, tempelkan dititik tengah telapak kaki.

Koreng: Daun segar direndam air panas sampai lemas, tempelkan ke tempat sakit.

Minyak:

Constipasi: Anak-anak 4 ml dan Dewasa 5 – 20 ml, minum pagi hari sewaktu perut kosong. Wanita hamil dan sedang haid dilarang minum (menyebabkan kongesti ringan pada organ panggul).

Akar: 15 – 30 gr, rebus atau ditim, minum.

Pemakaian luar: Dilumatkan, tempel.

Rheumatik persendian, epilepsi (Ayan): 15 – 30 gr akar direbus, minum.

Pegal-pegal, luka terpukul: 9 – 12 gr akar kering, rebus.

Gejala keracunan pemakaian Jarak adalah sakit kepala, muntah berak, panas, leukositosis, gambaran darah putih bergeser kekiri, produksi kencing terhenti, keringat dingin, kejang-kejang, prostration, meninggal.  Kematian dapat terjadi dengan menelan 20 biji jarak pada orang dewasa dan 2 – 7 biji pada anak-anak. Menghilangkan racunnya dilakukan dengan cara memanaskan 100′ C atau lebih selama 20 menit atau direbus selama 2 jam.  Tetapi khasiat anti kanker hilang dengan pemanasan.

Mengenal Khasiat Jarak

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Jarak (Ricinus communis Linn.) tumbuh liar di hutan, tanah kosong, sepanjang pantai, atau ditanam sebagai komoditi perkebunan. Dapat tumbuh di areal yang kurang subur asalkan pH tanahnya 6 – 7 dan drainase airnya baik, sebab akarnya tidak tahan terhadap genangan air.

Tanaman ini merupakan perdu tegak yang tumbuh pada ketinggian antara 0 – 800 m di atas permukaan laut, tinggi 2 – 3 m, mudah dikembang-biakkan dengan biji-bijian yang telah tua.

Jarak adalah tumbuhan setahun (anual) dengan batang bulat licin, berongga, berbuku-buku jelas dengan tanda bekas tangkai daun yang lepas, warna hijau bersemburat merah tengguli. Daun tunggal, tumbuh berseling, bangun daun bulat dengan diameter 10 – 40 cm, bercangap menjari 7 – 9, ujung daun runcing, tepi bergigi, warna daun di permukaan atas hijau tua permukaan bawah hijau muda (Ada varietas yang berwarna merah).

Tangkai daun panjang, berwarna merah tengguli, daun bertulang menjari. Bunga majemuk, berwarna kuning oranye, berkelamin satu. Buahnya bulat berkumpul dalam tandan, berupa buah kendaga, dengan 3 ruangan, setiap ruang berisi satu biji. Buahnya mempunyai duri-duri yang lunak, berwarna hijau muda dengan rambut merah.

Cara pemakaian Jarak antara lain :

Biji :

Koreng

20 biji dibuang kulitnya, dilumatkan menjadi berbentuk bubur, ditambah sedikit garam, aduk rata. Tempel di tempat sakit sehari 2x.

Prolapsus uterus dan rectum

Lumatkan biji jarak, tempelkan pada titik Pai hui  yang terletak di kepala.

Kesulitan melahirkan dan retensi placenta

Lumatkan biji jarak, tempelkan ketitik akupunktur  Yungchuan  (VIII/1 = K-1) yang terletak di tengah-tengah telapak kaki.

Kelumpuhan otot wajah

Lumatkan biji jarak, tempelkan pada sendi mandibular dan lengkungan mulut, 1 x hari, selama 10 hari.

Kanker cervix:

Salep/cream berisi 3-50/o ricin & 3%  dimethyl sulfoxide, dioleskan pada kanker cervix 1 x / hari, 5 – 6x / minggu untuk 1 – 2 bulan. Dilakukan bersama-sama dengan penyinaran extracorporal.

Efek sampingnya adalah nyeri perut, gatal pada liang kemaluan, gatal seluruh tubuh, eczema, biduran, serak, pembengkakan larynx, gatal pada tenggorokan, pengelupasan kulit telapak tangan dan kaki, menggigil, demam, yang hilang dengan obat-obat symptomatik.

Daun:

Pemakaian luar: Direbus, airnya untuk cuci atau dilumatkan, tempel.

Bengkak : Daun dikukus matang, dibungkus ditempat yang sakit.

Hernia: Daun dan sedikit garam dilumatkan, tempelkan dititik tengah telapak kaki.

Koreng: Daun segar direndam air panas sampai lemas, tempelkan ke tempat sakit.

Minyak:

Constipasi: Anak-anak 4 ml dan Dewasa 5 – 20 ml, minum pagi hari sewaktu perut kosong. Wanita hamil dan sedang haid dilarang minum (menyebabkan kongesti ringan pada organ panggul).

Akar: 15 – 30 gr, rebus atau ditim, minum.

Pemakaian luar: Dilumatkan, tempel.

Rheumatik persendian, epilepsi (Ayan): 15 – 30 gr akar direbus, minum.

Pegal-pegal, luka terpukul: 9 – 12 gr akar kering, rebus.

Gejala keracunan pemakaian Jarak adalah sakit kepala, muntah berak, panas, leukositosis, gambaran darah putih bergeser kekiri, produksi kencing terhenti, keringat dingin, kejang-kejang, prostration, meninggal.  Kematian dapat terjadi dengan menelan 20 biji jarak pada orang dewasa dan 2 – 7 biji pada anak-anak. Menghilangkan racunnya dilakukan dengan cara memanaskan 100′ C atau lebih selama 20 menit atau direbus selama 2 jam.  Tetapi khasiat anti kanker hilang dengan pemanasan.

Mengenal Khasiat Jarak

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Jarak (Ricinus communis Linn.) tumbuh liar di hutan, tanah kosong, sepanjang pantai, atau ditanam sebagai komoditi perkebunan. Dapat tumbuh di areal yang kurang subur asalkan pH tanahnya 6 – 7 dan drainase airnya baik, sebab akarnya tidak tahan terhadap genangan air.

Tanaman ini merupakan perdu tegak yang tumbuh pada ketinggian antara 0 – 800 m di atas permukaan laut, tinggi 2 – 3 m, mudah dikembang-biakkan dengan biji-bijian yang telah tua.

Jarak adalah tumbuhan setahun (anual) dengan batang bulat licin, berongga, berbuku-buku jelas dengan tanda bekas tangkai daun yang lepas, warna hijau bersemburat merah tengguli. Daun tunggal, tumbuh berseling, bangun daun bulat dengan diameter 10 – 40 cm, bercangap menjari 7 – 9, ujung daun runcing, tepi bergigi, warna daun di permukaan atas hijau tua permukaan bawah hijau muda (Ada varietas yang berwarna merah).

Tangkai daun panjang, berwarna merah tengguli, daun bertulang menjari. Bunga majemuk, berwarna kuning oranye, berkelamin satu. Buahnya bulat berkumpul dalam tandan, berupa buah kendaga, dengan 3 ruangan, setiap ruang berisi satu biji. Buahnya mempunyai duri-duri yang lunak, berwarna hijau muda dengan rambut merah.

Cara pemakaian Jarak antara lain :

Biji :

Koreng

20 biji dibuang kulitnya, dilumatkan menjadi berbentuk bubur, ditambah sedikit garam, aduk rata. Tempel di tempat sakit sehari 2x.

Prolapsus uterus dan rectum

Lumatkan biji jarak, tempelkan pada titik Pai hui  yang terletak di kepala.

Kesulitan melahirkan dan retensi placenta

Lumatkan biji jarak, tempelkan ketitik akupunktur  Yungchuan  (VIII/1 = K-1) yang terletak di tengah-tengah telapak kaki.

Kelumpuhan otot wajah

Lumatkan biji jarak, tempelkan pada sendi mandibular dan lengkungan mulut, 1 x hari, selama 10 hari.

Kanker cervix:

Salep/cream berisi 3-50/o ricin & 3%  dimethyl sulfoxide, dioleskan pada kanker cervix 1 x / hari, 5 – 6x / minggu untuk 1 – 2 bulan. Dilakukan bersama-sama dengan penyinaran extracorporal.

Efek sampingnya adalah nyeri perut, gatal pada liang kemaluan, gatal seluruh tubuh, eczema, biduran, serak, pembengkakan larynx, gatal pada tenggorokan, pengelupasan kulit telapak tangan dan kaki, menggigil, demam, yang hilang dengan obat-obat symptomatik.

Daun:

Pemakaian luar: Direbus, airnya untuk cuci atau dilumatkan, tempel.

Bengkak : Daun dikukus matang, dibungkus ditempat yang sakit.

Hernia: Daun dan sedikit garam dilumatkan, tempelkan dititik tengah telapak kaki.

Koreng: Daun segar direndam air panas sampai lemas, tempelkan ke tempat sakit.

Minyak:

Constipasi: Anak-anak 4 ml dan Dewasa 5 – 20 ml, minum pagi hari sewaktu perut kosong. Wanita hamil dan sedang haid dilarang minum (menyebabkan kongesti ringan pada organ panggul).

Akar: 15 – 30 gr, rebus atau ditim, minum.

Pemakaian luar: Dilumatkan, tempel.

Rheumatik persendian, epilepsi (Ayan): 15 – 30 gr akar direbus, minum.

Pegal-pegal, luka terpukul: 9 – 12 gr akar kering, rebus.

Gejala keracunan pemakaian Jarak adalah sakit kepala, muntah berak, panas, leukositosis, gambaran darah putih bergeser kekiri, produksi kencing terhenti, keringat dingin, kejang-kejang, prostration, meninggal.  Kematian dapat terjadi dengan menelan 20 biji jarak pada orang dewasa dan 2 – 7 biji pada anak-anak. Menghilangkan racunnya dilakukan dengan cara memanaskan 100′ C atau lebih selama 20 menit atau direbus selama 2 jam.  Tetapi khasiat anti kanker hilang dengan pemanasan.

Mengenal Manfaat Kamboja

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Morfologi Kamboja (Plumeria rubra L.cv. Acutifolia.) Daerah asal tumbuhan ini dari Amerika tropik dan Afrika. Termasuk tanaman hias, termasuk keluarga Apocynaceae. Varitas tumbuhan ini terdiri dari beberapa jenis antara lain : putih dan merah atau jepang.

Batangnya berupa batang berkayu keras tinggi, mencapai 6 meter, percabangannya banyak, batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah.

Sinonim dari Kamboja antara lain Plumeria acuminata, Ait. P. acuminata, Roxb. P. acutifolia, Poir. P. alba, Blanco. P. obtusa, Lour. P. rubra, Linn. from acutifolia Woods. P. rubra, Linn. var. acutifolia (Poir) Bailey.

Daun kamboja merupakan daun hijau, berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat-urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat.

Sedangkan Bunganya berbentuk terompet, muncul pada ujung-ujung tangkai, daun bunga berjumlah 5 buah, berbunga sepanjang tahun.

Tanaman kamboja bisa tumbuh subur di dataran rendah sampai ketinggian tanah 700 meter di atas permukaan laut, tumbuh subur hampir di semua tempat dan tidak memilih iklim tertentu untuk berkembang biaknya.

Nama lokal tanaman ini antara lain:

  • Kamboja (Indonesia),
  • Semboja (Jawa),
  • Bunga jebun (Bali);
  • Samoja, Kamoja (Sunda),
  • Bunga lomilate (Gorontalo);
  • Campaka molja/bakul (Madura),
  • Pandam (Minangkabau);
  • Karasuti, Kolosusu, Tintis (Minahasa),
  • Capaka kubu(Tidore).

Penyakit yang dapat diobati dari tanaman ini antara lain Kencing nanah (Gonorrhea), Bengkak, dan Bisul.

Ada beberapa pemanfaatan kamboja untuk pengobatan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Kencing Nanah (Gonorrhea)

Bahan yang digunakan  1 Potong akar kamboja. Cara membuatnya adalah  direbus dengan gelas air sampai mendidih. Sedangkan cara menggunakannya adalah  diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

2. Patek, Puru (Frambusia)

Bahan yang digunakan  2 Sirap kulit pohon. Cara membuatnya adalah  ditumbuk halus dan direbus dengan 1 cerek air sampai mendidih. Sedangkan cara Menggunakannya adalah digunakan untuk mandi dan menggosok yang luka.

3. Memulihkan Bengkak

Bahan yang digunakan  1 Sirap kulit kamboja. Cara membuatnya adalah  ditumbuk halus dan direbus dengan 0,5 cerek air sampai mendidih. Sedangkan cara menggunakannya adalah  digunakan untuk merendam bagian tubuh yang bengkak.

4. Bisul

a. Bahan yang digunakan daun tanaman dan minyak kelapa. Cara membuatnya adalah daun dilemaskan dan diolesi dengan minyak kelapa. Sedangkan cara menggunakannya adalah  ditempelkan pada bagian yang bisul

b. Bahan yang digunakan  Getah pohon. Cara membuatnya adalah  ambil getah tanaman dari pohonnya. Sedangkan cara menggunakannya adalah  oleskan pada bagian yang bisul.

Komposisi dari tanaman ini antara lain:

Getah Pohon Kamboja (Plumeria acuminata) mengandung senyawa sejenis karet, triterpenoid amyrin, lupeol, kautscuk dan damar. Kandungan minyak menguapnya terdiri dari geraniol, sitronellol, linallol, farnesol dan fenetilalkohol.

Kayu Putih dan Manfaatnya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Karakteristik Tumbuhan Kayu Putih

Kayu Putih (Meialeuca leucadendra L) Famili Myrtaceae. Kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali meskipun setelah terjadi kebakaran.

Ciri-ciri pohon kayu putih mempunyai tinggi berkisar antara 10-20 m, kulit batangnya berlapis-lapis, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan.

Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung kebawah. Daunnya tunggal, agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, letak berseling.

Helaian daun berbentuk jorong atau lanset, dengan panjang 4,5-15 cm, lebar 0,75-4 cm, ujung dan pangkal daun runcing, tepi rata dan tulang daun hampir sejajar. Permukaan daun berambut, warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan, Daun bila diremas atau dimemarkan berbau minyak kayu putih.

Perbungaan majemuk bentuk bulir, bunga berbentuk seperti lonceng, daun mahkota warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan, keluar di ujung percabangan. Buah panjang 2,5-3 mm, lebar 3-4 mm, warnanya coklat muda sampai coklat tua.

Manfaat Kayu putih

Kayu putih bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan setelah dilakukan penyulingan dan nantinya akan menghasilkan minyak atsiri. Bersama ini kami informasikan manfaat minyak kayu putih untuk kesehatan, diantaranya :

  • Anti Septic dan Bakteri : Minyak kayu putih ini sangat efisien dalam menanggulangi infeksi dari kuman, virus dan jamur, seperti tetanus, influenza dan penyakit-penyakit menular lainnya seperti kolera, tipus dan sebagainya. Sebagai obat luar digunakan untuk luka yang disebabkan besi yang berkarat agar terlindung dari tetanus.
  • Insektisida dan Vermifuge : Minyak kayu putih sangat efisien dalam berkendaraan jauh agat tidak masuk angin dan membunuh serangga. Aroma yang kuat sehingga bisa ditambah cairan lain kemudian dimasukan ke semprotan dan digunakan untuk mengusir nyamuk dan serangga lainnya.
  • Decongestant dan Expetorant : Kayu putih dapat dimanfaatkan untuk mengobatan gangguan pada hidung dan tenggorokan, organ pernapasan lainnya dan batuk serta infeksi lain yang menyebabkan radang tenggorokan dan bronchitis.
  • Kosmetik dan Tonik : bermanfaat untuk menghaluskan dan dan mencerahkan kulit dan bebas dari infeksi sehingga banyak dipergunakan untuk kosmetik , dapat mencegah infeksi pada kulit tersebut maka dipergunakan jugu sebagai tonik (pelindung).
  • Perangsang dan Sudororific : Bermanfaat merangsang saraf-saraf pada tubuh, memberikan efek pemanasan dan mempelancar sirkulasi pengeluaran sehingga dapat membantu toksin dikeluarkan daru tubuh melalui saluran pengeluaran.
  • Analgesik : bermanfaat mengurangi rasa sakit seperti sakit gigi, sakit kepala, sakit pada persendian, otot , pilek, demam dan lain-lain.
  • Panas : bermanfaat untuk mengurangi demam yang disebabkan karena terjadinya infeksi dengan mengelurkannya melalui keringat sehingga bisa mendinginkan suhu tubuh.
  • Udara : bermanfaat untuk mengeluarkan angin bagi penderita yang mesuk angin, mencegah masuk angin serta membantu mengeluarkan angin yang ada dalam perut melalui saluran pembuangan.
  • Anti Sakit Saraf : bermanfaat untuk mengatasi sakit sarat di sekitar daerah mulut termasuk tenggorokan, telinga, amandel, pangkal hidung, hulu tenggorokan dan sekitarnya. Sakit parah akibat konpresi di sekitar tenggorokan yang disebabkan makan premen, makanan, banyak tertawa dan berteriak. Dengan minyak kayu putih dapat membantu mengurangi rasa sakit karena dapat mempelancar peredaran darah sehingga dapat mengurangi pembengkakan sehingga melonggarkan tekanan saraf-saraf di tenggorokan sehinga dapat membantu langsung di daerah sekitar sakit tersebut.

Hal-hal yang perlu di perhatikan : apabila dipergunakan sebagai obat dalam harus diperhatikan jangan dalam dosis banyak karena dapat menyebabkan iritasi.

Kayu Putih dan Manfaatnya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Karakteristik Tumbuhan Kayu Putih

Kayu Putih (Meialeuca leucadendra L) Famili Myrtaceae. Kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali meskipun setelah terjadi kebakaran.

Ciri-ciri pohon kayu putih mempunyai tinggi berkisar antara 10-20 m, kulit batangnya berlapis-lapis, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan.

Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung kebawah. Daunnya tunggal, agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, letak berseling.

Helaian daun berbentuk jorong atau lanset, dengan panjang 4,5-15 cm, lebar 0,75-4 cm, ujung dan pangkal daun runcing, tepi rata dan tulang daun hampir sejajar. Permukaan daun berambut, warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan, Daun bila diremas atau dimemarkan berbau minyak kayu putih.

Perbungaan majemuk bentuk bulir, bunga berbentuk seperti lonceng, daun mahkota warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan, keluar di ujung percabangan. Buah panjang 2,5-3 mm, lebar 3-4 mm, warnanya coklat muda sampai coklat tua.

Manfaat Kayu putih

Kayu putih bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan setelah dilakukan penyulingan dan nantinya akan menghasilkan minyak atsiri. Bersama ini kami informasikan manfaat minyak kayu putih untuk kesehatan, diantaranya :

  • Anti Septic dan Bakteri : Minyak kayu putih ini sangat efisien dalam menanggulangi infeksi dari kuman, virus dan jamur, seperti tetanus, influenza dan penyakit-penyakit menular lainnya seperti kolera, tipus dan sebagainya. Sebagai obat luar digunakan untuk luka yang disebabkan besi yang berkarat agar terlindung dari tetanus.
  • Insektisida dan Vermifuge : Minyak kayu putih sangat efisien dalam berkendaraan jauh agat tidak masuk angin dan membunuh serangga. Aroma yang kuat sehingga bisa ditambah cairan lain kemudian dimasukan ke semprotan dan digunakan untuk mengusir nyamuk dan serangga lainnya.
  • Decongestant dan Expetorant : Kayu putih dapat dimanfaatkan untuk mengobatan gangguan pada hidung dan tenggorokan, organ pernapasan lainnya dan batuk serta infeksi lain yang menyebabkan radang tenggorokan dan bronchitis.
  • Kosmetik dan Tonik : bermanfaat untuk menghaluskan dan dan mencerahkan kulit dan bebas dari infeksi sehingga banyak dipergunakan untuk kosmetik , dapat mencegah infeksi pada kulit tersebut maka dipergunakan jugu sebagai tonik (pelindung).
  • Perangsang dan Sudororific : Bermanfaat merangsang saraf-saraf pada tubuh, memberikan efek pemanasan dan mempelancar sirkulasi pengeluaran sehingga dapat membantu toksin dikeluarkan daru tubuh melalui saluran pengeluaran.
  • Analgesik : bermanfaat mengurangi rasa sakit seperti sakit gigi, sakit kepala, sakit pada persendian, otot , pilek, demam dan lain-lain.
  • Panas : bermanfaat untuk mengurangi demam yang disebabkan karena terjadinya infeksi dengan mengelurkannya melalui keringat sehingga bisa mendinginkan suhu tubuh.
  • Udara : bermanfaat untuk mengeluarkan angin bagi penderita yang mesuk angin, mencegah masuk angin serta membantu mengeluarkan angin yang ada dalam perut melalui saluran pembuangan.
  • Anti Sakit Saraf : bermanfaat untuk mengatasi sakit sarat di sekitar daerah mulut termasuk tenggorokan, telinga, amandel, pangkal hidung, hulu tenggorokan dan sekitarnya. Sakit parah akibat konpresi di sekitar tenggorokan yang disebabkan makan premen, makanan, banyak tertawa dan berteriak. Dengan minyak kayu putih dapat membantu mengurangi rasa sakit karena dapat mempelancar peredaran darah sehingga dapat mengurangi pembengkakan sehingga melonggarkan tekanan saraf-saraf di tenggorokan sehinga dapat membantu langsung di daerah sekitar sakit tersebut.

Hal-hal yang perlu di perhatikan : apabila dipergunakan sebagai obat dalam harus diperhatikan jangan dalam dosis banyak karena dapat menyebabkan iritasi.

Mengetahui Khasiat Kecubung

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kecubung (Daura Metel) termasuk tumbuhan jenis perdu yang mempunyai pokok batang kayu dan tebal. Cabangnya banyak dan mengembang ke kanan dan ke kiri sehingga membentuk ruang yang lebar.

Namun demikian, tinggi dari tumbuhan ini kurang dari 2 meter. Daunnya berbentuk bulat telur dan pada bagian tepiannya berlekuk-lekuk tajam dan letaknya berhadap-hadapan.

Bunga kecubung menyerupai terompet dan berwarna putih atau lembayung. Buahnya hampir bulat yang salah satu ujungnya didukung oleh tangkai tandan yang pendek dan melekat kuat. Adapun buahnya, bagian luar dihiasi duri-duri dan dalamnya berisi biji-biji kecil berwarna kuning kecoklatan.

Selain Kecubung Kasihan (Datura Metel) ada juga jenis lain, yaitu Datura Stramonium dan Brugmansia Suaveolens, Humb, Bonpl, ex Wild, Bercht dan Presl. Tanaman ini cocok hidup di daerah dataran rendah sampai ketinggian tanah 800 meter di atas permukaan laut.

Selain tumbuh liar di ladang-ladang, tanaman ini juga sering ditanam di kebun atau pelataran halaman rumah di pedesaan. Perbanyakan tanaman ini melalui biji dan stek.

Nama lokal tanaman ini antara lain :

  • Kecubung (Jawa, Sunda),
  • Kacobhung (Madura),
  • Bembe (Madura),
  • Bulutube (Gorontalo),
  • Taruapalo (Seram);
  • Tampong-tampong (Bugis),
  • Kucubu (Halmahera, Ternate),
  • Padura (Tidore),
  • Karontungan, Tahuntungan (Minahasa);

Ada beberapa penyakit yang dapat diobati dari tanaman ini antara lain Asma, Reumatik, Sakit pinggang, Pegel linu, Bisul, Eksim;

Adapun pemanfaatan tanaman ini adalah sebagai berikut:

1. Asma (Mengi atau Bengek)

a. Bahan: 10 lembar daun kecubung

Cara membuat: Daun diiris-iris (dirajang) dan dijemur sampai kering; Cara menggunakan: Dipakai untuk merokok dengan bungkus kelobot jagung.

b. Bahan: daun dan bunga kecubung secukupnya

Cara membuat: daun dan bunga diiris-iris (dirajang) dan dijemur sampai kering;

Cara menggunakan : Dipakai untuk merokok sebagai gantinya tembakau.

2. Rematik

Bahan: daun kecubung dan minyak kelapa

Cara membuat: daun diremas-remas sampai layu, kemudian diolesi dengan minyak kelapa dan dipanggang di atas api;

Cara menggunakan : Dalam keadaan hangat-hangat ditempelkan pada bagian yang sakit.

3. Sakit pinggang/Boyok, Reumatik, Pegel-Linu, Memar dan Bisul

Bahan: 4 lembar daun kecubung dan kapur sirih secukupnya;

Cara membuat: Kedua Bahan tersebut ditumbuk (dipipis) sampai halus dan dibuat adonan sampai merata;

Cara menggunakan: dipakai untuk bedak atau param gosok pada bagian yang sakit.

4. Eksim

Bahan: 3 lembar daun kecubung dan minyak kelapa;

Cara membuat: daun ditumbuk halus, ditambah dengan minyak kelapa, kemudian dipanggang di atas api;

Cara menggunakan: dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk menggosok bagian badan yang kena eksim.

Komposisinya, Kecubung (Datura Metel) mengandung beberapa senyawa kimia, diantaranya : hiosin, co-oksalat, zat lemak, atropin (hyosiamin) dan skopolamin. Tanaman yang berbunga putih sering dianggap paling beracun dibanding jenis lainnya yang juga mengandung zat alkaloida.

Untuk itu pemakaiannya sangat hati-hati dan terbatas sebagai obat luar. Perhatian, apabila seseorang keracunan tanaman ini, usahakan jangan sampai tertidur. Dan untuk melawan keracunan tersebut adalah dengan minum kopi yang keras dan usahakan supaya menghirup udara segar sebanyak-banyaknya.

Mengetahuhi Khasiat Kemuning

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kemuning (Murraya paniculata [L..] Jack.) biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Tanaman ini dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl. Variasi morfologi besar sekali.

Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri.

Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3 – 9,. letak berseling. Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 – 8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8 – 12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengilap, berbiji dua.

Pemanfaatan kemuning untuk obat antara lain :

Bisul

Akar tanaman kering sebanyak 30 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa l gelas. Setelah dingin disaring Lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Memar

Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus.Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar.

Nyeri rematik sendi

Akar kemuning dan akar tembelekan  dicuci, tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong seperlunya Lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam. Semua bahan tersebut lalu ditim. Hangat-hangat lalu airnya diminum sekaligus.

Sakit gigi

Minyak yang keluar dari kulit batang tanaman yang dibakar diteteskan ke dalam gigi yang berlubang.

Melangsingkan badan

Daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) masing-masing segenggam penuh dan temu giring sebanyak 1/2 jari kelingking ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.

Radang buah zakar

9 Daun kemuning segar sebanyak 60 g dan herba sambiloto sebanyak 35 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Infeksi saluran kencing

Daun tanaman segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Datang haid tidak teratur

Daun kemuning dan daun pacar kuku masing-masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih Lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Kulit kasar

Daun kemuning segar sebanyak 30 g dicuci Lalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan air bersih 1 gelas sambil diaduk rata. Bahan tersebut lalu dilulurkan pada kulit sebelum tidur.

Sebagai informasi, di luar negeri kemuning sudah dibuat obat paten dengan nama Tongzhongling. Kapsul prolipid juga mengandung tumbuhan obat ini.

Mengenal Khasiat Kenanga

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kenanga (Canangium odoratum) adalah nama bunga dari pohon yang memiliki nama yang sama. Ada dua jenis, yakni Cananga odorata forma macrophylla, yang yang biasa kita kenal.

Kemudian Cananga odorata forma genuina (Filipina), yang juga disebut ylang-ylang. Selain itu masih dikenal jenis perdu (Cananga odorata varietas fruticosa), yang banyak ditanam sebagai hiasan di halaman rumah.

Tumbuhan berbatang besar sampai diameter 0,1-0,7 meter dengan usia puluhan tahun. Batangnya getas (mudah patah) pada waktu mudanya. Batang pohon lurus, dengan kayu keras dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik). Tinggi pohon ini dapat mencapai 5-20 meter.

Bunga kenanga akan muncul pada batang pohon atau ranting bagian atas pohon dengan susunan bunga yang spesifik. Sebuah bunga terdiri dari 6 lembar daun dengan mahkota berwarna kuning serta dilengkapi 3 lembar daun berwarna hijau. Susunan bunga tersebut majemuk dengan garpu-garpu. Bunganya beraroma harum dan khas.

Di pedesaan, kenanga sering dipelihara untuk dipetik bunganya. Tumbuhan liar yang kini mulai jarang ini mudah tumbuh di daerah dataran rendah mulai ketinggian 25-1000 meter di atas permukaan laut.

Memerlukan sinar matahari penuh atau sebagian, dan lebih menyukai tanah yang memiliki kandungan asam di dalam habitat aslinya di dalam hutan tadah hujan.

Daunnya panjang, halus dan berkilau. Bunganya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, cananga oil yang wangi.

Pohon jenis ylang-ylang juga berupa pohon, tetapi tidak setinggi pohon kenanga biasa. Jenis perdu yang biasa ditanam di halaman rumah, hanya bisa tumbuh paling tinggi 3 meter.

Kenanga biasa merupakan tumbuhan asli di Indonesia dan ylang-ylang tumbuhan asli Filipina. Tanaman ini lazim ditanam di Polinesia, Melanesia, dan Mikronesia. Di Indonesia, bunganya banyak menempati peran di dalam upacara-upacara khusus misalnya dalam upacara perkawinan. Tanaman ini adalah flora identitas Provinsi Sumatera Utara.

Nama lokal dari tanaman ini adalah:

  • Kenanga (Indonesia),
  • Wangsa (Jawa);
  • Kananga (Sunda),
  • Sandat kananga, Sadat wangsa (Bali);
  • Selanga (Aceh),
  • Sandat (Sasak),
  • Ngana-ngana (Nias);
  • Lalangiran, amok, wungurer, pum-pum, luit (Minahasa);

Pemanfaatan tanaman ini untuk pengobatan adalah dengan cara sebagai berikut:

Malaria dan Asma Bahan:

Bahan : 3 kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan.

Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan ditutup rapat.

Cara menggunakan: disaring dan diminum secara teratur.

Sesak Nafas

Bahan: ½ gemggam bunga kenanga dan 1 ½ sendok gula putih.

Cara membuat: direbus dengan 1 gelas air panas sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas.

Cara menggunakan: disaring dan diminum; dilakukan secara rutin pagi-sore.

Bronkhitis

Bahan: 2 kuntum bunga kenanga.

Cara membuat: direbus dengan 1 gelas air panas sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas.

Cara menggunakan: disaring dan diminum; dilakukan secara rutin pagi-sore.

Jamu Sehat Setelah Melahirkan

Bahan: bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling.

Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus (dipipis), kemudian diseduh dengan air panas

Cara menggunakan: disaring dan diminum.

Manfaat Kencur

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kencur adalah istilah Jawa untuk rimpang jenis panggilan, jika masyarakat Aceh disebut Ceuko, nama ilmiahnya adalah Kaempferia galangal. Dia termasuk kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan sebagainya.

Seperti saudaranya, nama lain yang masih saudara, kencur punya kemiripan di sana-sini tanpa pertumbuhan batang dan membentuk rimpang di dalam tanah. Rimpang ini adalah bagian tubuh yang paling penting, karena keuntungan. Kencur tanaman dapat hidup di mana saja, selama tanah gembur dan subur, dengan sedikit teduh.

Dengan melakukan proses penyulingan maka dari kencur tersebut akan menghasilkan minyak Atsiri, Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung lebih dari 23 jenis senyawa. Tujuh di antaranya mengandung senyawa aromatik, monoterpena, dan seskuiterpena.

Kandungan kimia yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah:

  • pati (4,14%)
  • mineral (13,73%)
  • minyak astiri (0,02%)
  • berupa sineol
  • asam metal kanil
  • penta dekaan
  • asam cinnamic
  • ethyl aster
  • asam sinamic
  • borneol
  • kamphene
  • paraeumarin
  • asam anisic
  • alkaloid, dan
  • gom

Dengan kandungan zat kimia tersebut maka banyak dimanfaatkan sebagai obat, berikut adalah cara pemanfaatan kencur berdasarkan penyakit yang dapat diatasinya :

Influenza pada Bayi
Komposisi:

1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan dua lembar daun kemukus (lada berekor/cubeb).
Cara menyajikan :
kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat.
Cara menggunakan:

dioleskan/dibobokkan diseputar hidung.

Sakit Kepala
Komposisi:

2-3 lembar daun kencur.
Cara menyajikan :
daun kencur ditumbuk sampai halus.
Cara menggunakannya:
dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.

Keseleo
Komposisi:

1 potong rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air.
Cara menyajikan :
kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi air secukupnya.
Cara menggunakan:
dioleskan/digosokkan pada bagian yang keseleo sebagai bedak.

Menghilangkan lelah
Komposisi:

1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah.
Cara menyajikan :
semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:
diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.

Radang Lambung
Komposisi:

2 rimpang kencur sebesar ibu jari.
Cara menyajikan :
kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah.
Cara menggunakan:
ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.

Batuk
a. Komposisi:

1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur diparut, kemudia ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cari menggunakan:
diminum dengan ditambah garam secukupnya.

b. Komposisi:
1 rimpang kencur sebesar ibu jari.
Cara menyajikan :
kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah.
Cara menggunakan:
airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi secara rutin.

Memperlancar Haid
Komposisi:

2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:
diminum sekali sehari 2 cangkir.

Radang Anak Telinga
Komposisi:

2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan setengah biji buah pala.
Cara menyajikan :
kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok hangat.
Cara menggunakan:
dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.

Menghilangkan Darah Kotor
Komposisi:

4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya.
Cara menyajikan :
semua bahan tersebut direbus bersama 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring.
Cara menggunakan:
diminum 2 kali sehari secara teratur.

Mata Pegal
Komposisi:

1 potong rimpang kencur.
Cara menyajikan :
kencur dibelah menjadi 2 bagian.
Cara menggunakan:
permukaan yang masih basah dipakai untuk menggoasaok pelupuk mata.

Diare
a. Komposisi:

2 rimpang kencur sebesar ibu jari.
Cara menyajikan :
kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring.
Cara menggunakan:
dioleskan pada perut sebagai bedak

b.  Komposisi:
2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya.
Cara menggunakan:
dioleskan pada perut sebagai bedak.

Masuk Angin
Komposisi:

1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur dikuliti bersih.
Cara menggunakannya:
kencur dimakan dengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih. Dapat dilakukan 2 kali sehari.

Mengetahui Khasiat Kumis Kucing

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus (B1) Miq.), merupakan Terna, tumbuh tegak, pada bagian bawah berakar di bagian buku-bukunya, tinggi 1-2 m, batang segi empat agak beralur, berbulu pendek atau gundul.

Daun tunggal, bundar telur lonjong, lanset atau belah ketupat, berbulu halus, pinggir bergerigi kasar tak teratur, kedua permukaan berbintik-bintik karena ada kelenjar minyak atsiri.

Bunga berupa tandan yang keluar di ujung cabang, wama ungu pucat atau putih (ada yang warna biru dan putih), benang sari lebih panjang dari tabung bunga. Buah geluk wama coklat gelap. Tumbuh di dataran rendah dan daerah ketinggian sedang.

Syarat Tumbuh Kumis Kucing :

a. Iklim

1. Ketinggian tempat : 500 m – 900 m di atas permukaan laut

2. Curah hujan tahunan : 3000 mm/tahun

3. Bulan basah (diatas 100 mm/bulan) : 7 bulan – 9 bulan

4. Bulan kering (dibawah 60 mm/bulan) : 3 bulan – 5 bulan

5. Suhu udara : 280C – 340C

6. Kelembapan : sedang

7. Penyinaran : tinggi

b. Tanah

1. Jenis : andosol, latosol

2. Tekstrur : lempung berpasir

3. Drainase : baik

4. Kedalaman air tanah : diatas 70 cm dari permukaan tanah

5. Kedalaman perakaran: 30 cm – 60 cm dari permukaan tanah

6. Kemasaman (pH) : 5 – 7

7. Kesuburan : sedang – tinggi

Pada umumnya tanaman kumis kucing diperbanyak dengan stek batang atau stek cabang. Pilih batang atau cabang yang tidak terlalu tua, lalu dipotong menjadi stek-stek berukuran panjang 15 cm – 25 cm atau beruas sekitar 2 buku – 3 buku.

Stek bibit bisa ditanam langsung di kebun sedalam 5 cm, kemudian padatkan tanah di sekitar pangkal stek, dengan jarak tanam 30 cm x 30 cm, 40 cm x 40 cm, 40 cm x 50 cm dan 60 cm x 60 cm

Nama lokal dari tanaman ini antara lain :

  • Kumis kucing, Mamang besar (Indonesia);
  • Kutun, mamam, bunga laba-laba (Jawa);
  • Mao Xu Cao (Cina).

Ada beberapa penyakit yang dapat diobati dari kumis kucing yaitu Infeksi Ginjal, Infeksi Kandung kemih, Kencing batu, Encok; Peluruh air seni, menghilangkan panas dan lembab

Pemanfaatan dari kumis kucing ada pada seluruh tumbuhan, basah atau kering (dianginkan dahulu, lalu dijemur di panas matahari). Adapun kegunaannya bisa untuk mengobati:

1. Infeksi ginjal (Acute dan chronic nephritis), infeksi kandung kemih (Cystitis).

2. Sakit kencing batu.

3. Encok (Gout arthritis).

4. Peluruh air seni (Diuretic).

5. Menghilangkan panas dan lembab.

Pemakaian kumis kucing adalah : 30 – 60 gr. (kering) atau 90 – 120 gr (basah) direbus, atau yang kering/basah diseduh sebagai teh.

Berikut cara pemakaian yang bisa Anda coba :

Nephritis, edema (bengkak)

Kumis kucing 30 gr, daun urat 30 gr, rumput lidah ular 30 gr, semuanya direbus.

Infeksi saluran kencing, sering kencing sedikit-sedikit (anyang-anyangan) Kumis kucing, meniran, Commelina communis, masing-masing 30 gram, direbus.

Adapun komposisi kumis kucing, sifat kimiawi dan efek farmakologis : Manis sedikit pahit, sejuk, anti radang, peluruh air seni, menghancurkan batu saluran kencing. kandungan kimianya antara lain Orthosiphon glikosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium, myoinositol.

Khasiat Kunyit

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kunyit (Curcuma domestic) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Kandungan nutrisi dalam Kunyit yang bisa dimanfaatkan sebagai obat terdiri dari :

  • kurkumin,
  • desmetoksikumin
  • bisdesmetoksikurkumin dan
  • zat- zat manfaat lainnya

Dengan kandungan yang terdapat dalam kunyit tersebut, maka dimanfaatkan sebagai obat, adapun penyakit yang bisa disembuhkan dengan khasiat dari kunyit tersebut diantaranaya :

Diabetes mellitus
Bahan:
3 rimpang kunyit, 1/2 sendok the garam
Cara menyajikan :
Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan:

Diminum 2 kali seminggu 1/2 gelas.


Tifus
Bahan:
2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto
Cara menyajikan:
Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan disaring.
Cara mengunakan:
Diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.


Usus Buntu
Bahan:

1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren. Garam secukupnya.
Cara membuat: :
Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring.
Cara menggunakan :
Diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.


Disentri
Bahan:

1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya
Cara menyajikan:
Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan:
Diminum dan diulangi sampai sembuh.


Sakit Keputihan
Bahan:

2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam, 1 potong gula kelapa/aren.
Cara menyajikan :
Semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring.
Cara menggunakan:
Diminum 1 gelas sehari.


Menstruasi tidak lancar
Bahan:

2 rimpang kunyit, 1/2 sendok Teh ketumbar, 1/2 sendok Teh biji pala, 1/2 genggam daun srigading.
Cara membuat:
Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan:
Diminum 1 gelas sehari.


Perut Mulas pada saat Haid
Bahan :

1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesar 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm
Cara menyajikan :
Semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan 1/2 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan :
Ditambah garam dan gula secukupnya dan diminum pada hari pertama haid.


Memperlancar ASI
Bahan:

1 rimpang kunyit
Cara memyajikan:
Kunyit ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan:
Dioleskan sebagai kompres diseputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.


Cangkrang (Waterproken)
Bahan:

2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng,
Cara Menyajikan :

Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan:

Dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.


Amandel
Bahan :

1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu
Cara membuat :
Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 1/2 gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring
Cara menggunakan :
Diminum secara rutin 2 hari sekali.


Berak Lendir (Disentri)
Bahan :

1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, 1/4 sendok makan kapur sirih
Cara menyajikan :
Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring.
Cara menggunakan :
Diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.

Khasiat dan Manfaat Lengkuas

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Lengkuas dengan bahasa latin (Alpinia galanga, Linn) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi dan dataran rendah.  Batangnya terdiri dari susunan pelepah daun. Daunnya bulat panjang dimana daun bagian bawah terdiri dari pelepah-pelepah saja sedang bagian atas lengkap dengan helaian daun. Bunganya muncul pada ujung tumbuhan.

Lengkuas atau laos ada yang berimpang putih, ada pula yang berimpang merah. Yang merah ukurannya lebih besar dan khasiatnya untuk obat Iebih banyak. Tanaman ini memiliki batang semu seperti  jahe, tapi tingginya bisa sampai 2 m. Daunnya pun lebih melebar. Lengkuas yang subur panjang daunnya bisa setengah meter dan lebarnya 15 cm.

Kandungan dan Manfaat Lengkuas:
Mengandung minyak atsiri antara lain : galangol, galangin, alpinen, kamfer, methyl-cinnamate. Lengkuas berkhasiat anti jamur, anti bakteri, menghangatkan, membersihkan darah, menambah nafsu makan, mempermudah pengeluaran angin dari dalam tubuh, mengencerkan dahak, mengharumkan, merangsang otot dan konon berkhasiat aprodisiak.

Beberapa Khasiat dari Lengkuas dapat dimanfaatkan sebagai  penyembuh penyakit, diantaranya :

Obat Gosok
Komposisi :

Rimpah Lengkuas dan Alkohol
Cara menyajikan :
Iris rimpang lengkuas, rendam dalam alcohol
Pengobatan :
Digosokan pada daerah yang sakit


Rematik
Cara Pertama :
Komposisi :

Rimpah Lengkuas secukupnya.
Cara menyajikan :
Cuci bersih rimpang lengkuas, lalu rebus
Pengobatan:
Siramkan air rebusannya pada saat masih hangat ke persendian yang terasa sakit.

Cara Kedua :
Komposisi :
3 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, setengah sendok teh bubuk merica, 1 potong gula merah dan 2 gelas air santan kelapa.
Cara menyajikan :
direbus bersama-sama hingga airnya tinggal 1 gelas
Pengobatan:
Diminum sedikit demi sedikit selama 1 minggu.


Sakit Kepala, Nyeri dada, Menguatkan Lambung dan Memperbaiki Pencernaan
Cara membuat:

Dengan mengkomsusinya sebagai campuran masakan sehari-hari.


Kurap
Komposisi :
1 Rimpah Lengkuas , 4 siung Bawang Putih dan cuka secukupnya
Cara menyajikan :
Giling semua bahan sampai halus kemdian diberi air panas sedikit
Cara Menggunakan :
di kompreskan di tempat yang sakit.


Panu
Komposisi :
Rimpah Lengkuas segar.
Cara menyajikan :
dirajang menyamping agar keluar seratnya
Cara Menggunakan :
Digosokkan pada yang sakit.

Mengetahui Khasiat Mahoni

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Mahoni, memiliki nama latin Swietenia mahagoni Jacq., merupakan pohon yang dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-ternpat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung.

Tanaman yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai.

Mahoni termasuk jenis pohon, dengan usia tahunan, tingginya antara 5 hingga 25 meter, berakar tunggang, batangnya bulat, banyak bercabang dan kayunya bergetah.

Daunnya daun majemuk menyirip genap, helaian daun bentuknya bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang menyirip, panjangnya 3 hingga 15 cm. Daun muda berwarna merah, setelah tua warnanya hijau.

Bunga Mahoni merupakan bunga majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. ibu tangkai bunga silindris, warnanya coklat muda. Kelopak bunga lepas satu sama lain, bentuknya seperti sendok, warnanya hijau.

Mahkota bunga berbentuk silindris, berwarna kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari berwarna putih dan kuning kecoklatan.

Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun. Buahnya berbentuk kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya coklat. Biji tanaman ini berbentuk pipih, warnanya hitam atau coklat.

Ia merupakan pohon penghasil kayu keras dan digunakan untuk keperluan perabot rumah tangga serta barang ukiran. Perbanyakan pohon ini melalui biji.

Penyakit yang dapat diobati dari Mahoni antara lain Tekanan darah tinggi (Hipertensi), Kurang nafsu makan, Demam, Kencing manis (Diabetes mellitus), Masuk angin, Ekzema, dan Rematik.

Pemanfaatan Mahoni ada pada bagian biji, yang dikeringkan lalu digiling halus menjadi serbuk. Pemakaiannya yaitu untuk diminum 1/2 sendok teh biji yang telah digiling halus menjadi serbuk. Jika Anda ingin mencobanya sebagai obat, berikut petunjuk pemakaiannya:

1. Hipertensi:

a. Siapkan 8 gram biji segar, kemudian diseduh dengan 2 gelas air panas. Setelah dingin, disaring lalu dibagi menjadi 2 bagian. Minumlah setiap pagi dan sore hari.

b. Siapkan 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni, kemudian diseduh dengan 1/2 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

2. Kencing manis:

Siapkan 1/2 sendok teh serbuk biji pohon, kemudian diseduh dengan 1/3 cangkir air panas. Diminum selagi hangat, 30 menit sebelum makan. Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Kurang nafsu makan:

Siapkan 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni, kemudian diseduh dengan 1/3 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

4. Demam, masuk angin:

Siapkan 1/2 sendok teh serbuk biji pohon, kemudian diseduh dengan 1/4 cangkir air panas, lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Diminum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

Kandungan kimia dari Mahoni antara lain Saponin dan flavonoida.

Mengenal Khasiat Melati

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Melati (jasminum sambac) termasuk tanaman yang mempunyai banyak manfaat. Ia merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Bunganya berwarna putih mungil dan berbau harum, sering digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun dan dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur dengan ketinggian sekitar 600 atau 800 meter diatas permukaan laut, asalkan mendapatkan cukup sinar matahari. Tanaman ini dapat dikembangbiakkan dengan cara stek.

Tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Di Indonesia, salah satu jenisnya dijadikan sebagai simbol nasional, karena bunganya dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini.

Di antara 200 jenis melati yang telah diidentifikasi oleh para ahli botani baru sekitar 9 jenis yang umum dibudidayakan dan terdapat delapan jenis yang potensial untuk dijadikan tanaman hias. Sebagian besar jenis tanaman ini tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomi dan sosialnya. Tanaman ini termasuk suku Oleaceae.

Adapun jenis dan varietes yang ada di Pulau Jawa antara lain:

  • Jasminum sambac (Melati Putih), antara lain varietas: ‘Maid of Orleans’, ‘Grand Duke of Tuscany’, menur dan ‘Rose Pikeke’
  • Jasminum multiflorum (‘Star Jasmine’)
  • Jasminum officinale (gambir).

Nama Lokal dari tanaman ini antara lain:

  • Jasmine (Inggris),
  • Jasmin (Prancis),
  • Yasmin (Arab);
  • Melati (Indonesia),
  • Melur (Jawa),
  • Malati (Sunda),
  • Malate (Madura),
  • Menuh (Bali).

Bunganya bermanfaat sebagai bunga tabur, bahan industri minyak wangi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau pengharum teh.

Pemanfaatan melati ternyata juga bisa untuk pengobatan. Cara pemakaiannya adalah sebagai berikut :

Menghentikan ASI yang keluar berlebihan

Bahan: 1 genggam daun

Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus

Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.

Sakit mata (mata merah atau belek)

Bahan: 1 genggam daun melati

Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus

Cara menggunakan: ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru, ulangi sampai sembuh.

Bengkak akibat serangan daun lebah

Bahan: 1 genggam bunga

Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas sampai halus

Cara menggunakan: ditempel pada bagian yang disengat lebah.

Demam dan sakit kepala

Bahan: 1 genggam daun dan 10 bunga melati

Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang

Cara menggunakan: air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi

Sesak napas

Bahan: 20 lembar daun melati dan garam secukupnya

Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring.

Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.

Melati mengandung senyawa-senyawa unsur kimia yang besar manfaatnya untuk pengobatan. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol, benzyl, livalylacetaat.

Manfaat Buah Mengkudu

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Karakteristik Tanaman Mengkudu

Tanaman liar khas Indonesia ini tumbuh di hutan dan di halaman-halaman sampai ketinggian 1000 m dari permukaan laut. Tinggi pohonnya bisa mencapai 3 – 8 m. Daunnya tebal dan Iebar, berbentuk lonjong, mengkilat dan letaknya berhadapan. Bunganya kecil berwarna putih berbentuk piala. Buahnya berwarna hijau kekuning-kuningan, bertutul-tutul dan banyak bijinya tetapi setengah bagian lainnya ada juga yang tidak berbiji. Kalau sudah tua menjadi kekuningan dan berbau.

Kandungan & Manfaat Mengkudu

Tumbuhan ini mengandung zat-zat : metil, asetilester dari kapron danasam-kapril , morindadiol dan soranyidiol. Kandungan metil asetil esterberguna untuk mematikan kuman. Senyawa moridon-nya berkhasiat sebagai obatpencahar sedangkan senyawa soranyidiol berguna untuk melancarkan keluarnyaair seni. Mengkudu juga berkhasiat sebagai obat cacing.

Berikut ini adalah manfaat-manfaat lainnya dari buah Mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, di antaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menunjukkan efek anti bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.

Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospiial,USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah

Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan bahwa buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.

Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).

Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union College of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.

Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu, dan kembali normal bila mengkonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Melawan Tumor dan Kanker

Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah “Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus.” Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker). Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 persen hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih). Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengkonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pemhengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan. Selama 7 hari mengkonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

Menghilangkan Rasa Sakit

Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut “painkiller tree” atau “headache tree”. Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit. Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikustikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan, efek analgesiknya akan semakin kuat).

Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit. Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit.

Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Anti-peradangan dan Anti-alergi

Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, car-pal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin.

Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengkonsumsi sari buah Mengkudu. Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen, dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Anti-bakteri

Hasil penelitian yang dimuat darn jurnal Pacific Science (vo1.4, tahun 1950) melaporkan bahma Mengkudu mengandung bahan anti bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyehabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.

Mengkudu bersifat anti bakteri terhadap: Bacillus subtilis, Escherichicr coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysenteriae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.

Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyehabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengkonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kernampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)

Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh seopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin. Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak.

Di dalarn otak, serotonin berperan sebagai neutrotrcrnsmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin. Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer.

Mengatur Siklus Energi Tubuh

Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.

Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Khasiat Utama

Riset tentang Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponenkomponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapetiknya terhadap berbagai macam penyakit.

Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.

Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, “kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.”

Khasiat-khasiat Tambahan

Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengkonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:

Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.

Sistem pernapasan:  Batuk,bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.

Sistem kardiovaskular:  Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.

Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, dan masalah-masalah pada kulit lainnya.

Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.

Gangguan menstruasi: Sindrom pramenstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.

Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.

Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.

Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Mengenal Khasiat Meniran

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Meniran (Phylanthus urinaria, Linn.), memiliki morfologi batang : Berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. Daun : Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. Bunga : Terdapat pada ketiak daun menghadap kearah bawah.

Meniran merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah tropis yang tumbuh liar di hutan-hutan, ladang-ladang, kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah. Pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Tumbuhan ini dapat subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Pemanfaatannya untuk obat antara lain :

Sakit Kuning

16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun) ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Kemudian disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.

Malaria

7 Batang tanaman lengkap, 5 Biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis, dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Selanjutnya disaring dan diminum 2 kali sehari.

Ayan

17 – 21 batang tanaman meniran (akar, batang, daun dan Bunga), dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas.

Selanjutnya disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3 hari berturut-turut

Demam

Siapkan 3-7 batang tanaman lengkap (akar, batang, daun dan bunga). Bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas. Selanjutnya saring, kemudian diminum sekaligus.

Batuk

Siapkan 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, bunga), Madu secukupnya. Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari

Haid berlebihan

Siapkan 3 – 7 potong akar kering, 1 gelas air tajin. Bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata. Selanjutnya saring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Disentri

Siapkan 17 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga), rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih, saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Luka Bakar Kena Api atau Air Panas

3 – 7 batang tanaman lengkap (akar, batang, daun dan bunga) ditumbuk halus, tambah  1 Rimpang umbi temulawak (4 cm) yang diiris-iris. Campurkan dengan 3 buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.

Luka koreng

9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga) cuci bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan 1 cerek air. Dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

Jerawat

7 Batang tanaman meniran, 1 Rimpang umbi kunyit (4 cm), dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus. Kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. selanjutnya disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.

Mengenal Khasiat Pare

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Pare (Momordica charantia L.) banyak terdapat di daerah tropika, tumbuh baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar di tanah terlantar, tegalan, dibudidayakan atau ditanam di pekarangan dengan dirambatkan di pagar, untuk diambil buahnya.

Tanaman ini tidak memerlukan banyak sinar matahari, sehingga dapat tumbuh subur di tempat-tempat yang agak terlindung. Tanaman setahun, merambat atau memanjat dengan alat pembelit atau sulur berbentuk spiral, banyak bercabang, berbau tidak enak.

Daun dari pare yang tumbuh liar, dinamakan daun tundung. Daun ini dikatakan lebih berkhasiat bila digunakan untuk pengobatan. Daun dan buahnya yang masih muda dimakan sebagai lalab mentah atau setelah dikukus terlebih dahulu, dimasak sebagai sayuran, tumis, sambal goreng, gado-gado, dan sebagainya. Tanaman ini juga dapat digunakan untuk membunuh serangga. Perbanyakan dengan biji.

Untuk pengobatan, Anda bisa mencoba cara berikut:

Haus karena panas dalam, demam, heat stroke

Satu buah pare mentah yang masih segar dicuci bersih, lalu dibelah. Buang isinya, potong-potong secukupnya, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum.

Diabetes

a. 200 g buah segar dicuci bersih lalu diblender. Tambahkan air minum secukupnya, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul sebanyak 50 ml (seperempat gelas). Perasan dihangatkan dengan api kecil selama 15-30 menit. Setelah dingin diminum, lakukan setiap hari.

b. 200 g pare dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum, Lakukan setiap hari.

Disentri.

Buah segar dicuci lalu dibelah, isinya dibuang. Parut atau dijuice, airnya diminum. Segera minum air matang. Satu kali minum 200 cc.

Disentri amuba, diare

Ambil akar pare yang masih segar sebanyak 30 g. Dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan gula pasir secukupnya lalu diminum.

Cacingan pada anak

a. Daun segar sebanyak 7 g, diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus sebelum makan pagi.

b. Ambil dua sampai tiga biji tanaman. Giling sampai halus, aduk dengan sedikit air masak. Minum, disusul dengan minum air hangat. Ramuan ini untuk pengobatan infeksi cacing gelang.

Menyuburkan rambut yang tipis dan kemerahan

a. Segenggam daun pare, cuci bersih, tumbuk sampai seperti bubur, tambahkan air 3/4 gelas. Ramuan ini kemudian diembunkan semalaman. Pagi-pagi ramuan ini disaring, airnya dipakai untuk membasuh kulit kepala.

b. Daun yang masih segar secukupnya dicuci bersih, tumbuk sampai halus, peras dengan sepotong kain. Airnya dipakai untuk melumas kulit kepala. Lakukan setiap hari. Ramuan ini terutama digunakan untuk bayi dan balita.

Bisul, abses

Ambil segenggam daun pare, cuci bersih, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum.

Demam, malaria, sakit lever, sembelit, cacingan

Segenggam penuh daunnya cuci bersih, tumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air matang, diaduk merata lalu disaring. Air saringannya ditambahkan sedikit garam, minum pada pagi hari sebelum makan.

Kencing nanah

6 lembar daun pare, 2 jari akar jayanti, 2 jari kulit kemboja, 1 jari rimpang temulawak, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas.

Mengenal Khasiat Pepaya

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Pepaya (carica papaya) merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Tanaman ini menyerupai palma, bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan, rasanya seperti buah melon. Tinggi pohon dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia.

Apabila daun tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun tersebut simetris. Rongga dalam pada buah berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipoting melintang. Tanaman ini juga dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar dan bergizi.

Adapun pemanfaatan pepaya untuk obat bisa menggunakan cara berikut:

Batu Ginjal

- Hari Pertama, 3 lembar daun yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun tersebut diminum 1 gelas sekaligus.

- Hari Kedua, 5 lembar daun yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun diminum 1 gelas sekaligus.

- Hari Ketiga, 7 lembar daun yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun diminum 1 gelas sekaligus.

- Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda (degan=Jawa), yang dipilih dari buah kelapa hijau.

Catatan : bagi yang mengidap hipertensi tidak boleh minum resep ini.

Hipertensi (tekanan darah tinggi)

2 potong akar pepaya direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Diminum 2 kali sehari 1 cangkir

Malaria

1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam secukupnya, ditumbuk halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya. Diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut- turut.

Kekurangan ASI

Buah yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti dibelah menjadi 2 bagian, sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan cuka. Air rebusan tersebut diminum 2-3 sendok teh sehari dan dilakukan secara teratur.

Sakit Keputihan

1 lembar daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama 1 potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring. Diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

Rematik

a.    Buah dipotong penampangnya. 2 butir telur ayam kampung dimasukkan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat dengan memotong penampang tadi, ditutup kembali rapat-rapat dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak. Telur yang sudah masak tersebut dimakan pagi dan sore

b.    2 potong akar tanaman, 1 lembar daunnya ditumbuk halus, kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring. Diminum 1 kali sehari 1 gelas pada sore hari.

Malnutrisi (gejala kekurangan salah satu zat makanan pada balita)

a. 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus, dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit.

b. 1 lembar daun papaya, direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.

Gangguan saluran kencing

3 potong akar pepaya direbus dengan 1 liter air air sampai mendidih, kemudian disaring. Diminum 1 kali sehari setengah gelas.

Haid berlebihan

Buah pepaya yang masih hijau (muda) direbus dengan air sampai masak dan dimakan dagingnya.

Mengenal Khasiat Pinang

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Pinang (Areca catechu L.)  umumnya ditanam di pekarangan, di taman-taman atau dibudidayakan, kadang tumbuh liar di tepi sungai dan tempat-tempat lain, dapat ditemukan dari 1-1.400 m dpl. Pohon berbatang langsing, tumbuh tegak, tinggi 10-30 m, diameter 15-20 cm, tidak bercabang dengan bekas daun yang lepas.

Daun majemuk menyirip tumbuh berkumpul di ujung batang membentuk roset batang. Pelepah daun berbentuk tabung, panjang 80 cm, tangkai daun pendek. Panjang helaian daun 1-1,8 m, anak daun mempunyai panjang 85 cm, lebar 5 cm, dengan ujung sobek dan bergigi.

Buah pinang adalah buah buni, bulat telur sungsang memanjang, panjang 3,5-7 cm, dinding buah berserabut, bila masak warnanya merah oranye.

Biji satu, bentuknya seperti kerucut pendek dengan ujung membulat, pangkal agak datar dengan suatu lekukan dangkal, panjang 15-30 mm, permukaan luar berwarna kecoklatan sampai coklat kemerahan, agak berlekuk-lekuk menyerupai jala dengan warna yang lebih muda.

Umbutnya dimakan sebagai lalab atau acar, sedang buahnya merupakan salah satu ramuan untuk makan sirih, dan merupakan tanaman penghasil zat samak. Pelepah daun yang bahasa Sundanya disebut upih, digunakan untuk pembungkus makanan, bahan campuran untuk pembuatan topi, dsbnya. Perbanyakan dengan biji.

Berikut contoh pemakaian pinang untuk obat :

Cacingan

30 g serbuk biji direbus dengan 2 gelas air, didihkan perlahan-lahan seiama 1 jam. Setelah dingin disaring, minum sekaligus sebelum makan pagi.

Luka

Biji ditumbuk halus, untuk dipakai pada luka.

Kudis

Biji pinang digiling halus, tambahkan sedikit air kapur sirih sampai menjadi adonan seperti bubur. Dipakai untuk memoles bagian tubuh yang kudis.

Disentri

Buah yang warnanya kuning muda dicuci lalu direndam dalam 1 gelas air selama beberapa jam. Minum air rendaman tersebut.

Koreng

Pinang, gambir, kapur sirih masing-masing sebesar telur cecak, tembakau sebesar ibu jari dan 1 lembar daun sirih segar. Bahan-bahan tersebut dicampur ialu digiling halus. Lumurkan pada koreng yang telah dibersihkan.

Membersihkan dan memperkuat gigi dan gusi

Biji pinang diiris tipis-tipis. Kunyah setiap hari selama beberapa menit, lalu ampasnya dibuang.

Sakit pinggang

Daun secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya, panaskan sebentar di atas api. Hangat- hangat dipakai untuk mengompres bagian pinggang yang sakit.

Efek samping dari Pinang adalah Senyawa alkaloid yang dikandung pada buah cukup berbahaya untuk sistem syarat. Yang umum terjadi adalah mual dan muntah (20-30%), sakit perut, pening dan nervous. Untuk mengurangi kejadian muntah, minumlah rebusan obat setelah dingin. Efek samping yang jarang terjadi adalah luka pada lambung yang disertai muntah darah.

Tanda-tanda kelebihan dosis antara lain banyak keluar air liur, muntah, mengantuk dan seizure. Pengobatan bisa dilakukan dengan mencuci lambung dengan larutan potassium permanganate dan injeksi atropine.

Untuk mengurangi efek racunnya, pemakaian biji pinang sebaiknya yang telah dikeringkan, atau lebih baik lagi bila biji kering direbus dahulu sebelum diminum. Kebiasaan mengunyah biji tanaman ini dapat meningkatkan kejadian kanker-mukosa pipi.

Mengenal Khasiat Putri Malu

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Putri malu (Mimosa pudica Linn.) tumbuh di pinggir jalan, tanah lapang, cepat berkembang biak, tumbuh tidur di tanah, kadang-kadang tegak. Batang bulat, berbulu dan berduri.

Daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerah-merahan). Bila daun disentuh akan menutup (sensitif plant). Bunga bulat seperti bola, warna merah muda, bertangkai.

Nama lokal tanaman ini antara lain Putri malu, si kejut, rebah bangun, akan kaget, Han xiu cao (Cina).

Ada beberapa penyakit yang dapat diobati dari tanaman ini, yaitu:

-      Susah tidur (Insomnia),

-      Bronkhitis,

-      Panas tinggi,

-      Herpes,

-      Reumatik,

-      Cacingan.

Pemanfaatan dari tanaman putri malu beragam. Bagian yang dipakai adalah daun, akar, seluruh tanaman, segar atau yang dikeringkan. Aturan pemakaiannya adalah 15 hingga 60 gram, direbus. Sedangkan untuk pemakaian luar: Luka, radang kulit bemanah (piodermi), herpes adalah tanaman segar dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit.

Berikut contoh pemakaian tanaman ini untuk pengobatan:

1. Insomnia:

a. Untuk mengobati insomnia, sebanyak 30-60 gram daun putri malu direbus lalu airnya diminum.

b. Bisa juga dengan mencampur 15 gram daun putri malu dengan 15 gram daun sawi langit (vemonia cinerea) dan 30 gram daun calincing lalu direbus. Airnya kemudian diminum.

2. Chronic bronchitis:

a. Untuk mengobati penyakit bronchitis, 60 gram akar putri malu dicampur 600 cc air, lalu direbus dengan api kecil sehingga menjadi 200 cc. Lalu airnya dibagi untuk dua kali minum..

b. Mimosa pudica 30 gram, Akar peristrophe roxburghiana 10 gram, keduanya direbus, dibagi menjadi 2 dosis/hari.

3. Batuk dengan dahak banyak:

Sedangkan bagi penderita batuk dengan dahak banyak, akar putri malu sebanyak 10-15 gram direbus lalu airnya diminum.

4. Ascariasis:

Mimosa pudica 15 – 30 gram direbus, lalu airnya diminum.

5. Rheumatik:

15 gram akar Mimosa pudica direndam dalam arak putih 500 cc selama 2 minggu. Kemudian ditempelkan di tempat yang sakit.

Masih ada lagi manfaat putri malu, diantaranya berkhasiat untuk mengatasi penyakit malaria. Akar dan bijinya berkhasiat untuk merangsang muntah. Para ahli pengobatan Cina dan penelitian AS serta Indonesia mengindikasikan, tanaman ini bisa dipakai untuk mengobati berbagai penyakit lain, seperti radang mata akut, kencing batu, panas tinggi pada anak-anak, dan herpes.

Hanya saja pemakaian akar putri malu dalam dosis yang tinggi bisa mengakibatkan keracunan dan muntah-muntah. Wanita hamil juga dilarang minum ramuan tersebut karena bisa membahayakan janin.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis adalah Manis, astringen, agak dingin. Penenang (tranquiliser), sedative, peluruh dahak (expectorant), anti batuk (antitusive), penurun panas (antipiretic), anti radang (anti-inflammatory), peluruh air seni (diuretic). Kandungan kimia tanaman ini adalah Mimosine.

Mengenal Khasiat Sambiloto

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Sambiloto (Andrographis paniculata Ness.) tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Terna semusim, tinggi 50 – 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat (kwadrangularis) dengan nodus yang membesar.

Sambiloto berdaun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 – 8 cm, lebar 1 – 3 cm. Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari. ujung batang atau ketiak daun.

Bunga berbibir berbentuk tabung, kecil- kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panjang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah mernbujur menjadi 4 keping-Biji gepeng, kecil-kecil, warnanya cokelat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.

Pemanfaatan sambiloto untuk pengobatan antara lain :

Tifoid

Daun segar 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Kencing manis

Daun sambiloto segar 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru

Herba kering 9-15 gram direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Disentri

Herba krokot segar 500 gram diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto 10 gram sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Influenza, sakit kepala, demam

Bubuk kering sambiloto 1 gram diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3-4 kali sehari.

Demam

Daun segar 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

TB paru

Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini diminum dengan air matang. Sehari 2-3 kali, setiap kali minum 15-30 pil.

Batuk rejan (pertusis), darah tinggi

Daun segar 5-7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

Radang paru, radang mulut, tonsilitis

Bubuk kering herba sambiloto 3-4,5 gram diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Faringitis

Herba segar 9 gram dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.

Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi

Herba sambiloto segar 9-15 gram direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Mengenal Khasiat Seledri

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan ini dikatageorikan sebagai sayuran.

Perkebunannya di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan diantaranya umbinya dapat dimakan.

Di Indonesia daun seledri dimanfaatkan untuk pelengkap sayuran (mis. untuk sup). Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan ini digunakan sebagai karangan bunga.

Menurut ahli sejarah botani, daunnya telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XZII atau tahun 1640, dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan tanaman ini dapat menggunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.

Nama lokal dari tanaman ini antara lain :

-      Celery (Inggris),

-      Celeri (Perancis),

-      Seleri (Italia),

-      Selinon, Parsley (Jerman),

-      Seledri (Indonesia),

-      Sledri (Jawa),

-      Saledri (Sunda);

Ada beberapa penyakit yang dapat diobati dari tanaman ini, diantaranya adalah Hipertensi, Sakit mata, dan Reumatik.

Pemanfaatan seledri untuk pengobatan adalah sebagai berikut:

1.   Hipertensi

Siapkan daun seledri secukupnya. Cara membuatnya adalah daun diperas dengan air masak secukupnya kemudian disaring. Adapun cara menggunakannya adalah dengan diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan dilakukan secara teratur.

Perlu Anda ketahui, jika penggunaannya berlebihan bisa berbahaya!

2.   Berguna untuk obat mata yang memiliki khasiat mengatasi sakit mata kering.

Siapkan 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan semua bahan, kemudian ditumbuk bersama dan diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Adapun cara menggunakannya adalah di minum biasa.

3.   Reumatik

Siapkan 1 tangkai daun seledri. Adapun cara menggunakannya adalah dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.

Masih ada lagi manfaat selainnya. Sledri juga dipercaya sebagai pencegah kanker payudara, gagal ginjal, dan untuk kesehatan gigi. Manfaatnya akan jauh lebih cepat terasa apabila kita rutin mengonsumsinya mentah.

Dengan mengunyah seledri kita akan mendapat 2 manfaat:

1. Ketika mengunyah zat dalam daun ini akan memijit gusi-gusi kita.

2. Kalsium dalam daun ini bisa membantu penguatan gigi.

Selain itu ia juga bisa menetralisir bumbu yang berbau tajam seperti bawang.

Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain, (per 100 gr):

a. kalori sebanyak 20 kalori,

b. protein 1 gram

c. lemak 0,1 gram

d. hidrat arang 4,6 gram

e. kalsium 50 mg

f. fosfor 40 mg

g. besi 1 mg

h. Vitamin A 130 SI

i. Vitamin B1 0,03 mg

j. Vitamin C 11 mg Dan 63% bagian dapat dimakan.

Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

Manfaat Sirih Untuk Pengobatan

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Daun sirih sudah dimanfaatkan dari dahulu kala untuk nginang (Jawa) dan biasanya sebagai bahan campurannya adalah kapur sirih, rempah-rempah berupa kapu laga dan jambe kemudian di tumbuk dengan alat khusus atau langsung di kunyah seperti permen.

Ada beberapa jenis sirih yang dikenal di masyarakat, misalnya, sirih jawa (daun lebih lembut, kurang tajam, hijau rumput), sirih belanda (daun besar, hijau tuam rasa dan bau tajam dan pedas), sirih cengkeh (kecil, daun kuning, rasa seperti cengkeh), sirih kuning, dan sirih hitam.

Sirih sangat kaya dengan kandungan zat berkhasiat, di antaranya, minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylpyrokatekol, cyneole, caryophyllene, cadinene, estragol, terpennena, seskuiterpena, fenil propana, tanin, diastase, gula, dan pati.

Dengan kandungan zat yang berkhasiat tersebut maka manfaat sirih  untuk pengobatan, diantaranya :

  • Mempelancar buang air besar, adapun cara penggunaannya jus daun sirih dengan campuran susu dan sedikit gula atau madu sebagai pemanis.
  • Sakit persendian, daun sirih dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan rasa sakit pada saraf, pereda kejang pada otot polos, penekan pengendali gerak dan kelelahan. Adapun cara penggunaannya : jus beberapa daun sirih dan satu sendok Madu, diminum dua kali sehari.
  • Untuk obat batuk, adapun cara penggunaannya, sediakan 15 lembar daun sirih kemudian direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa 3/4-nya, minum dengan madu. Obat bronchitis, sebanyak tujuh lembar daun sirih dan gula batu satu potong direbus dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas, minum sehari 3 X 1/3 gelas.
  • Menghilangkan bau badan, cara penggunaannya sediakan lima lembar daun sirih direbus dengan dua gelas air hingga menjadi satu gelas, minum siang hari.
  • Obat luka bakar : cara penggunannya, sediakan beberapa daun segar diperas airnya, ditambah sedikit madu, bubuhkan di tempat yang luka bakar. Mimisan, daun agak muda satu lembar dilumatkan, digulung untuk menyumbat hidung berdarah. Bisul, daun sirih secukupnya dicuci bersih, digiling menjadi halus, dioleskan pada bisul dan sekelilingnya, dibalut. Sehari diganti dua kali.
  • Mengatasi mata gatal dan merah : cara penggunaan, sediakan lima sampai enam lembar daun kemudian direbus dengan satu gelas air sampai mendidih. Setelah dingin untuk cuci mata. Sehari tiga kali sampai sembuh.
  • Untuk koreng dan gatal-gatal : penggunaannya, sediakan 10 lembar direbus, saat hangat dipakai untuk cuci.
  • Menghentikan pendarahan gusi : cara penggunaannya sediakan empat lembar daun kemudian direbus dengan dua gelas air, dipakai untuk kumur. Obat sariawan, daun sirih segar sebanyak satu sampai dua lembar dibersihkan, dikunyah sampai lumat, ampasnya dibuang.
  • Untuk menghilangkan bau mulut, sebanyak dua sampai empat lembar daun diremas, lalu diseduh, dipakai untuk kumur. Obat jerawat, tujuh sampai 10 lembar daun sirih ditumbuk sampai halus, kemudian diseduh dengan dua gelas air panas. Airnya dipakai untuk mencuci muka yang berjerawat. Sehari dilakukan dua sampai tiga kali.
  • Obat keputihan, adapun penggunaannya sediakan 10 lembar daun kemudian direbus dengan 2,5 liter air, hangat-hangat dipakai untuk mencuci daerah kewanitaan. Untuk mengurangi produksi ASI yang berlebihan, beberapa lembar daun sirih diolesi minyak kelapa, hangatkan di atas api hingga menjadi layu, hangat-hangat tempelkan di seputar payudara yang bengkak.
  • Menyembuhkan luka, adapun cara penggunaannya adalah sebagai berikut ; haluskan beberapa lebar daun sirih kemudian dikompreskan pada luka dengan cara dibungkus sama kain atau perban, biasanya lukanya akan sembuh dalam kurun waktu 2 hari.

Mengenal Khasiat Tapak Dara

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tapak dara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Ia  sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah.

Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 cm ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau dipedesaan beriklim tropis.

Ciri-ciri tumbuhan tapak dara : memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal.

Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tumbuhan ini juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.

Pemanfaatan tumbuhan ini untuk obat antara lain sebagai berikut :

Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)

a. 10 – 16 lembar daun tapakdara direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

b. 35 – 45 gram daun tapak dara kering, adas pulawaras direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

c. 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapak dara direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Diminum pagi dan sore setelah makan.

Hipertensi (tekanan darah tinggi)

a. 15 – 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Diminum tiap sore.

b. 7 lembar daun atau bunga tapak dara diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring. Diminum menjelang tidur.

Leukimia

20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras, direbus dengan 1 liter air dan disaring. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Asma dan bronkhitis

1 potong bonggol akar tapak dara direbus dengan 5 gelas air. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam

1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara, direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

Radang Perut dan disentri

15 – 30 gram daun tapak dara kering direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Kurang darah

4 putik bunga tapakdara putih direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

Tangan gemetar

4 – 7 lembar daun tapak dara diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Selanjutnya diminum biasa.

Gondong, bengkak, bisul dan borok

1 genggam daun tapakdara ditumbuk halus dan ditempelkan pada luka.

Luka bakar

Beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

Luka baru

2 – 5 lembar daun tapakdara dikunyah sampai lembut dan ditempelkan pada luka baru.

Mengenal Khasiat Teh

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Teh (Camellia sinensis [L.] Kuntze) umumnya ditanam di perkebunan, dipanen secara manual, dan dapat tumbuh pada ketinggian 200 – 2.300 m dpl. Tanaman ini berasal dari kawasan India bagian Utara dan Cina Selatan. Ada dua kelompok varietas yang terkenal, yaitu var.

assamica yang berasal dari Assam dan var. sinensis yang berasal dari Cina. Varietas assamica daunnya agak besar dengan ujung yang runcing, sedangkan varietas sinensis daunnya lebih kecil dan ujungnya agak tumpul.

Teh berbentuk pohon kecil, karena seringnya pemangkasan maka tampak seperti perdu. Bila tidak dipangkas, akan tumbuh kecil ramping setinggi 5 – 10 m, dengan bentuk tajuk seperti kerucut.

Batang tegak, berkayu, bercabang-cabang, ujung ranting dan daun muda berambut halus. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berseling, helai daun kaku seperti kulit tipis, bentuknya elips memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi halus, pertulangan menyirip, panjang 6 – 18 cm, lebar 2 – 6 cm, warnanya hijau, permukaan mengilap.

Bunga di ketiak daun, tunggal atau beberapa bunga bergabung menjadi satu, berkelamin dua, garis tengah 3 – 4 cm, warnanya putih cerah dengan kepala sari berwarna kuning, harum. Buahnya buah kotak, berdinding tebal, pecah menurut ruang, masih muda hijau setelah tua cokelat kehitaman. Biji keras, 1 – 3. Pucuk dan daun muda yang digunakan untuk pembuatan minuman teh. Perbanyakan tanaman ini dengan biji, setek, sambungan atau cangkokan.

Bagian yang digunakan dari teh adalah daunnya, yang berguna untuk mengatasi:

- sakit kepala,

- diare,

- penyubur dan menghitamkan rambut,

- kolesterol dan trigliserida darah tinggi,

- kencing manis (diabetes mellitus),

- mengurangi terbentuknya karang gigi (dental plaque),

- infeksi saluran cerna.

Cara pemakaian adalah daun teh kering sebanyak 4-7 gram diseduh dengan air panas, minum sewaktu hangat atau setelah dingin. Pemakaian luar, daun segar dicuci bersih lalu digiling halus. Dioleskan pada luka berdarah, lalu dibalut.

Berikut beberapa contoh pemakaian teh untuk pengobatan :

Diare

Daun yang masih muda dan segar sebanyak 20 g dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah dingin disaring dan minum sekaligus.

Penyubur dan menghitamkan rambut

Air seduhan kental sebanyak 1 cangkir diembunkan semalaman. Keesokan paginya air ini siap dipakai untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat-pijat. Lakukan 1 kali setiap hari, sampai kelihatan hasilnya.

Mengurangi pembentukan karang gigi

Kumur-kumur dengan air teh setelah makan.

Sakit kepala

Air seduhan kental 3/4 cangkir, diberi air jeruk nipis sebanyak 1 sdt dan madu 1 sdm. Aduk sampai merata, lalu dinminum sekaligus. Lakukan 2 – 3 kali sehari.

Infeksi saluran cerna, kolesterol darah tinggi

Daun tanaman kering (teh hijau) sebanyak 7 g diseduh dengan air panas. Biarkan selama 10 menit. Minum selagi hangat.

Sebagai informasi, keracunan kafein kronis bisa terjadi bila minum 5 cangkir teh setiap hari yang setara dengan 600 mg kafeia, lama kelamaan akan memperlihatkan tanda dan gejala seperti gangguan pencernaan makanan (dispepsia), Fasa lemah, gelisah, tremor, sukar tidur, tidak nafsu makan, sakit kepala, pusing (vertigo), bingung, berdebar, sesak napas, dan kadang sukar buang air besar.

Mengenal Khasiat Tempuyung

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tempuyung (Sonchus arvensis L.) tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air, atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tumbuhan obat.

Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 – 1.650 m dpl. Terna tahunan, tegak, tinggi 0,6 – 2 m, mengandung getah putih, dengan akar tunggang yang kuat. Batang berongga dan berusuk.

Tempuyung memiliki daun tunggal, bagian bawah tumbuh berkumpul pada pangkal membentuk roset akar.

Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6 – 48 cm, lebar 3 – 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bunga bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling.

Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabung dalam malai, bertangkai, mahkota tempuyung berbentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecokelatan.

Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, cokelat kekuningan. Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung, dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 m disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.

Berikut cara pemakaian tanaman ini untuk pengobatan :

Radang payudara

Tumbuhan segar sebanyak 15 g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2 – 3 kali sehari.

Bisul

Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul.

Darah tinggi, kandung kencing dan kandung empedu berbatu

Daun segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama makan nasi. Lakukan 3 kali sehari.

Kencing batu

a. Daun kering sebanyak 250 mg direbus dengan 250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

b. Daun tempuyung, daun avokad (Persea americana), daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

c. Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah, dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Pendengaran berkurang (tuli)

Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air masak. Giling sampai halus, lalu diperas dengan kain bersih. Airnya diteteskan pada telinga yang tuli. Lakukan 3-4 kali sehari.

Sebagai informasi, kapsul Prolipid yang diindikasikan untuk pengobatan kolesterol tinggi dan menjaga kelangsingan tubuh mengandung tumbuhan obat ini.

Manfaat Temulawak

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Karakteristik Tumbuhan Temulawak

Indonesia sebagai Negara Tropis kedua yang terkenal memiliki keanekaragaman hayati, berdasarkan penelitan berkhasiat sebagai tanaman obat.

Salah satunya adalah Temulawak (Curcuma xanthorhiza roxb) yang termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia.

Namun demikian Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak.

Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m. Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri daun menguning seperti mau mati.

Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas.

Temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh. Dengan banyak manfaat yang nyata secara medis tersebut maka pemerintah mencanangkan “Gerakan Minum Temulawak” sejak 2 tahun yang lalu.

Bersama ini kami informasikan beberapa manfaat dari Temulawak dalam menyembuhkan penyakit, diantaranya :

1. Kontrol Kolesterol

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa 60% kolesterol diproduksi oleh tubuh kita. Hal ini bisanya diperoleh dari pola makan yang banyak mengandung kolesterol sehingga tertimbun dalam tubuh kita dan hati kita kesulitan untuk menyalurkannya dan hal tersebut biasanya terjadi pada usia paruh baya.

Sebagai sulusinya adalah temulawak, karena zat yang terkandung dalamnya bisa mengontrol kolesterol yang terkadung dalam darah yang tinggi adapun mekanismenya adalah mengurangi LDL (kolesterol yang buruk) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Solusinya adalah Curcuma. Efek Curcuma pada tubuh empedu sistem yang disebutkan di atas merupakan rahasia alam dengan pengawasan hypercholesterolemia (kolesterol darah tinggi total). Kebutuhan adalah untuk mengurangi LDL (kolesterol buruk), sedangkan peningkatan HDL (kolesterol baik).

Khasiat temulwak ini berfungsi untuk meningkatkan aliran empedu dari kandung empedu ke hati. Cairan empedu yang pahit berwarna hijau tersebut berfungsi dalam proses penyerapan makanan agar tidak terganggu sehingga bisa mengontrol untuk menormalkan kolesterol dalam darah.

2. Menyembuhkan Penyakit Hipatitis B

Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B, virus tersebut juga dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun, malah sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi kanker hati.

Namun jika anda atau keluarga anda terkena virus tersebut tidak perlu kawatir, yang penting dapat menjaga kondisi tubuh semisal istirahat yang cukup, menjaga pola makan dan tidak bekerja terlalu berat, usahakan minum secara continue (setiap hari) temulawak buatan sendiri,, Anda akan terhindar dari keganasan virus Hepatitis B.

Berikut cara membuat minuman temulawak untuk menyembuhkan penyakit Hipatitis B :

  • Kupas temulawak lalu cuci sampai bersih
  • Temulawak yang sudah dikupas lalu dipotong-potong tipis
  • Jemur dibawah terik matahari sampai kering
  • Setelah kering temulawak direbus sampai mendidih, agar tidak terasa pahit tambahkan gula secukupnya
  • Setelah mendidih lalu tiriskan dan saring untuk diambil airnya.

Mengenal Khasiat Teratai

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Teratai (Nelumbium nelumbo Druce) merupakan tanaman air menahun yang indah, asli dari daratan Asia. Tanaman ini dibudidayakan di perairan dan kolam, kadang ditemukan tumbuh liar di rawa-rawa.

Tanaman air yang tumbuh tegak. Rimpang tebal bersisik, tumbuh menjalar. Daun dan bunga keluar langsung dari rimpangnya yang terikat pada lumpur di dasar kolam. Helaian daun lebar dan bulat, disangga oleh tangkai yang panjang dan bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjangnya 75-150 cm.

Daun teratai menyembul ke atas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai. Permukaan daun berlilin; warnanya hijau keputihan, tepi rata, bagian tengah agak mencekung, tulang daun tersebar dari pusat daun ke arah tepi, diameter 30-50 cm. Bunganya harum, tumbuh menjulang di atas permukaan air dengan tangkai bulat panjang dan kokoh, panjang tangkai bunga 75-200 cm. Diameter bunga 15-25 cm, benang sari banyak kepala sari kuning, mahkota bunga lebar, ada yang engkel dan ada yang dobel dengan warna merah jambu, putih dan kuning.

Bunga teratai mekar sehari penuh dari pagi sampai sore hari. Setelah layu, mahkota bunga berguguran sampai akhirnya tersisa dasar bunga yang akan menjadi bakal buah, bentuknya seperti kerucut terbalik dengan permukaan datar semacam spons dan berlubang-lubang berisi 15-30 biji, warnanya hijau kekuningan, kemudian hijau dan akhirnya coklat hitam, garis tengah 6-11 cm.

Biji teratai bentuknya bulat seperti kacang tanah, terdapat dalam lubang-lubang buah yang berbentuk seperti sarang tawon. Biji yang sudah tua warnanya hijau kehitaman, umurnya kira-kira 1 bulan sejak bunganya mekar. Daunnya biasa dipakai sebagai bahan pembungkus, rimpang muda dan biji bisa dimakan.

Jika Anda ingin menggunakan tanaman ini untuk obat, berikut cara pemakaian yang bisa Anda gunakan:

Batuk darah, muntah darah

Rimpang teratai dicuci bersih lalu dijuice, sampai terkumpul 1 gelas ukuran 200 cc. Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.

Muntah, diare

50 g rimpang bunga dan 15 g jahe dicuci lalu dijuice atau diparut, ambil airnya. Minum, sehari 3 kali.

Disentri

50 g rimpang teratai dan 10 g jahe, diparut atau dijuice. Air perasannya ditambahkan 10O cc air, lalu dipanaskan sampai mendidih. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk lalu diminum.

Darah tinggi

a. 10 gram biji bunga dan 15 gram tunas bijinya (lien sim), direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum setiap hari seperti teh.

b. Tunas biji bunga (lien sim) sebanyak 10-15 gram direbus dengan air secukupnya sampai mendidih, minum sebagai teh. Dapat juga tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, minum.

Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung dan lever

100 g rimpang bunga dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus dengan 500 cc air bersih sampai tersisa 250 cc. Setelah dingin disaring, minum seperti teh.

Keluar darah dari hidung (mimisan)

Ruas akar teratai dicuci bersih lalu dijuice. Airnya diteteskan ke hidung.

Mengenal Khasiat Ubi Kayu

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Ubi kayu (manihot esculenta) termasuk tumbuhan berbatang pohon lunak atau getas (mudah patah).

Berbatang bulat dan bergerigi yang terjadi dari bekas pangkal tangkai daun, bagian tengahnya bergabus dan termasuk tumbuhan yang tinggi. Tanaman ini bisa mencapai ketinggian 1-4 meter. Pemeliharaannya mudah dan produktif.

Dapat tumbuh subur di daerah yang berketinggian 1200 meter di atas permukaan air laut. Daunnya memiliki tangkai panjang dan helaian daunnya menyerupai telapak tangan, dan tiap tangkai mempunyai daun sekitar 3-8 lembar. Tangkai daun tersebut berwarna kuning, hijau atau merah.

Adapun pemanfaatan ubi kayu untuk obat bisa dilakukan dengan cara berikut:

Reumatik

a. 5 lembar daun ubi, 1/4 sendok kapur sirih, ditumbuk halus dan digunakan sebagai bedak/bobok pada bagian yang sakit.

b. 1 potong batang ubi direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 4 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam

a. 1 potong batang daun ubi kayu direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

b. 3 lembar daun ubi ditumbuk halus dan dipergunakan sebagai kompres.

Sakit Kepala

3 lembar daun ubi ditumbuk halus dan dipergunakan sebagai kompres.

Diare

7 lembar daun ubi kayu direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Bila anak yang masih menyusui yang kena diare, ibunya yang meminum.

Mengusir cacing perut

Kulit batang ubi secukupnya direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring untuk diambil airnya. Diminum menjelang tidur malam.

Mata sering kabur

Daun ubi kayu secukupnya direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih secukupnya, dimakan bersama nasi setiap hari.

Menambah nafsu makan

Daun ubi secukupnya, direbus, diberi bumbu garam dan bawang putih secukupnya. Dimakan bersama nasi dan sambal tomat.

Luka bernanah

a. Batang daun yang masih muda ditumbuk halus.

b. 1 potong buah ubi diparut, dibobokkan pada bagian tubuh yang luka

Luka baru kena barang panas

1 potong ubi kayu diparut dan diperas untuk diambil airnya, dan dibiarkan beberapa saat sampai tepungnya mengendap, dan dioleskan pada bagian tubuh yang luka.

Ubi kayu mempunyai komposisi kandungan kimia ( per 100 gram ) antara lain :

- Kalori 146 kal

- Protein 1,2 gram

- Lemak 0,3 gram

- Hidrat arang 34,7 gram

- Kalsium 33 mg

- Fosfor 40 mg

- Zat besi 0,7 mg

Buahnya mengandung ( per 100 gram ) :

- Vitamin B1 0,06 mg

- Vitamin C 30 mg

- dan 75 % bagian buah dapat dimakan.

Daunnya mengandung ( per 100 gram ) :

- Vitamin A 11000 SI

- Vitamin C 275 mg

- Vitamin B1 0,12 mg

- Kalsium 165 mg

- Kalori 73 kal

- Fosfor 54 mg

- Protein 6,8 gram

- Lemak 1,2 gram

- Hidrat arang 13 gram

- Zat besi 2 mg

- dan 87 % bagian daun dapat dimakan.

Kulit batang ubi kayu mengandung tanin, enzim peroksidase, glikosida dan kalsium oksalat.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: