Oleh: mhilaluddin | Mei 12, 2010

Bisnis

Bodol, Botol, dan Bobol

Sep.23, 2009 in Jadi Entrepreneur

Ada satu pertanyaanyang menarik untuk kita simak dari seorang peserta Entrepreneur University angkatan ketiga di Jakarta beberapa waktu lalu. “Kenapa sih Pak, saya tak punya keberanian dalam berbisnis. Rasanya sulit sekali. Apalagi saya cukup punya duit, keahlian dan ide bisnis. Apa mungkin saya bisa berbisnis?” ujarnya. Saya yang ditanya soal masalah yang satu ini, sambil bercanda balik bertanya.”Apakah Bapak ketika masuk kamar mandi juga harus berpikir lebih dahulu satu atau dua jam sebelumnya?”, tanya saya. Dia agak terkejut mendengarnya, pikirnya kok aneh pertanyaan saya ini. “Ah…nggak perlu saya pikir dong, pak. Masak masuk kamar mandi saya harus pikir dulu satu atau dua jam sebelumnya. Wah, Bapak ini gimana sih,” jawabnya bersemangat. Mendengar jawaban spontan itu, serentak peserta yang sebagian besar ibu rumah tangga, karyawan, pensiunan, dosen, dan bahkan ada yang bergelar master serta docktor itu tertawa lepas. “ Yah, seperti itulah, kalau kita mau bisnis, “ jawab saya singkat. ”Enggak usah terlalu dipikir-pikir.”

Saya berpendapat, kenapa energi kita hanya untuk berpikir dan berpikir terus mau bisnis apa, tapi tidak ada wujudnya. Saya kira, kalau kita mau bisnis saja sudah terlalu banyak dipikir, bisa saja bisnis itu tidak akan terwujud. Padahal mungkin kita ada keinginan jadi pengusaha. Oleh karena itulah, kita harus memiliki keberanian untuk memiliki bisnis apapun yang kita inginkan. Misalnya saja, ketika kita memulai bisnis tapi menghadapi kendala tak punya modal, nggak usah bingung pakai saja jurus BODOL. Apa itu Bodol? Saya singkat dari kata”Berani, Optimis, Duit, Orang, Lain?. Maksud saya, dalam bisnis kita harus punya keberanian . Kita harus optimis. Nah, kalau enggak punya duit, kita bisa’pakai’ atau pinjam duitnya orang lain. Saya yakin, asal bisnis kita jelas, dan punya prospek bagus, pasti ada saja orang yang meminjamkan duit atau modal pada kita. Pinjam duit pada orang lain untuk bisnis saya kira sah-sah saja. Bahkan sering saya menyarankan, walaupun punya duit sebaiknya jangan dipakai duit sendiri untuk bisnis.

Kalau kita punya duit atau modal, tapi kita tidak ahli di bidang bisnis yang akan kita jalankan, saya rasa kita bisa saja pakai jurus BOTOL. Singkatan apa pula ini? Berani, Optimis, Tenaga, Orang, Lain. Artinya selain kita tetap punya keberanian dan optimis, kita pun bisa memakai tenaga orang lain atau kita bisa mencari orang yang ahli di bidangnya sehingga bisnis kita bisa jalan. Pendeknya tak harus bisnis itu kita jalankan dengan tenaga sendiri. Kalau ide bisnis pun ternyata tidak punya, maka jurus BOBOL bisa kita lakukan. Singkatan Berani, Optimis, Bisnis, Orang, Lain. Jadi kita harus berani dan optimis dalam melalui bisnis dengan meniru bisnis orang lain.

Nah, kenapa kita merasa sulit dan tak berani memulai bisnis, padahal setiap saat kita memiliki keberanian masuk kamar mandi. Kita masuk kamar mandi tanpa banyak berpikir. Kalau lantas airnya kurang hangat atau terlalu dingin, kita juga bisa mengaturnya. Seperti halnya bisnis kalu bisnis yang kita jalankan kurang berkembang, kita bisa atur. Bisa kita perbaiki mana yang kurang. Dan kalapun kita tak punya modal, tak punya keahlian atau tak punya ide, maka bisa saja memanfaatkan punya orng lain. Tapi yang penting, bisnis kita tetap jalan. Justru kekurangan bisnis kita disana sini akan membuat kita dewasa dalam berbisnis. Jiwa entrepreneur kita pun akan semakin berkembang.

Oleh karena itu, bagi kita yang mau memulai bisnis tapi tak punya keahlian, atau mungkin juga tak punya ide bisnis, saya sarankan coba saja menerapkan jurus Bodol, Botol, dan Bobol. Anda berani mencoba?

11 Alasan Ber-Investasi EMAS

Posted by Broer in Emas on February 8th, 2010 | one response

11 ALASAN mengapa kita harus ber-investasi atau mengkonversikan uang kertas menjadi Emas.

1. Keamanan (Security)
Uang di Bank akan hilang secara perlahan oleh karena biaya administrasi, biaya-biaya lainnya, pajak bunga 20%, tingkat suku bunga rendah dan terbatas, jaminan dari pemerintah (LPS) yang terbatas hanya Rp. 100 juta/nomor rekening. Pada Lembaga Investasi lainnya dikenakan biaya broker, administrasi, pajak dan sebagainya.

2. Perlindungan (Protection)
Inflasi, deflasi adalah perampok yang tidak kelihatan, masalah klasik yang sudah berabad-abad namun secara perlahan tapi pasti akan mengerosi aset anda. Semakin tinggi laju inflasi Berpengaruh pada semakin tingginya harga emas. Seluruh dunia mengalami inflasi rata-rata 2-3% pertahun, di USA 3 – 4%/th di Indonesia 5 – 6%/th. Menurut data statistik bila inflasi 10% maka harga Emas naik 13%, bila inflasi 20% maka harga Emas naik 30%, bila inflasi 100% maka harga Emas naik 300%. Jika di Indonesia rata-rata inflasi 6%/th maka dapat dipastikan harga Emas 5 tahun mendatang setidaknya naik 50% dari harga saat ini, bandingkan dengan deposito yang hanya 30%/ 5th dikurangi pajak.

Anda menyimpan uang di bank-bank tertentu untuk deposito dengan bunga 5%/th minimal Rp. 5 juta, dibawah Rp. 5 juta tidak bisa deposito dan bunganya 1-2 %/th, saldo dibawah Rp. 1 juta bunganya 0 %. Tetapi dengan Rp. 1 juta anda bisa mengkonversikan pada Emas seberat 3,5 gram yang nilai kenaikan setahunnya (sejak tahun 2001) kisaran 20-37%

Sebagai ilustrasi, awal tahun 1997 harga motor bebek baru (Honda) sekitar Rp. 4.600.000 yang setara dengan 200 gram Emas (Harga Emas Rp 23.000/gram), tahun 2008 nilai 200gr Emas +/- Rp. 55.000.000, anda bisa membeli tiga motor bebek (Honda) seharga @ Rp. 15.000.000 atau mobil. Jika Rp 4.500.000 didepositokan berapa nilainya sekarang? dengan asumsi 10% per tahun maka 11 tahun kemudian hanya Rp. 9.660.000 saja (belum dikurangi pajak bunga 20%).

Ilustrasi kedua yaitu mengenai biaya haji, sejak tahun 1960 ongkos naik haji itu berkisar antara 250-300 gram Emas dan sampai saat ini pun tidak berubah jumlah 200-300 gram Emas cukup untuk naik haji.

3. Mudah Dicairkan (Liquiditas Tinggi)
Investasi properti, deposito, saham, obligasi, kendaraan, karya seni memerlukan waktu lebih dari satu hari untuk dicairkan karena pembeli dan peminatnya terbatas dan nilainya pun ada kemungkinan menyusut oleh inflasi, brokers fee, tax dan administrasi, tetapi dengan Emas dapat segera dicairkan di ribuan Toko Emas, Pegadaian, Lembaga Leuangan (sebagai jaminan) dengan mudah dan nilainya mengikuti harga pasaran internasional yang terus menguat.

4. Menguntungkan (Profitable)
Nilai Emas itu stabil dan cenderung menguat nilainya. Emas cocok untuk disimpan jangka menengah-jangka panjang. Tahun 2001 harga Logam Mulia .9999 rata-rata US$ 272 / troy ounce = 31,103 gram. Sekarang Januari 2010 dikisaran US$ 1000-1100 / troy ounce bahkan sempat menyentuh US$ 1200 / troy ounce seiring dengan kenaikan harga minyak dunia.

5. Mudah Dipindahkan (Portable)
Membawa/memindahkan aset/uang tunai Rp 300.000.000 atau US$ 29.900 memerlukan tempat yang besar dan sangat tidak praktis, beresiko tinggi, dapat dengan mudah dilihat/diketahui orang. Namun dengan 1.000 gr atau 1 kg Emas ukurannya tidak lebih dari sebungkus rokok yang pas disaku anda.

6. Tahan Lama (Durable)
Properti, Kendaraan, Surat-surat Berharga, Karya seni akan terbakar, terendam air atau terkena bencana alam, maka nilainya akan hilang sama sekali. Emas tahan terhadap segala kondisi cuaca, anti karat, asam, air bahkan api sekalipun meski melumer (di atas 1083 c) dia tetap Logam Mulia (Emas) dan tetap bernilai hanya bentuknya saja berubah namun kemurnian dan massanya tetap. Pada bencana gempa 2009 di Padang, banyak sekali masyarakat di sana yang bisa pulih dgn cepat, salah satunya karena masyarakat di Padang punya tradisi menabung Emas.

7. Kepemilikan dan Pengelolaan sendiri (Ownership & Stewardship )
Aset kita disimpan atau dititipkan kepada orang lain atau lembaga keuangan, ketika kita memerlukannya secara mendadak/emergency, kadang kita sulit memperolehnya. Proses pencairannya bisa sampai lebih dari 7 hari kerja.

Anda yang membeli Emas, Anda yang mempunyainya, Anda yang menyimpan dengan baik dan benar (safe deposit box/di bank, brankas di tempat rahasia/tersembunyi di dalam rumah) bukan disimpan kepada orang lain.

Ibarat Anda mempunyai mobil tetapi kuncinya dipegang oleh orang lain maka Anda tidak bisa mengontrol mobil Anda. Atau Anda pergi naik kapal pesiar, Anda pasti memperoleh/life jacket dan kartu tanda buktinya. Tanpa bisa diprediksi terjadi bencana, kapal pesiar itu tenggelam, Anda perlu life jacket yang akan menyelamatkan nyawa Anda bukan kartu tanda bukti kepemilikan life jacket.

8. Sangat pribadi (Privacy)
Asset dalam bentuk Properti, Kendaraan, Surat-surat Berharga, Rekening Bank, Rekening Koran, Obligasi, Deposito, Saham, Bond, Options, Electronic gold, Hak Paten Merek & Logo, Copyright, Golden Account, dan sebagainya dapat diketahui, dilacak dan diprediksi nilainya oleh pihak lain. Bahkan harus dilaporkan kekayaannya.

Mungkin Anda tidak nyaman apabila aset Anda dapat diketahui pihak lain. Sekarang Anda punya Emas berapa gram? berapa kilo? Hanya Anda saja yang mengetahuinya dan orang lain yang Anda beri tahu.

9. Resiko rendah (Low Risk)
Emas tidak ada biaya penyusutan nilai, hanya beban untuk biaya safe deposit box jika disimpan di bank. Nilai emas untuk jangka pendek berfluktuasi namun sejak 7 tahun terakhir nilainya terus menaik, lebih dari 260% atau 37.5%/tahun dan akan terus naik. Resiko terburuk dari Investasi Emas yaitu hilang (jika menyimpannya tidak benar) dicuri atau dirampok, namun ini pun kemungkinannya kecil sekali

10. Bebas Pajak dan Administrasi (Tax & Admin Free)
Properti, Kendaraan, Obligasi, Saham, Karya Seni, Bunga Bank dan lainnya dikenakan berbagai macam pajak dan biaya administrasi rutin. Semakin banyak aset Anda semakin tinggi pula pajak dan biaya-biaya. Belum lagi biaya perawatan, penyusutan nilai harta dan biaya tak terduga. Namun tidak pada Emas, If you choose fine gold, fee become free.

11. Keindahan dan Kebanggaan (Beauty & Pride)
Kemilau kuning warna emas telah mewarnai sejarah umat manusia, sebagai lambang kemakmuran, kejayaan, kekayaan, kehormatan, kemurnian dan keindahan yang bernilai seni tinggi pada berbagai bentuk perhiasan, artefak, koin, batangan/lantakan, peralatan dan perlengkapan yang dapat dijadikan collector items. Anda dapat menikmati sendiri aset atau koleksi emas murni 24k dengan rasa bangga dan puas. Aset ini dapat diwariskan pula.

Share on Facebook

Karier Entrepreneur

Sep.20, 2009 in Jadi Entrepreneur

Peter F. Ducker berpendapat, bahwa setiap orang dapat saja berkarier menjadi entrepreneur. “Tidak ada yang misterius”, begitu katanya. Mungkin saja, kehidupan entrepreneur itu lebih mudah beberapa tahun yang lalu. Di mana, membuat tetangga sebagai pelanggan begitu mudah. Tapi saya rasa, sekarang sudah beda. Tuntutan pasar semakin banyak, dan kualitas pun harus kita tingkatkan. Begitulah jika kita ingin hidup.

Tapi saya yakin, jika saat kita mau menekuni karier sebagai entrepreneur prospeknya sangat bagus dan sangatlah luas. Artinya, kita bisa kapan saja memulai bisnis. Dan, kita bisa jual produk atau jasa apa pun. Sedang, berapa jenis usaha yang bisa kita lakukan, tentu saja juga tergantung kemampuan kita.

Namun, dari sebuah survey mengungkapkan, bahwa rata-rata sekitar 44% entrepreneur yang terjun dalam dunia bisnis selama lebih dari 6 tahun, telah memiliki beberapa jenis bisnis yang tidak saling berhubungan atau tumpang tindih. Sementara 35% lagi entrepreneur hanya memiliki satu jenis bisnis, dan 21% lagi memiliki beberapa jenis bisnis yang masih ada hubungan atau rangkaian.

Lantas bagaimanakah agar kita bisa menjadi entrepreneur yang sukses? Dari berbagai pengalaman, saya melihat, bahwa ada 4 karakter seseorang bisa menjadi entrepreneur sukses, yaitu Pertama, adanya keinginan. Di mana, dia menggunakan keinginannya untuk sesuatu yang besar dari hal yang kecil. Selain itu juga ada keinginan membuat sesuatu yang belum ada sebelumnya, dan melakukan keinginan sesuai dengan cara yang ingin mereka lakukan.

Kedua, adanya intuisi. Kesempatan untuk jadi entrepreneur adalah sama untuk setiap orang. Tidak ada tes IQ. Bahkan, jika jika kita tidak pintar pun tidak menghalangi untuk jadi entrepreneur. Artinya, setiap entrepreneur yang sukses adalah mereka yang telah belajar mengembangkan intuisinya.

Ketiga, dia punya kesempatan untuk terus hidup walau punya utang. Jadi, semua entrepreneur telah bertahan melewati kariernya yang naik turun. Mereka pernah sukses, pernah gagal. Pernah menghasilkan uang, atau kehilangan uang, dan lain-lain. Bahkan, utang pun selalu ada di setiap bisnisnya. Saya rasa, ini adalah kenyataannya. Sebab, bagaimanapun seorang entrepreneur harus belajar beradaptasi dengan utang.

Keempat, Selalu optimis. Misalnya saja, ada peluang bisnis, namun karena ada alasan yang lebih logis, peluangnya itu tidak dikejarnya. Sebab, ia telah mempertimbangkan dengan intuisinya, dan menutupinya dengan optimisme. Jadi, menurut saya, entrepreneur itu adalah pencipta sekaligus pelaku bisnis. Dia membuat hidupnya dengan mengatasi berbagai alasan untuk tidak mengejar peluang bisnis, dan kemudian meyakinkan orang lain untuk mengikuti caranya.

Oleh karena itu, menurut saya, kalau kita memang ingin sukses berkarier sebagai entrepreneur, maka pastikan saja kita memiliki ke-4 karakter tersebut. Dan, sebaiknya jangan pernah kita merasa ragu untuk melangkah. Anda berani mencoba?

Belajar Bisnis Sambil Jalan

May.03, 2009 in Jadi Entrepreneur

Saya sependapat kalau ada yang mengatakan, bahwa untuk meraih sukses bisnis, kita bisa meniru sukses orang lain, apakah itu strateginya, atau pilihan usaha yang dilakukannya. Selain itu, saya ingin menambahkan, bahwa untuk kita bisa menjadi pengusaha, sesungguhnya tidak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu. Logikanya adalah, kalau kita tunggu sampai punya pengalaman bisnis yang mumpuni, lantas kapan kita akan memulai usaha?

Dari pengalaman saya sendiri, maupun pengalaman pengusaha Bob Sadino, juga pengalaman pengusaha-pengusaha lain, bahwa sesungguhnya pengalaman bisnis yang mumpuni itu bisa kita raih sambil menjalankan bisnis kita. Maka, kita ingin memulai usaha, ada baiknya jangan banyak pikir atau pakai rencana yang muluk-muluk. Yakinlah, bahwa dalam bisnis bisa saja berubah, dan itu bisa kita tangani sambil jalan.

Hanya saja, mungkin ketakutan kita bisa sementara ini justru karena kita terlalu siap, terlalu banyak yang dipikir, bahkan terlalu takut pada risiko bisnis. Padahal, menurut saya, dalam praktis bisnis, yang terjadi sesungguhnya banyak berbeda dengan apa yang pernah dipikirin. Sehingga tak mengherankan kalau kita kemudian banyak menemukan jalan keluar untuk mengatasi semua kesulitan bisnis yang kita alami. Jadi, sesungguhnya tidak ada alasan bagi kita untuk memulai usaha karena alasan pengalaman bisnis kita terbatas. Katakanlah, dengan kita piawai menarik pelajaran dari setiap kejadian, saya yakin hal itu justru membuat kita tambah piawai dalam bisnis.

Dan, kalau kita lihat di lapangan, banyak usaha yang ternyata dimulai dengan nol. Misalnya, uang tidak punya, itu bisa diatasi dengan pinjam orang lain. Kemudian pengalaman bisnis tidak punya bisa tanya pada orang lain. Bahkan ide pun tak punya, bisa pakai ide orang lain. Begitu juga tempat usaha yang tak ada, dan masih banyak lagi.

Apa artinya semua itu? Artinya, kita bisa menggunakan “kepunyaan” orang lain. Justru dari keadaan semacam inilah, akan membuat kita mendapat banyak pelajaran dalam bisnis. Pemikiran itu menurut saya hal yang paling penting untuk memulai bisnis.

Oleh karena itu, menurut saya, sesungguhnya belajar bisnis sambil jalan atau jalan sambil belajar, di dunia usaha itu sama saja, yang penting kita telah berusaha dengan memulai usaha. Menuru Bob Sadino dengan melangkah seperi itu, Paling tidak sudah selangkah lebih maju dalam bisnis. Kita tidak lagi hanya berjalan di tempat, yang berarti tidak ke mana-mana atau tidak melakukan bisnia apa pun.

“Saya sukses karena saya melangkah. Bukan menangan-angankan langkah,” kata Bob Sadino yang juga memulai usaha dari nol. Tentu saya pendapat dengan Bob, yang kini memiliki banyak supermarket dalam group Kem Chik’s itu. Artinya, dengan melangkah, maka ada kemungkinan kita sukses, di samping ada pula kemungkinan gagal. Namun dengan tidak melangkah, maka kita tidak pernah akan sukses. Maka tak ada salahnya kita belajar bisnis sambil jalan.

Berani Dulu, Baru Terampil…

Apr.11, 2009 in Jadi Entrepreneur

Saat saya berbicara pada kuliah kewirausahaan di Fakultas Ekonomi sebuah universitas swasta di Yogyakarta, saya sempat ditanya para mahasiswa: “Apakah seorang untuk menjadi pengusaha itu harus memiliki keterampilan dulu?”

Saya rasa, ini pertanyaan bagus. Pertanyaan yang sama pernah juga hinggap dibenak saya, yaitu saat saya baru memulai menjadi pengusaha. Saat pertanyaan ini saya balikkan pada mereka, ternyata sebagian besar mahasiswa mengatakan: “Perlu terampil dulu, baru berani memulai usaha.

Saya rasa jawaban mereka tidak bisa disalahkan. Meraka cenderung menggunakan otak rasional. Padahal menurut saya, untuk menjadi pengusaha, kita harus berani dulu memulai usaha, baru setelah itu memiliki keterampilan. Bukan sebaliknya, terampil dulu, baru berani memulai usaha.

Sebab, saya melihat di Indonesia, ini sebenarnya banyak sekali pengangguran yang tidak sedikit memiliki keterampilan tertentu. Namun, mereka tidak punya keberanian memulai usaha. Akibatnya, keterampilan yang dimiliki apakah itu diperolehnya saat sekolah atau bekerja sebelumnya, akhirnya banyak yang tidak dimanfaatkan. Itu kan sayang sekali.

Seperti yang saya alami sendiri, saat membuka restoran Padang Sari Raja. Saya katakana pada mereka, bahwa terus terang tidak bisa membuat masakan padang yang enak. Saya penikmat masakan padang. Tetapi saya tidak tahu bumbunya apa saja yang membuat masakan tersebut enak. Saya katakan pada mereka: “Saya bisanya hanya nggodog wedang atau merebus air. “Itu artinya apa? Saya bisa punya usaha restoran, karena saya punya keberanian”.

Begitu juga, saat saya dulu membuka usaha Bimbingan Belajar Primagama. Saya belum pernah mengajar atau menjadi tentor di tempat lain. Bahkan saya belum pernah menjadi karyawan di perusahaan orang lain. Namun, saya memberanikan diri untuk membuka usaha tersebut. Sebab, saya berpendapat, kalau kita tidak punya keterampilan, maka banyak orang lain yang terampil di bidangnya bisa menjadi mitra usaha kita.

Oleh karena itu bagi saya, yang terpenting adalah keberanian dulu membuka usaha. Apapun jenisnya, apapun namanya. Sebab, sesungguhnya, untuk menjadi pengusaha, keterampilan bukan segala-galanya. Tetapi keberanian memulai usaha itulah yang harus kita miliki terlebih dahulu.

Banyak contoh, orang yang sukses menjadi manajer, tapi ternyata belum tentu sukses sebagai entrepreneur. Sebaliknya, seseorang yang di awal memulai usaha tidak memiliki keterampilan majerial, tetapi ia memiliki keberanian memulai usaha, banyak yang ternyata berhasil. Orang jenis terakhir ini selain memiliki keberanian, juga mengembangkan jiwa entrepreneur. Oleh karena itulah saya kira, jiwa entrepreneur harus kita bangun atau kita bentuk sejak awal.

Peluang Bisnis Disekitar Kita

Apr.13, 2009 in Jadi Entrepreneur

Dalam buku ini, saya juga ingin mengungkapkan di mana sebernarnya kita bisa menangkap peluang bisnis di sekitar kita. Istilah popularnya Economic of Opportunity (EOO). Saya kira ini penting. Oleh karena peluang bisnis itu sebenarnya ada di sekitar kita. Referensinya juga bisa didapat dari lingkungan kita juga dari membaca, mendengar cerita orang lain, seminar, jalan-jalan, atau wisata. Ini dapat membangkitkan inspirasi dan ide-ide bisnis serta pengembangannya. Namun untuk menangkap peluang di butuhkan keberanian, kejelian, dan kreativitas bisnis.

Sebenarnya di sekitar kita ini banyak sekali macam bisnis yang bisa diraih. Hanya saja, kita harus betul-betul memahami kebutuhan masyarakat konsumen. Sebagai contoh, di beberapa kota di Amerika Serikat, sudah banyak bisnis yang dikembangkan dari ide-ide sederhana seperti bisnis membangunkan orang tidur (morning call). Aneh, tapi itu nyata. Tentu pengguna jasa ini harus menjadi member terlebih dahulu dengan membayar annual fee dalam jumlah tertentu. Ada juga bisnis yang ada di sini masih langka dan belum memasyarakat yakni menyewakan pakaian & perlengkapan bayi.

Barang kali sekarang ini belum banyak yang kita temukan. Namun, saya yakin jika kreatif akan mampu melihat peluang bisnis sebanyak-banyaknya dan mampu menangkap satu atau dua diantaranya. Pendek kata, peluang bisnis tidak akan pernah ada habisnya, selama minat manusia masih menjalankan hajat hidupnya di dunia ini.

Dimana saja sebenarnya peluang bisnis ada di sekitar kita? Misalnya, saat Idul Fitri yang membawakan tradisi kirim mengirim parcel & buah tangan lainnya, walau itu sifatnya musiman, namun saya melihat itu adalah peluang bisnis. Awalnya musiman, tetapi bila dikembangkan dan ditekuni dapat dijadikan bisnis permanen bersama berkembangnya kehidupan masyarakat.

Keterampilan tertentu juga bisa dijadikan peluang bisnis. Terampil di bidang elektronika misalnya, bisa membuka bisnis reparasi dan maintenance alat-alat elektronik. Ahli di bidang komputer bisa membuka bisnis software dan hardware. Terampil di mesin, bisa memulai bisnis dari servis motor atau mobil. Atau barang kali, punya kreativitas yang berciri khas dan unik, kita bisa merintis kreatif, seperti kaos Dagadu itu.

Bahwa produk ini akhirnya jadi souvernir khas Yogya, itu sebagai bukti bahwa kreativitas bisa jadi peluang bisnis yang menarik untuk digeluti. Maka, tidak ada salahnya, jika kita juga mencoba mengembangkan kreativitas yang tidak lazim dan unik, agar bisa dijadikan peluang bisnis.

Tingkat pendidikan kita juga bisa menjadi peluang bisnis dengan pengembangan profesi. Misalnya sarjana matematika. Sarjana Sastra Inggris memulai usaha dengan membuka kursus bahasa inggris. Peluang bisnis ini juga ada di lingkungan keluarga. Bisa dimulai dengan berbisnis makanan atau catering dan keluarga bisa diajak serta, dan bisnis ini bisa dikelola dari rumah.

Peluang itu juga terdapat di lingkungan pekerja, organisasi, dan tetangga. Tentu saja, di lingkungan itu kita banyak teman. Maka, jika punya produk tertentu, kita bisa jual produk tersebut kepada mereka. Bahkan relasi kita pun bisa jadi peluang bisnis. Misalnya, bisa pinjam uang pada relasi untuk modal usaha. Produk yang dihasilkan, selain bisa di jual pada orang lain, juga pada relasi kita itu. Dengan begitu, kita tak hanya jeli mencari peluang bisnis, tapi juga mampu menciptakan pasar.

Begitu pula, jika punya hobi. Misalnya melukis, bia jadi pelukis dan lukisan itu bisa kita jual di galeri. Bagi yang hobi senam aerobic atau body language, bisa berwirausaha buka studio senam. Bahkan, peluang bisnis itu juga bisa diraih saat kita melakukan perjalanan ke luar kota. Ide bisnis bisa muncul setelah kita melihat bisnis di kota lain, dan itu bisa dijalankan tidak sia-sia, ada baiknya pastikan dulu pasarnya.

Tapi, tentu, peluang bisnis itu hanya bisa diraih, jika kita jeli dan gigih. Ingat pepatah yang mengatakan: “Tidak ada usaha, tidak ada hasil”. Oleh Karena itu, sebaiknya jangan ragu di dalam setiap meraih peluang bisnis yang ada di sekitar kita. Soal besar kecilnya peluang jangan jadi masalah. Tangkap dulu peluang yang ada. Dan, jangan khawatir peluang bisnis yang berikutnya pasti akan mengikuti. Bisnis itu selalu mengalir, seperti bola salju, dimulai dari yang kecil lalu menggumpal menjadi besar.

Sukses Itu Guru Yang Buruk

Sep.06, 2009 in Jadi Entrepreneur

Robert T. Kiyosaki dalam bukunya “Cash Flow Quadrant” berpendapat, bahwa sebenarnya sukses itu guru yang buruk. Tapi itu berlaku untuk diri kita sendiri. Artinya, sebagai Entrepreneur, kita memang sebaiknya tidak berguru pada kesuksesan kita sendiri. Sebab, hal itu akan membuat kita menjadi kurang bersemangat, menjadi tidak kreatif, menjadikan kita lengah atau sombong, menjadikan kita lupa diri, bahkan tak menutup kemungkinan kesuksesan yang kita raih akan menjadi bumerang bagi diri kita sendiri. Sukses itu, menurut saya, bukan berarti “waktunya untuk menikmati”.

Memang, kesuksesan kita itu bisa menjerumuskan kita. Apalagi, kalau kita terlalu membanggakan kesuksesan itu, akan membuat kita lupa diri. Oleh karena itu, agar kesuksesan itu tidak menjadi boomerang bagi kita sendiri, maka kita memang harus pandai-pandai mengelola kesuksesan itu. Namun, tentu saja, orang lain bisa saja belajar dari kesuksesan kita.

Itu boleh. Bahkan, itu bisa menjadikan kesuksesan bisnis seseorang. Sebab, pada dasarnya belajar dari kesuksesan orang lain itu sah-sah saja. Pendeknya, kalau seseorang belajar kesuksesan orang lain, itu memang bisa menjadi guru yang baik. Meski kita sebetulnya juga bisa belajar banyak pada orang yang gagal. Dalam konteks inilah, menurut saya, agar bisnis kita tetap langgeng bahkan bisa berkembang lebih baik di masa mendatang, ada kalanya kita harus menyadari hal ini. Atau lebih tepatnya, sebagai entrepreneur seharusnya lebih menilai, bahwa kegagalan itu sebetulnya sebagai pelajaran yang terbaik. Oleh karena itulah, saya kira kita sebaiknya janganlah terlalu takut dengan kegagalan. Kita belajar paling banyak tentang diri kita ketika gagal, jangan takut gagal. Sebab kegagalan itu sebenarnya adalah proses kita untuk menjadi sukses Saya yakin, yang namanya entrepreneur itu sebetulnya tidak bisa sukses tanpa mengalami kegagalan.

Untuk itu, pada saat kita ingin memulai bisnis atau di saat bisnis kita mulai berkembang, tapi kemudian tiba-tiba bangkrut atau mengalami kegagalan, saya kira hal itu janganlah membuat kita patah semangat. Justru, saat itulah jiwa entrepreneur kita harus bangkit kembali. Sebab, menurut pengalaman saya dan rekan pengusaha lainnya, merek baru sukses, setelah mereka pernah mengalami kegagalan paling tidak sampai tujuh kali. Kalau kita baru gagal dua atau tiga kali, saya kira itu wajar-wajar saja bagi seorang Entrepreneur.

Mestinya, entrepreneur tidak akan pernah mendapatakan pelajaran tanpa melakukan langkah-langkah yang berarti. Baik itu langkah yang gagal maupun itu yang sukses. Langkah-langkahnya dimulai dari langkah kecil sampai langkah besar. Dengan perkataan lain, saya mengatakan sebuah perjalanan 1.000 km itu sebenarnya dimulai dari langkah kecil. Kalau kita tidak berani memulai atau mengambangkan bisnis, atau kapan bisnis kita berkembang. Saya menemukan kata-kata menarik buat kita renungkan bersama yaitu, “Memulai itu melangkah tidak memulai”. Artinya, orang yang berani memulai atau mengembangkan bisnis, itu lebih baik daripada orang yang sama sekali tidak berani memulai atau mengembangkan bisnis.

Gagal Itu Harus…

Posted by Broer in Motivasi on September 24th, 2009 | 6 responses

Salah satu alasan yang paling sering dikemukakan oleh orang untuk tidak memulai bisnis sendiri adalah takut-takut gagal. Ini saya kira paradigma yang kurang tepat, karena kegagalan adalah sesuatu untuk dipeluk dan dirayakan. Kegagalan adalah salah satu komponen jungkir balik paling penting dalam memulai bisnis sendiri dan menjadi kaya: Gagal dulu, jadi gagal itu harus….

Ada banyak sekali pembenaran untuk sudut pandang yang mengejutkan ini. Jude Wanniski, seorang ekonom politsi, menulis, “Semua keberhasilan adalah buah kegagalan. Perlu berkali-kali usaha untuk berhasil  sebelum keberhasilan di raih. Bayangkan saja, berapa kali seorang anak gagal berusaha makan dengan sendok sebelum berhasil, apalagi dengan pisau dan garpu. Sukses, yang pasti, lebih baik dibanding gagal, tapi sukses pun tak akan mungkin ada tanpa gagal.”

Majalah Business Week mengangkat tema ini daam satu artikelnya belum lama ini, “Bagamana Kegagalan Melahirkan Keberhasilan”. “Setiap orang takut gagal,” tulis majalah tersebut. “Akan tetapi, terobosan juga lahir dari kegagalan. Perusahaan-perusahaan terbaik merangkul kegagalan dan belajar dari sana”. Memang semua perusahaan terkemuka pasti pernah gagal, tapi contoh terbaik merayakan kegagalan datang dari pesta yang digelar oleh Intuit, Inc. “Intuit baru saja serayakan sebuah kampanye pemasaran berani, yang gagal,” tulis BusinessWeek. “Perusahaan ini belum pernah menyasar wajib pajak, dan di tahun 2005 berusaha merangkul mereka lewat sebuah usaha yang gagal untuk menggabungkan kampanye menjadi wajib pajak dengan gaya hip-hop. Lewat situs Web bernama http://www.RockYourRefund.com, Intuit menawarkan diskon kepada kalangan muda untuk menelusuri situs Expedia Inc. Dan pengecer Best Buy serta fasilitas mentransfer pengembalian pajak langsung ke kartu Visa prabayar yang diterbitkan oleh raja hip-hop Russell Simons. “Proyek tersebut gagal total. Apa yang dilakukan ketua Intuit terhadap tim yang gagal tersebut? Menurut artikel tadi, “Didepan sekitar 200 orang pemasar Intuit, tim tersebut menerima penghargaan dari ketua Intuit Scott Cook. ”Sang ketua menyadari bahwa untuk sukses, Anda harus gagal sesekali, dan pertanyaan yang harus diajukan, adalah, apa yang dapat saya lanjutkan agar lebih baik?

Ingat!
Hanya kegagalan yang menjadi keberhasilan. Kegagalan bukan suatu pilihan-melainkan bagian dari proses anda berhasil.

Berani gagal bukan hanya ditunjukan oleh perusahaan-perusahaan terbesar di Amerika. Kegagalan juga bagian tak terpisahkan dari kesusesan berwirausaha. Debbi Fields, pendiri Mrs. Fields Cookies, mengatakan, “Yang penting adalah tidak takut mengambil resiko. Ingat, kegagalan terbesar adalah tidak mencoba.”

Akan tetapi, masih ada elemen kegagalan yang lebih penting dibanding kegagalan itu sendiri, yakni, mundur dan tak pernah mencoba lagi…. Jadi, anda gagal pada usaha terakhir untuk lolos sebuah tes, mengurangi berat badan, mendapat pasangan kencan, melalui sebuah usaha-lalu apa? Fatal jika anda tidak mau lagi berusaha.

“Kegagalan tidak dihitung,” kata motifator Frank Burford. “Jika menerimanya, anda akan berhasil. Yang menyebabkan sebagian besar orang gagal adalah setelah sebuah kegagalan, mereka berhenti berusaha”. Jadi, jika anda pernah memulai sebuah usaha dan gagal, bagus! Anda mendapatkan pelajaran berharga dan sekarang menjadi salah seorang anggota sebuah klub bergengsi, bersama semua orang sukses lainnya…

10 Steps To Entrepreneurship

Posted by Broer in Inspirasi Bisnis on April 20th, 2009 | 4 responses

STEP 1, START WITH A DREAM
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan keyakinan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started. Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan kerterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ ataupun ‘tidak mungkin’.

STEP 2, LOVE The Products or Services
Cintailah produk anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan kepada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Setiap awal usaha selalu akan ada banyak halangan ataupun kesulitan yang bertubi tubi, kecintaan akan produk kita yang akan membuat kita bekerja keras dengan senang hati.

Enthusiastism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan kita akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

STEP 3, Learn The BASICS of BUSINESS.
Pelajarilah fundamental business. : BEYOND THE *buy low, sell high, pay late, collect early. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama 1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar-dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik.Carilah -guru- yang baik.

STEP 4, Willing to Take CALCULATED RISKS.
Ambilah resiko. The gain that you will be able to achieve is directly proportional to the risk taken:

Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia wirausaha, karena hasil yang mungkin dicapai akan proporsional terhadap resiko yang diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan entreprenneur dengan manager. Entrepreneur lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan untuk mengatur perusahaan yang telah maju.

STEP 5, Seek Advice, But Follow Your Belief.
Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata hati kita. Consult Consultants, ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan “indera ke enam” nya.

STEP 6, Salesmanship and Customer Understanding.
Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci-sukses. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangakan usaha pada fase itu.

STEP 7, Work HARD, 7 Days a Week, 18 Hours a Day.
Kerja keras. Ethos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan businessnya. Me-lamun-kan dan memimpikan kerjanya.

STEP 8, Make Friends As Much As Possible.
Bertemanlah sebanyak-banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit lebih mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

STEP 9, Deal With FAILURES.
Hadapi kegagalan Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidaklah mematikan. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bilamana sampai itu terjadi, bersiaplah dan hadapilah!

STEP 10, Just Do It, NOW!
Lakukanlah sekarang juga. Bila Anda telah siap, lakukanlah sekarang juga. Manager selalu melakukan:
READY-AIM-SHOOT, tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM!. Putuskan dan kerjakan sekarang, kerena besok bukanlah milik kita.

Modal 50jt Untung 500jt !!!

Posted by Broer in Featured Articles, Property on April 22nd, 2009 | 34 responses

Nggak mungkin!! Itu komentar banyak orang, mungkin termasuk Anda. Betulkah tidak mungkin? Bagi mereka yang belum pernah masuk ke bisnis Properti pasti menjawab tidak mungkin, namun bagi yang sudah menjalankan bisnis ini…hmm hal itu biasa saja, bahkan sangat biasa.

Inilah dahsyatnya bisnis Properti, tidaklah heran apabila bisnis ini menjadi tumpuan hampir semua konglomerat. Coba silahkan teliti, konglomerat mana yanf tidak ikut bermain di bisnis ini? Hampir tidak ada…

Baiklah, kita bahas bagaimana kasus di atas bagaimana bisa terjadi. Sebutlah seseorang bernama Andy, ia rajin sekali mencari tanah yang mau di jual, entah di koran maupun yang di jalanan. Suau hari ia melihat iklan koran yang sudah sering muncul selama lebih dari 6 bulan, di jual tanah di daerah Cisaranten Bandung seluas 2000 m2 dan hendak dijual Rp 500.000/m2 jadi total 1 Milyar. Andy tahu harga itu sudah sejak lama, karena sebelumnya sempat tanya-tanya. Tapi sampai 6 bulan lebih ternyata tidak laku-laku, kalau bicara lokasi bagus dan cukup strategis, cuma menurut broker properti nya yang punya minta dibeli semua alias cash. Hari gini, nyari orang yang mau beli tanah dan punya uang 1 Milyar bukan perkara gampang… Ahirnya Andy coba hubungi kembali broker tersebut lalu…minta di ketemukan sama pemilik/penjual nya langsung dan kali ini ternyata bisa (sebelumnya susah, nggak di kasih ma brokernya…). Hebat si Andy ini, punya banyak uang? TIDAK… di tabungannya cuma punya Rp 50jt…

Yang punya tanah ternyata sorang pensiunan yang hobbynya mancing (di Rumahnya banyak sekali peralatan mancing)… Andy langsung pake jurus persamaan-nya Tung Desem… bicara banyak tentang mancing. Langsung suasana jadi akrab, giliran bicara soal tanah, Andy mengemukakan ketertarikannya… ia katakan sangat tertarik dengan tanah tersebut walaupun dana yang ia punyai tidak banyak. Tiba-tiba muncul anak kecil pulang sekolah…

“Ini cucunya om?”, kata Andy.
“Iya..”, jawab pemilik tanah.
“Wah, kebetulan om Andy bawa cokleat dik… suka coklat kan?”, lanjut Andy sambil memberikan sebatang coklat unik pada Anak itu, yang memang selalu ia siapkan kalau mau nego tanah.
“Waduh, dik Andy nggak usah ngerepotin, jangan dibiasakan”, pemilik tanah berusaha mencegah.
“Nggak apa-apa om, kebetulan saja saya bawa”, jawab Andy.

Apa yang terjadi, mereka ngobrol akrab sekali seolah-olah sudah berteman lama. Hari pertama tidak terjadi deal apa-apa, mau deal gimana yang banyak diceritain soal mancing koq… tapi suasana ke akraban sudah terjalin sangat cair…

Dua hari kemudian (dengan perjanjian) Andy datang lagi, kali ini bawa oleh-oleh roti JCO. Dipertemuan kali ini Andy mengajukan penawaran sebagai berikut:

Pertama,
Tanah tidak ia tawar, semua pajak dan semua biaya yang muncul termasuk (broker) menjadi tanggungan Andy.

Kedua,
Pembayaran dilakukan bertahap sebagai berikut:

  1. Bulan Ke-1 Rp 10jt, sebagai tanda jadi dan Sertifikat diserahkan kepada Notaris yang ditunjuk bersama untuk diperiksa/cek ke BPN. Kemudian dibuat pengikatan dan perjanjian didepan notaris. Tidak ada akte jual beli dulu, hanya pengikatan sementara.
  2. Bulan Ke-2 Rp 10jt, Pembayaran ke-2 ini bisa dilakukan setelah Notaris menyatakan bahwa Sertifikat telah di cek ke BPN dan tidak ada masalah. Dan Andy diizinkan untuk mengolah tanah tersebut mulai dari pembersihan, pematangan dan sebagainya yang diperlukan.
  3. Bulan ke-3 Rp 15jt
  4. Bulan ke-4 Rp 15jt
  5. Bulan ke-5 Rp 25jt
  6. Bulan ke-6 Rp 125jt
  7. Bulan ke-7 Rp 150jt
  8. Bulan ke-8 Rp 200jt
  9. Bulan ke-9 Rp 450jt

Ketiga
Dengan Syarat dan kondisi sebagai berikut:

  1. Sertifikat disimpan di Notaris yang ditunjuk, Penjual dan Pembeli tidak dapat mengambil kecuali dengan kondisi tertentu yang akan disebutkan dibawah.
  2. Untuk keamanan dan kenyamanan PENJUAL, Sertifikat TIDAK AKAN DIBALIK NAMA ke pembeli (Andy), jadi Sertifikat tetap atas nama penjual.
  3. Pembeli diijinkan untuk memecah Sertifikat menjadi 10 Sertifikat sesuai dengan Site Plan yang dibuat Pembeli, Sertifikat yang dipecah masih TETAP ATAS NAMA PENJUAL.
  4. Semua Sertifikat tetap disimpan di Notaris dan Pembeli maupun Penjual sama-tidak bisa mengambil KECUALI Pembeli sudah melakukan PEMBAYARAN. Pembeli hanya dapat mengambil Sertifikat SESUAI DENGAN JUMLAH PEMBAYARAN YANG TELAH MASUK KE PENJUAL.
    Jadi, ketika sertifikat di pecah menjadi 10 sertifikat (tanah tsb oleh Andy di kavling menjad 10 kavling @ 160m2, sisanya untuk jalan), maka sekarang setiap sertifikat berharga @ Rp 100jt. Maka, setiap setoran sudah berjumlah Rp 100jt dan kelipatannya, Andy boleh mengambil sertifikat.

Lihatlah cara Andy bernegosiasi, sistem pembayaran dari awal sekecil-kecilnya, kenapa? Untuk menghindari tanah bermasalah, makanya ada klausal setelah bayar 10-20jt pertama diijinkan untuk mengolah tanah (mebersihkan, meratakan dsb…). Jadi, begitu diijinkan Andy langsung membersihkan lahan, jadi selama seminggu lebih setiap hari di tanah tersebut selalu ada orang bekerja… ini memang sengaja dibuat Andy seperti itu, tujuannya… jika tanah tersebut bermasalah… maka pasti ada orang yang protes dan mempermasalahkan kegiatan tersebut… Jadi transaksi tanah tersebut bisa dihentikan segera… dengan cara ini Andy akan terhindar dari kerugian yang besar.

Trus untuk biaya pematangan tanah, pembuatan jalan akses dari mana? hehehe… Andy punya temen kontraktor… dia minta temennya itu yang beresin pematangan tanah dan pembuatan jalan. Karena temen, bayaranya bisa ditunda sampai 2-3 bulan.

Begitu Notaris menyatakan Sertifikat tidak ada masalah dari BPN (bulan ke-2), Andy langsung membuat Site Plan, Brosur dan memasang Iklan di koran. Di jual Kavling siap bangun luas 160m2 harga mulai Rp 150jt. Bulan ke-2 dan ke 3, Andy sudah bisa menjual 4 kavling!!! 2 buah kavling seharga @ Rp 150jt dan 2 buah lagi @ Rp 175jt. Jadi dibulan ke 4 sudah mengalir cash flow sekitar Rp 500jt, karena setiap penjualan maksimum cuma 90% nya yang 10% lagi nunggu sampai Sertifikat selesai dibaliknama atas nama PEMBELI BARU. Jadi, ketika ada pembeli kavling, pembeli kavling tersebut menandatangani AJB dengan PENJUAL LAMA !! (Ingat Sertifikat kan tidak pernah dibalik nama ke Andy). Disinilah keuntungannya Andy, tidak usah baliknama dua kali yang juga berarti HEMAT PAJAK!!!

Dibulan ke 4 ini, Andy sudah bisa bayar kontraktor, bayar tanah lebih besar plus keuntungan. Masuk bulan ke 7 sudah 8 kavling laku dan pada penjual tanah sudah lunas. Bulan ke-8 semua Kavling sudah habis terjual. Dihitung-hitung keuntungan bersih Andy sekitar 500jt !!! selama sembilan bulan.

Tidak banyak orang yang punya uang 1 Milyar pengen beli tanah, tapi banyak sekali orang butuh tanah untuk tempat tinggal dan sanggup bayar sampai 100-200 juta.

Coba, bisnis apa yang dengan cuma modal Rp 50jt punya dagangan (stok) sampai Rp 1.5 Milyar lebih? Ya cuma bisnis Properti…

Beli Properti, Jangan Sesuai Kemampuan

Posted by Broer in Property on April 7th, 2009 | 16 responses

Begitu kata salah satu Mentor saya… kenapa? Karena properti harganya naik terus dan beli properti ada pihak ke-tiga yang dengan rela mau bantu kita membiayai pembelian properti.

Jika Anda memiliki uang 100jt jangan membeli properti yang harganya 100jt. Jadikan saja 100jt itu uang muka, belilah properti yang harganya 300 atau bahkan 1 milyar. Dari mana sisanya, ya dari temen Anda yang banyak uangnya yakni Bank. Coba bayangkan, lima tahun yang akan datang, properti yang Anda beli 100jt nilainya akan menjadi 200 bahkan 300 juta. Sedangkan kalau kita belinya properti seharga 500jt (400jt sisnya uang bank), maka nilai properti tersebut sangat mungkin menjadi 1 Milyar atau bahkan lebih! Memang Anda harus mencicil dan membayar bunga bank…. tapi bunga bank akan kalah oleh pertumbuhan properti itu sendiri. Tidak percaya…??? coba lihat pengalaman saya…

Tahun 1998, saya membeli rumah seharga 95jt. Rumah tersebut saya cicil selama 10 tahun. Total cicilan + bunga selama 10 tahun adalah sekitar 180jt. Tahun 2008 yang lalu, nilai rumah saya sudah mencapai 550jt (hasil apraisal dari Bank). Bisa Anda lihat, kenaikan harga rumah jauh melampaui bunga bank yang saya bayarkan. Jadi, saya sering menyarankan pada teman-teman di Entrepreneur University untuk membeli properti tidak sesuai dengan kemampuan. Artinya, gunakan pihak ke-tiga untuk me-leverage kemampuan kita dalam membeli properti.

Saran lain, seandainya Anda sanggup mencicil rumah 1jt/bln… coba ambil rumah yang lebih mahal atau ambil kelebihan tanah sehingga cicilannya jatuh di angka 1.2 – 1.4jt/bln. Dari mana sisanya yang 200-400rb, cobalah untuk berjuang mencari sisanya dari penghasilan yang lain. Saya yakin bisa asal ada kemauan, dengan cara menekan pengeluaran dan menambah penghasilan. Mungkin di tahun-tahun awal memang akan terasa berat, tapi 2-3 tahun berikutnya beban tersebut tidak akan terasa lagi oleh Anda. Kalau kata temen saya Jaya Setiabudi, The Power of Kepepet…

Berani nggak?

Langkah Dasar Memulai Toko On line

Banyak orang yang ingin memulai toko online, apakah toko baju, keranjang hadiah atau mainan di Web. Dengan mengambil contoh toko pakaian, berikut beberapa langkah dasar untuk membuat etalase toko online Anda:

1. Tentukan bisnis Anda.
Langkah paling awal adalah selalu tahu apa yang ingin Anda lakukan. Termasuk mengetahui jenis bisnis baju apa dan market yang Anda tuju (anak-anak, bayi, wanita atau pria). Pertimbangkan ceruk pasar yang ada – beberapa contoh toko baju online juga menyediakan baju wanita dengan ukuran besar, atau baju seragam atau baju kerja untuk ibu hamil. Lihat pesaing Anda (dan ada banyak lagi) dan pikirkan:
Apa yang membuat konsumen memilih toko Anda dibandingkan retailer baju seperti Gap.com atau toko besar seperti Amazon.com?

2. Melakukan riset pasar.
Memahami target konsumen Anda serta tahu pesaing Anda – siapa mereka, apa yang mereka lakukan dan bagaimana mereka menampilkan tokonya, bagaimana mereka memasarkan, apakah target pasar Anda membeli online dan dari mana. Berlangganan untuk publikasi seperti Internet Retailer untuk membantu Anda banyak belajar cara terbaik berjualan online dan apa yang dilakukan pada bisnis besar.

3. Memimpikan website Anda.
Tentukan fitur yang diinginkan pada website Anda. Keindahan Web akan mempermudah Anda untuk melakukan riset persaingan. Kunjungi situs pesaing utama Anda, termasuk situs bisnis besar. Mengapa menurut Anda website mereka bisa berjalan? Fitur apa saja yang mereka miliki yang menurut Anda juga perlu dimiliki? Berpikir layaknya pelanggan potensial dan lihat fitur mana yang membuat pengalaman berbelanja Anda menyenangkan? Ingatlah, bahkan detil terkecilpun bisa memberikan perbedaan dalam hal harga dan penjualan — misal mulai dari warna, Tambahkan hingga tombol Keranjang sampai pada promosi dan elemen di homepage. Tentu saja, bisnis besar seperti Amazon.com memiliki kantong yang secara signifikan lebih dalam daripada yang Anda miliki, tapi pertimbangkan level personalisasi dan kustomisasi yang dibuat situs ini.

Membagi daftar fitur yang benar-benar harus Anda miliki (misal Foto, salinan, dan sebagainya) sampai pada fitur yang baik-untuk dimiliki- tapi- belum-ada-dana-untuk itu-saat ini. Saat Anda menentukan fitur yang harus dimiliki, mulai belanja untuk penyedia e-commerce yang paling banyak penawaran, jika tidak, apa yang Anda butuhkan.

4. Menulis business plan.
Business plan penting untuk membantu Anda memikirkan bisnis Anda – siapa target pasar Anda, apa yang ingin Anda capai dengan situs Anda, bagaimana Anda memasarkan produk, teknologi apa yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan Anda, dimana Anda akan mendapatkan sumber produk Anda atau bagaimana Anda akan membuat item tersebut, dan seberapa besar sumber yang perlu Anda miliki. Anda tidak harus menulis tesis atau business plan yang formal – kecuali Anda mencari pinjaman finansial atau investor.

5. Mengelola modal awal Anda.
Jika menurut Anda ide Anda bisa dilakukan, maka ini adalah saat memulainya. Jika Anda butuh mengajukan pinjaman, siapkan business plan. Jika Anda punya tabungan atau meminjam keluarga atau teman, business plan ini opsional tapi bisa membantu Anda menelaah bisnis.

6. Menentukan platform e-commerce apa yang akan digunakan dalam penjualan online.
Anda memiliki beberapa opsi dalam membangun toko online. Anda bisa membangun sistem Anda sendiri, memilih dan menambahkan elemen diri Anda sendiri. Atau Anda juga bisa membeli paket solusi dimana provider telah memilihkan elemen-elemen yang Anda butuhkan. Pastikan untuk menimbang pro dan kontra termasuk skalabilitas dan ruang untuk pertumbuhan:

  • Menciptakan website e-commerce Anda.
  • Menjual di pasar online seperti eBay atau Etsy dan membuat etalase toko dari pasar ini.
  • Menggunakan provider e-commerce seperti Yahoo Stores.

Dengan website e-commerce Anda dan menggunakan fungsi e-commerce yang dikembangkan sendiri, Anda mendapatkan fitur yang benar-benar Anda butuhkan. Plus, Anda harus mengendalikan seberapa sering dan kapan Anda harus mengupgrade sistem Anda. Sisi buruknya adalah, biaya yang mahal, terlebih juka Anda terus melakukan penambahan.

7. Mulai proses legal dan peraturan. Daftarkan bisnis Anda dan nama yang digunakan (menjalankan bisnis sebagai), mendapatkan ijin menjual dari wilayah Anda, mengumpulkan jadwal pelaporan untuk pajak, tentukan struktur legal bisnis Anda (misal: Agen tunggal, LLC, S. Corp, C. Corp, dan sebagainya)

Perhatikan bahwa beberapa pameran perdagangan akan memberikan Anda ijin jika Anda bisa membuktikan bahwa Anda bagian dari industri – yang artinya Anda memiliki ijin usaha yang ditunjukkan pada mereka.

8. Mengatur supplier – dimana Anda akan mendapatkan barang. Mungkin Anda tidak bisa menyusun akun pada tahap ini tanpa ijin penjual, tapi setidaknya tahu siapa mereka. Menghadiri pameran busana sehingga Anda bisa bertemu penghasil dan pemain industri lainnya secara personal. Gunakan pasar B2B seperti Alibaba.com jika Anda mempertimbangkan mencari produsen atau suplier internasional.

9. Mulai mengerjakan website. Mendapatkan semua elemen yang Anda butuhkan untuk menjalankan toko online Anda berdasarkan platform sebelum Anda memutuskan menggunakannya untuk e-commerce Anda. Yang paling mendasar, Anda harus bisa menunjukkan produk/jasa Anda (katalog), mengambil pesanan (keranjang belanja), dan pembayaran (sistem pembayaran).

10. Menentukan bagaimana menerima pembayaran. Mendaftar akun merchant atau menentukan opsi pembayaran atau kombinasi pembayaran yang ditawarkan pada pelanggan Anda. Berikut sejumlah opsi untuk membantu Anda dalam menerima pembayaran e-commerce Anda:

  • Prosesor kartu kredit (American Express, Visa, Mastercard, Discover, dsb) seperti Cardservice International atau Merchants Account Express atau Worldpay di Europe.
  • Paypal.
  • Google Checkout.

11. Mendesain website Anda. Mengumpulkan situs website. Putuskan penampilan dan apa yang Anda inginkan, serta pertimbangan estetika:

  • Menggunakan jasa web designer/programmer untuk membuat situs Anda, jika diperlukan
  • Menggunakan fotografer untuk mengambil gambar produk Anda, jika dibutuhkan
  • Menyewa copywriter untuk menuliskan copy sales dan website termasuk deskripsi barang Anda, jika dibutuhkan.

12. Menentukan mekanisme pengiriman dan pemenuhan. Saat Anda menjual produk secara online, pengiriman dan pemenuhan adalah elemen kunci yang harus Anda rencanakan dari awal. Beberapa pertimbangan yang harus Anda pikirkan adalah:

  • Apakah memenuhinya dari tempat Anda atau menggunakan pihak ketiga?
  • Apa target pemenuhan Anda dan biaya kirim per order?
  • Apakah Anda akan menggunakan software pemesanan dan pemenuhan yang terintegrasi?
  • Apakah Anda membutuhkan gudang?
  • Strategi pengiriman apa yang Anda gunakan? Misalnya, termasuk ongkos kirim untuk jumlah pemesanan tertentu, bebas biaya pengiriman barang kecuali barang dengan harga yang tinggi, dikenakan ongkos kirim tapi dengan harga yang lebih rendah, biaya pengiriman yang flat seperti overstock.
  • Apakah Anda memungkinkan pengaturan drop shipping dengan manufaktur?
  • Perusahaan pengiriman apa yang Anda gunakan?

13. Mempelajari hukum dan peraturan yang terkait dengan e-commerce. Ada sejumlah peraturan penting yang perlu Anda ketahui dan ikuti, seperti:

14. Merencanakan strategi pemasaran Anda

  • Pastikan Anda melakukan analisa web di situs Anda, menentukan tujuan dan matrik yang jelas untuk memahami ROI Anda dengan baik.
  • Bagaimana memasarkan melalui search engine dan apakah Anda membutuhkan seseorang untuk mengoptimalkan website Anda dan melakukan iklan pay per click
  • Tentukan apakah Anda harus merekrut PR untuk membantu Anda meningkatkan publisitas Anda.
  • Pertimbangkan apakah Anda akan menggunakan kupon untuk menarik pelanggan pertama kali dan agar mereka kembali lagi ?
  • Pikirkan bagaimana Anda bisa menggunakan email untuk mempromosikan toko Anda dan menarik pelanggan agar kembali berbelanja ke toko Anda.
  • Tentukan bagaimana Anda bisa menggunakan video pada situs Anda, apakah untuk mengedukasi kustomer mengenai produk Anda atau menunjukkan bagaimana menggunakan produk Anda.
  • Mempelajari media dan marketing sosial dan bagaimana menggunakan Twitter, Facebook, Stumbleupon, dan sebagainya yang bisa membantu bisnis Anda.

15. Melindungi bisnis Anda. Mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi toko online Anda, terlebih dari:

  • Hacker yang bisa membobol sistem keamanan toko online Anda dan mengurangi kepercayaan pelanggan Anda.
  • Waspada dengan order yang curang dan pastikan Anda menggunakan pencegahan seperti verifikasi CVV, alamat, dan bahkan blokir order dari negara tertentu.

Oleh: Isabel Isidro

(Cat: Diterbitkan 20 Maret 2007, dan diupdate 12 November 2009)

Sumber: http://www.powerhomebiz.com

Artikel: pengusahamuslim.com

Modal Awal Entrepreneur Itu Cuma Berani Dan Mimpi

Apr.07, 2009 in Modal Awal

Salah satu pandangan keliru pada sebagian orang yang ingin memulai usaha tapi tak juga berani melakukan apapun untuk mewujudkannya, adalah karena mereka yakin kalau memulai usaha itu harus punya uang tunai sebagai modal awal usaha terlebih dulu. Itu keliru besar!

Sebenarnya yang paling dibutuhkan untuk memulai usaha bukan modal uang, tetapi keberanian untuk terus mencoba, memulai usaha dengan langkah nyata. Kalo perlu dengan modal mimpi. Oleh karena itu, seorang entrepreneur jangan takut bermimpi, karena mimpi kita adalah tidak lain dari bagian visi kita yang akan menjadikan cetak biru (blue print) kenyataan. Oleh karena itu, rezeki yang kita inginkan bisa mengikuti mimpi kita, bahkan dalam banyak realitas, rezeki itu berbanding lurus dengan mimpi kita.

Jadi, bila kita sudah berani untuk memulai langkah, cobalah mewujudkan ide bisnis. Entrepreneur harus pantang berhenti. Yang harus dilakukan hanyalah mencoba dan terus mencoba. Untuk itu, logis kalau kita harus berani menghadapi kegagalan berulang-ulang dan anggaplah hal itu sebagai proses belajar menuju kesuksesan. Dengan demikian yang namanya kegagalan tak pernah kita kenal dalam kehidupan kita. Oleh karena di dalam diri seorang entrepreneur tidak mengenal kamus gagal, yang ada hanyalah berhenti mencoba. Untuk meraih sukses seorang entrepreneur itu tak kenal istilah berhenti mencoba! Jadi, gagal itu biasa, terus mencoba dan berani gagal lagi itu baru luar biasa! Jangan patahkan semangat dengan mengukur kegagalan kita tapi lihatlah berapa kali kita berani bangkit dan mencoba lagi!

MENGAPA TIDAK MEMULAI BISNIS DARI RUMAH

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Sekarang ini sudah mulai marak bisnis rumahan, seiring berkembangnya teknologi internet. Sebenarnya, ada banyak keuntungan melakukan bisnis dari rumah. Pertama,  pekerjaan bisa Anda lakukan dari rumah.

Ini juga akan memotong biaya yang cukup signifikan, karena tidak memerlukan  uang untuk sewa kantor, tidak ada staf tambahan, tidak ada petugas kebersihan, dan tidak ada hukuman.

Berbisnis dari rumah, menjadikan kita bisa menentukan sendiri jam kerja kita. Kita tidak perlu mandi pagi, berbusana rapi, macet di jalan, dan sebagainya.

Tidak ada yang akan marah jika kita berlaku sesuka hati. Anda bisa fleksibel tanpa harus meminta persetujuan orang lain dalam menjalankan bisnis Anda.

Kita bisa melakukan apa saja untuk bisnis dari rumah yang kita jalankan, karena kita adalah bos untuk diri kita sendiri. Tidak ada paksaan, perintah, dari orang lain. Namun, jika Anda ingin sukses, maka Anda harus senantiasa dalam kondisi termotivasi, disiplin, pandai dalam manajemen waktu dan penjadwalan.

Untuk mengatasi masalah motivasi berbisnis dari rumah, berikut beberapa saran yang bisa Anda jalankan :

1. Simpan gambar besar di ruang depan. Ini adalah motivator Anda untuk terus maju mewujudkan impian Anda yang berwujud gambar besar yang Anda pasang. Jika Anda ingin pergi haji, pasanglah gambar ka’bah di ruang tamu Anda. Lalu, paculah diri Anda untuk meraih gambar besar itu dalam kerja Anda.

2. Perkuat visi Anda. Visi Anda adalah apa yang memotivasi Anda untuk meraih gambar besar. Selalu perbaiki visi hidup Anda. Seperti apa hidup yang Anda inginkan. Inilah yang akan membuat Anda tetap focus menjalankan bisnis dari rumah.

3. Berpikir positif. Saat ini, cobalah untuk selalu berpikir keuntungan dari bisnis Anda. Daftar semua hal-hal yang positif tentang apa yang anda lakukan. Tetao jaga pikiran positif Anda sepanjang hari.

4. Mengontrol pikiran. Bila Anda mengizinkan pikiran Anda untuk fokus pada masalah dan terus berdiam diri, maka Anda kehilangan motivasi untuk berbisnis dari rumah. Pikiran Anda tetaplah berfokus pada produktivitas – pada jawaban, bukan masalah.

5. Menemukan kreativitas. Temukan sendiri rumus kreatif. Kreativitas terinspirasi dengan berbagai cara. Luangkan waktu untuk memikirkan hal-hal atau pada saat di mana Anda memiliki sifat kreatif. Anda bisa mengamati lingkungan Anda, dengan melibatkan orang atau diri sendiri. Cobalah untuk mendengarkan, terlibat aktif, berbicara, dsb. Jika Anda sudah menemukan rumus kreatif, maka Anda dapat menyerap ini kapanpun Anda membutuhkan inspirasi.

6. Menang adalah segalanya! Buatlah kemenangan kecil sepanjang jalan menuju sukses dalam berbisnis dari rumah. Tetapkan tujua yang lebih kecil, raih tujuan, beri penghargaan untuk diri sendiri, dan luangkan waktu untuk mengevalusi keberhasilan Anda, dan rayakan kemenangan Anda.

7. Tertawa. Belajar tertawa pada diri sendiri dan melihat masalah Anda sebagai hal remeh. Belajar tertawa hanya untuk kesenangan. Lebih penting adalah menemukan hal yang bisa membuat kita tertawa dan menginduksi diri kita dengan humor.

Kesimpulannya, motivasi terbaik berasal dari dalam diri. Bila Anda menggunakan strategi internal, maka Anda akan menemukan diri Anda dan berjuang lebih sedikit dengan berkurangnya motivasi. Okay, selamat menjalankan bisnis dari rumah, tetap termotivasi, dan raih sukses Anda.

Bisnis Online

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Bisnis online semakin hari semakin diminati banyak orang. Anda bisa menemukan banyak hal dari internet, seperti judi online, dibayar untuk membaca email, dibayar untuk melengkapi survey, program afiliasi pemasaran, peluang freelance, multi level marketing, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa menemukan ribuan website yang mempromosikan skema menjanjikan kekayaan besar. Sayangnya, sebagian besar yang disebutkan di atas adalah penipuan.

Dari sekian banyak orang yang mencoba berbisnis online, tentu tidak semua bisa sukses. Begitu banyaknya tawaran ini, tidak jarang yang kemudian latah dan mencoba berbagai bisnis yang ditawarkan di internet. Hasilnya, karena tidak fokus, maka kita tidak pernah menghasilkan apapun.

Jika Anda merasa melakukan kesalahan yang sama, kini saatnya untuk menyadari kekeliruan Anda, untuk meraih prestasi di masa depan. Mulailah dengan semangat baru, dan buanglah segala hal yang menyesatkan diri Anda. Cobalah untuk fokus dalam bisnis online, dan keluarlah dari kebisingan hidup yang hanya menyiakan waktu Anda.

Cobalah mencari model yang tepat, serius pada satu sistem dan berkonsentrasi dengan hal itu. Mulailah dengan melakukan perencanaan yang matang, dan mencari cara baru untuk menjalankannya.

Jika Anda masih saja bingung, mengapa tidak mencoba belajar pada ahlinya, seperti yang ditawarkan AsianBrain.com. Sebagai pusat pembelajaran internet marketing, AsianBrain.com benar-benar ingin membantu Anda sukses secara online.

Tentu saja Anda harus membayar untuk mendapatkan ilmunya. Namun, bukankah Anda akan mendapatkan hasil yang jauh lebih besar ketika Anda mampu menjalankan bisnis online ini dengan benar?

Ada beberapa prinsip untuk memandu Anda sebelum memutuskan berbisnis online :

  1. Bisnis yang Anda jalankan harus dapat membantu orang lain  berhasil. Semakin banyak orang yang bisa Anda ajak untuk berhasil,  maka Anda akan lebih berhasil.
  2. Harus yakin bahwa bisnis online akan sukses dengan mencoba dan kerja keras.
  3. Dapat dilakukan paruh waktu.
  4. Jika mengikuti sebuah sistem tertentu dari bisnis online, pastikan mereka harus sudah memiliki reputasi yang bagus.
  5. Harus menawarkan biaya terjangkau agar siapa saja berkesempatan untuk bergabung dan ikut meraih sukses
  6. Sisa pendapatan merupakan hal penting untuk membangun kembali arus pendapatan bisnis online. Kekayaan dibangun secara berulang dari pendapatan, bukan pada satu tembakan penjualan.
  7. Harus menawarkan beberapa cara untuk menghasilkan pendapatan, dan tidak percaya hanya pada satu pendekatan atau produk.
  8. Daya tahan dan jangka hidup yang dibangun hari ini akan sangat mempengaruhi sebuah model bisnis online di masa mendatang. Kita tidak dapat bergantung pada mode terbaru Internet atau satu strategi sebagai jalan utama membuat keuntungan.
  9. Harus ada sesuatu yang potensial dari pemilik usaha, tanpa memperhatikan keahlian teknis atau bisnis.
  10. Pelatihan adalah komponen penting dari program usaha. Pemilik  bisnis online harus mengetahui mereka mempunyai akses ke salah satu program pelatihan luar biasa, yang selalu tersedia support untuk membantu kapan saja kita butuhkan.
  11. Harus replicable – jika saya bisa melakukannya, siapapun bisa melakukannya.
  12. Peduli terhadap komunitas, mendorong keterlibatan, mendukung kesuksesan dan memberikan keteladanan kepada siapa saja yang tergabung didalamnya.

Inilah prinsip untuk memilih peluang bisnis online yang akan mengantarkan Anda menjadi pemenang. Sekarang saatnya bergerak maju dan mengambil tindakan!

Pelatihan Kerja

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Pelatihan kerja diselenggarakan dan diarahkan untuk membekali dan/atau meningkatkan dan/atau mengembangkan keterampilan atau keahlian kerja guna meningkatkan kemampuan, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja. Pelatihan ini diselenggarakan berdasarkan program pelatihan yang mengacu pada standar kualifikasi keterampilan atau keahlian, dan dilakukan secara berjenjang.

Setiap tenaga kerja berhak untuk memperoleh dan/atau meningkatkan dan/atau mengembangkan keterampilan dan/atau keahlian kerja sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya melalui pelatihan kerja. Perlu diketahui, setiap pekerja memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan tersebut sesuai dengan bidang tugasnya.

Adapun pengusaha bertanggung jawab atas pemberian kesempatan kepada pekerjanya untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan keterampilan dan/atau keahlian kerja melalui pelatihan tersebut. Pelatihan tersebut bisa diselenggarakan oleh lembaga pemerintah, swasta, dan perusahaan yang dilaksanakan di tempat kerja dan tempat penyelenggara.

Perlu diketahui, lembaga pelatihan kerja swasta wajib memperoleh izin Menteri. Untuk memperoleh izin, lembaga tersebut harus berbentuk badan hukum Indonesia dan mengikuti tata cara perizinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang ditetapkan oleh Menteri.

Penyelenggara wajib memenuhi persyaratan :

a. tersedianya tenaga kepelatihan;

b. tersedianya dana;

c. kurikulum;

d. akreditasi;

e. sarana dan prasarana

Pemerintah dapat menghentikan pelaksanaan penyelenggaraaan pelatihan tersebut, apabila :

a. tidak sesuai dengan arahan

b. tidak memenuhi persyaratan

Penghentian pelaksanaan penyelenggaraan, dapat mengakibatkan dicabutnya izin penyelenggaraan pelatihan kerja.

Tenaga kerja berhak memperoleh pengakuan kualifikasi keterampilan dan/atau keahlian kerja setelah mengikuti pelatihan kerja yang diselenggarakan Pemerintah, atau swasta, atau perusahaan. Pengakuan kualifikasi keterampilan atau keahlian kerja, dilakukan melalui sertifikat keterampilan atau keahlian kerja.

Sertifikasi keterampilan atau keahlian kerja dapat diikuti oleh tenaga kerja yang berpengalaman kerja. Untuk melaksanakannya, dibentuk lembaga sertifikasi berdasarkan profesi yang unsurnya terdiri dari Pemerintah, asosiasi profesi, asosiasi perusahaan, serikat pekerja, dan pakar di bidangnya.

Pelatihan kerja yang pesertanya terdapat tenaga kerja penyandang cacat dilaksanakan dengan memperhatikan jenis, derajat kecacatan, dan kemampuan tenaga kerja penyandang cacat yang bersangkutan.

Untuk mendukung peningkatan pelatihan tersebut dalam rangka pembangunan ketenagakerjaan, dikembangkan sistem pelatihan kerja nasional. Pemerintah melakukan pembinaan program dan informasi, baik yang diselenggarakan oleh Pemerintah, swasta, maupun perusahaan.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada pasar kerja dan dunia usaha, pelatihan kerja dapat diselenggarakan dengan sistem pemagangan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan keterampilan atau keahlian kerja tenaga kerja dengan bekerja secara langsung dalam proses produksi barang atau jasa di perusahaan.

Tenaga kerja yang telah mengikuti program pemagangan berhak atas pengakuan kualifikasi keterampilan atau keahlian kerja dari perusahaan atau Pemerintah. Pemagangan dapat dilaksanakan di perusahaan sendiri maupun bekerjasama dengan tempat penyelenggaraan pelatihan kerja atau perusahaan lain, baik di dalam maupun di luar wilayah Indonesia.

Langkah Praktis Berbisnis Internet

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Setiap hari semakin banyak orang yang ingin mempelajari bagaimana memulai bisnis internet. Ide untuk membuat hidup lebih mapan dan nyaman dari rumah menjadi sebuah konsep yang banyak diminati.

Masalahnya adalah banyak yang tidak mengetahui bagaimana untuk memulai. Disini perlu dipahami bahwa menyiapkan sebuah bisnis sendiri tidak harus rumit.

Untuk menjalankan bisnis internet, Anda harus memulainya dengan semangat yang sama ketika Anda menjalankan sebuah usaha offline. Keduanya memerlukan beberapa usaha, tetapi kemudahan internet adalah bisa menghasilkan uang lebih cepat dari bisnis offline.

Jadi, mengapa tidak bersegera untuk memulai bisnis internet? Pertama, Anda harus memutuskan apa yang akan Anda jual di internet. Ada banyak cara membuat uang dari bisnis online, tetapi ketika bergelut langsung dengan bisnis ini, Anda harus menjual sesuatu.

Tidak peduli apakah itu produk atau layanan, Anda harus memutuskan apakah Anda akan menawarkan kepada calon pelanggan secara online.

Banyak orang mulai mempromosikan produk orang lain dengan sistem komisi pada setiap penjualan, atau biasa dikenal sebagai program afiliasi. Anda dapat melakukan pencarian dengan google untuk mendapatkan program afiliasi untuk bisnis internet yang Anda jalankan, dengan banyak pilihan.

Setelah Anda memutuskan apa yang akan dijual secara online, selanjutnya Anda memerlukan sebuah website. Walaupun situs ini tidak selalu diperlukan untuk membuat uang dengan afiliasi pemasaran, namun membuat website akan sangat banyak mendatangkan manfaat untuk Anda dan bisnis internet dalam jangka panjang.

Pastikan nama domain untuk situs Anda terkait erat dengan apa yang Anda jual. Anda dapat menemukan banyak web designer dengan harga wajar, untuk mengatur sebuah situs sederhana yang akan memberikan gambaran keberadaan bisnis internet Anda.

Jika Anda ingin memiliki produk dari bisnis internet yang Anda jual dengan baik serta konten  yang bermutu, pada dasarnya Anda hanya memastikan bahwa Anda memiliki banyak informasi tentang produk dan layanan yang disediakan di situs Anda.

Terakhir, Anda perlu mengarahkan trafik ke situs bisnis internet Anda. Berikut adalah 2 dari cara yang paling umum cara untuk mengarahkan trafik ke situs Web :

1. Google AdWords

Ini adalah layanan dimana Anda dapat membuat sebuah iklan dan tawaran kata kunci tertentu yang terkait dengan produk Anda. Setiap kali iklan diklik oleh pengunjung, Anda dikenakan biaya. AdWords dapat membuat Anda memiliki banyak dengan uang cepat, tapi saya sangat menyarankan  untuk mendapatkan beberapa jenis pelatihan sebelum mencoba.

Sebab, jika Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan, Anda dapat kehilangan banyak uang dan pastinya Anda tidak ingin hal itu terjadi. Jika Anda serius untuk menjalankan bisnis internet, Anda bisa belajar melalui AsianBrain.com, untuk mendapatkan penjelasan dan langkah praktisnya.

2. Menulis Artikel

Ini adalah salah satu cara yang paling mudah dan efisien untuk mendatangkan trafik situs Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah menulis beberapa artikel yang terkait dengan apa yang Anda promosikan dan menyerahkannya ke beberapa artikel direktori.

Sekali lagi Anda dapat menemukannya dengan cepat melalui pencarian Google. Pada bagian bawah artikel, gunakan kolom promosi ini dengan baik, untuk memberitahukan pengunjung tentang situs dan jenis produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Benar bukan, ternyata cara memulai bisnis internet tidak harus rumit. So, mengapa tidak segera memulai?

Langkah Praktis Berbisnis Internet

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Setiap hari semakin banyak orang yang ingin mempelajari bagaimana memulai bisnis internet. Ide untuk membuat hidup lebih mapan dan nyaman dari rumah menjadi sebuah konsep yang banyak diminati.

Masalahnya adalah banyak yang tidak mengetahui bagaimana untuk memulai. Disini perlu dipahami bahwa menyiapkan sebuah bisnis sendiri tidak harus rumit.

Untuk menjalankan bisnis internet, Anda harus memulainya dengan semangat yang sama ketika Anda menjalankan sebuah usaha offline. Keduanya memerlukan beberapa usaha, tetapi kemudahan internet adalah bisa menghasilkan uang lebih cepat dari bisnis offline.

Jadi, mengapa tidak bersegera untuk memulai bisnis internet? Pertama, Anda harus memutuskan apa yang akan Anda jual di internet. Ada banyak cara membuat uang dari bisnis online, tetapi ketika bergelut langsung dengan bisnis ini, Anda harus menjual sesuatu.

Tidak peduli apakah itu produk atau layanan, Anda harus memutuskan apakah Anda akan menawarkan kepada calon pelanggan secara online.

Banyak orang mulai mempromosikan produk orang lain dengan sistem komisi pada setiap penjualan, atau biasa dikenal sebagai program afiliasi. Anda dapat melakukan pencarian dengan google untuk mendapatkan program afiliasi untuk bisnis internet yang Anda jalankan, dengan banyak pilihan.

Setelah Anda memutuskan apa yang akan dijual secara online, selanjutnya Anda memerlukan sebuah website. Walaupun situs ini tidak selalu diperlukan untuk membuat uang dengan afiliasi pemasaran, namun membuat website akan sangat banyak mendatangkan manfaat untuk Anda dan bisnis internet dalam jangka panjang.

Pastikan nama domain untuk situs Anda terkait erat dengan apa yang Anda jual. Anda dapat menemukan banyak web designer dengan harga wajar, untuk mengatur sebuah situs sederhana yang akan memberikan gambaran keberadaan bisnis internet Anda.

Jika Anda ingin memiliki produk dari bisnis internet yang Anda jual dengan baik serta konten  yang bermutu, pada dasarnya Anda hanya memastikan bahwa Anda memiliki banyak informasi tentang produk dan layanan yang disediakan di situs Anda.

Terakhir, Anda perlu mengarahkan trafik ke situs bisnis internet Anda. Berikut adalah 2 dari cara yang paling umum cara untuk mengarahkan trafik ke situs Web :

1. Google AdWords

Ini adalah layanan dimana Anda dapat membuat sebuah iklan dan tawaran kata kunci tertentu yang terkait dengan produk Anda. Setiap kali iklan diklik oleh pengunjung, Anda dikenakan biaya. AdWords dapat membuat Anda memiliki banyak dengan uang cepat, tapi saya sangat menyarankan  untuk mendapatkan beberapa jenis pelatihan sebelum mencoba.

Sebab, jika Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan, Anda dapat kehilangan banyak uang dan pastinya Anda tidak ingin hal itu terjadi. Jika Anda serius untuk menjalankan bisnis internet, Anda bisa belajar melalui AsianBrain.com, untuk mendapatkan penjelasan dan langkah praktisnya.

2. Menulis Artikel

Ini adalah salah satu cara yang paling mudah dan efisien untuk mendatangkan trafik situs Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah menulis beberapa artikel yang terkait dengan apa yang Anda promosikan dan menyerahkannya ke beberapa artikel direktori.

Sekali lagi Anda dapat menemukannya dengan cepat melalui pencarian Google. Pada bagian bawah artikel, gunakan kolom promosi ini dengan baik, untuk memberitahukan pengunjung tentang situs dan jenis produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Benar bukan, ternyata cara memulai bisnis internet tidak harus rumit. So, mengapa tidak segera memulai?

Pilihan itu Namanya Wiraswasta

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Apakah Anda baru saja memulai bisnis baru, sedang berencana mendirikan bisnis baru, atau hanya punya keinginan suatu hari Anda akan berbisnis? Sebagai seorang wiraswasta, tentunya banyak hal dalam benak Anda dan bahkan lebih banyak lagi yang membutuhkan perhatian Anda.

Sebab, akhir-akhir ini banyak pekerja yang di-PHK dan dirumahkan oleh perusahaan, dalam rangka pengurangan besarnya cost yang dipakai untuk membayar gaji para pekerjanya.

Hal ini menjadi salah satu pemicu terjadinya ledakan pengangguran, yakni pelonjakan angka pengangguran dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga orang-orang yang tetap bertahan dan berfikir kreatif, mereka akan memilih berwiraswasta.

Saya selalu menganjurkan kepada teman-teman untuk menjalankan bisnis sendiri, tapi bukan berarti saya mencap bahwa pilihan ini pasti lebih baik daripada bekerja. Semua punya kelebihan dan kekurangan, serta konsekuensi masing-masing.

Wiraswasta merupakan terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan dan mengurangi ketergantungan pada pemerintah. Kita harus menciptakan sendiri pekerjaan bagi diri kita sendiri, dan apabila memungkinkan, dapat memberi kesempatan kepada orang lain untuk turut bekerja.

Untuk orang-orang yang memilih bertahan dan menjadikan wiraswasta sebagai pilihan, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dijadikan pegangan:

1. Menghitung dan mengambil risiko

Mari kita pahami bahwa untuk memulai wiraswasta diperlukan kerja keras. Meski tidak ada jaminan bahwa bisnis Anda akan mendatangkan kesuksesan, seorang entrepreneur harus siap berkorban waktu dan tenaganya demi menjalankan pekerjaannya.

2. Bekerja pintar

Wiraswasta tidak selamanya menjadikan kita berhasil. Ada kalanya kita harus merasa kalah dan bersabar. Namun, jika kita memiliki beberapa cara untuk melakukan sesuatu yang lebih efektif, maka tidak ada salahnya kita menjalankan ide-ide tersebut.

3. Pikirkan dengan cepat

Dalam menjalankan wiraswasta, kita tidak bisa menunda keputusan besar. Kita harus berfikir lebih cepat daripada mereka yang masih menjadi karyawan. Karena jika kita menunda sebuah keputusan besar, akan ada orang lain yang berfikiran sama dan menjalankannya.

4. Melakukan sesuatu yang kreatif

wiraswastawan harus selalu berpikir tentang ide-ide bisnis baru yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha. Dia harus selalu berpikir tentang cara lain untuk meningkatkan kualitas usaha yang sedang ia kerjakan.

5. Menangani stres

Ini adalah kenyataan bahwa setiap bisnis baru dapat membuat kita stres, terutama orang yang bertanggung jawab atas keberhasilan usaha wiraswasta yang kita lakukan. Ada banyak cara untuk menangani situasi stres. Salah satunya dengan selalu berpikiran positif.

6. Mengelola atau mengarahkan orang lain

Seorang wiraswastawan harus memiliki kemampuan berhubungan baik dengan masyarakat. Tanpa hubungan baik, dia tidak akan berhasil dalam menjalankan usahanya.

Maka dari itu, bagi Anda yang memiliki kemampuan dan kemauan, apalagi yang memang sedang menganggur, sambil mencoba mencari kesempatan lain, kenapa tidak memulai berwiraswasta?

SUKSES DARI USAHA WARNET

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Usaha warnet sebetulnya tidak terlalu sulit untuk didirikan dan dikelola. Cukup membeli beberapa buah komputer kemudian menginstalnya dengan software, membuat jaringan agar komputer satu dengan yang lainnya terhubung, dan akhirnya menghubungkan koneksi internet ke jaringan tersebut, maka jadilah warnet.

Cara mengelolanya juga tidak diperlukan orang-orang yang mempunyai skill tinggi yang mahal. Semua orang bisa melakukannya asalkan dia mengerti komputer.

Selain dari kemudahan-kemudahan tadi, trend teknologi yang semakin berkembang juga mempunyai andil besar dalam pembentukan pasar dari usaha warnet. Komunikasi dan informasi tiada batas itulah yang ditawarkan internet.

Dua hal yang dibutuhkan suatu peradaban untuk maju, jika tidak mau tertinggal dari peradaban lain. Inilah yang menyebabkan semakin banyak masyarakat yang menjadi pengguna internet. Artinya, semakin banyak pula yang membutuhkan warnet.

Semakin banyaknya usaha warnet membuat persaingan semakin ketat. Untuk itu, para pengusaha warnet dituntut lebih kreatif dan memberikan pelayanan yang lebih agar pelanggan tetap merasa puas. Dengan begitu tidak perlu untuk menurunkan harga, namun dituntut untuk menambah nilai tersendiri.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha warnet yang akan menambah penghasilan Anda:

1. Biaya Listrik

Biaya listrik usaha warnet  per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar, tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik.

2. Biaya koneksi jaringan internet

Berbicara biaya koneksi, maka pilihannya beragam dan bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, kualitas dan lain sebagainya. Keterangan mengenai hal ini bisa dibaca di warnetpedia. Sebaiknya, tentukan dulu kebutuhan bandwidth  untuk usaha warnet Anda, baru berbicara biaya koneksi. Untuk biaya dapat dilihat dari situs-situs ISP di Indonesia.

3. Mungkinkah usaha warnet Anda bertahan?

Tentu bisa. Yang menentukan adalah kemampuan manajemen usaha warnet tersebut, apakah bisa bertahan menghadapi persaingan. Persaingan di sini harus dilihat secara general. Saingan warnet bukan cuma warnet tetangganya. ISP juga saingan warnet, sebab ada produk-produk layanan mereka yang bersaingan langsung dengan warnet.

PC/Notebook murah juga saingan warnet. Kombinasi antara PC/Notebook murah dan Produk ISP yang murah atau akses Wifi gratis adalah ancaman yang nyata bagi keberadaan Warnet. Karena itu, dalam membuat usaha warnet harus bisa menempatkan target pasar dan pelayanannya dengan tepat, jika tidak ingin tersingkir dari persaingan.

4. Antara warnet dan game online

Pertanyaan ini sulit dijawab tanpa adanya data akurat. Pengalaman setiap orang bisa berbeda, tetapi kita bisa menganalisanya sebagai berikut: warnet biasanya tidak perlu spesifikasi komputer setinggi game center. Dari sisi harga, warnet umumnya di atas game center yang justru membutuhkan spesifikasi komputer yang lebih tinggi.

Namun, secara kasat mata, game center lebih ramai dari warnet. Beberapa usaha warnet juga menyediakan game online sebagai bagian dari pelayanan mereka. Saya kira inilah jalan tengah terbaik dengan catatan bahwa pengguna game dan warnet dipisahkan, mengingat karakter keduanya sangat berbeda.

5. Tingkat Okupansi.

Tingkat okupansi yang umum adalah 7 – 9 jam. Di bawah 7 jam maka warnet itu terhitung sepi. Sementara di atas 9 jam warnet tersebut terhitung ramai (sekali). Jarang sekali ada warnet yang memiliki tingkat okupansi di atas 9 jam.

SUKSES DARI USAHA WARNET

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Usaha warnet sebetulnya tidak terlalu sulit untuk didirikan dan dikelola. Cukup membeli beberapa buah komputer kemudian menginstalnya dengan software, membuat jaringan agar komputer satu dengan yang lainnya terhubung, dan akhirnya menghubungkan koneksi internet ke jaringan tersebut, maka jadilah warnet.

Cara mengelolanya juga tidak diperlukan orang-orang yang mempunyai skill tinggi yang mahal. Semua orang bisa melakukannya asalkan dia mengerti komputer.

Selain dari kemudahan-kemudahan tadi, trend teknologi yang semakin berkembang juga mempunyai andil besar dalam pembentukan pasar dari usaha warnet. Komunikasi dan informasi tiada batas itulah yang ditawarkan internet.

Dua hal yang dibutuhkan suatu peradaban untuk maju, jika tidak mau tertinggal dari peradaban lain. Inilah yang menyebabkan semakin banyak masyarakat yang menjadi pengguna internet. Artinya, semakin banyak pula yang membutuhkan warnet.

Semakin banyaknya usaha warnet membuat persaingan semakin ketat. Untuk itu, para pengusaha warnet dituntut lebih kreatif dan memberikan pelayanan yang lebih agar pelanggan tetap merasa puas. Dengan begitu tidak perlu untuk menurunkan harga, namun dituntut untuk menambah nilai tersendiri.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha warnet yang akan menambah penghasilan Anda:

1. Biaya Listrik

Biaya listrik usaha warnet  per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar, tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik.

2. Biaya koneksi jaringan internet

Berbicara biaya koneksi, maka pilihannya beragam dan bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, kualitas dan lain sebagainya. Keterangan mengenai hal ini bisa dibaca di warnetpedia. Sebaiknya, tentukan dulu kebutuhan bandwidth  untuk usaha warnet Anda, baru berbicara biaya koneksi. Untuk biaya dapat dilihat dari situs-situs ISP di Indonesia.

3. Mungkinkah usaha warnet Anda bertahan?

Tentu bisa. Yang menentukan adalah kemampuan manajemen usaha warnet tersebut, apakah bisa bertahan menghadapi persaingan. Persaingan di sini harus dilihat secara general. Saingan warnet bukan cuma warnet tetangganya. ISP juga saingan warnet, sebab ada produk-produk layanan mereka yang bersaingan langsung dengan warnet.

PC/Notebook murah juga saingan warnet. Kombinasi antara PC/Notebook murah dan Produk ISP yang murah atau akses Wifi gratis adalah ancaman yang nyata bagi keberadaan Warnet. Karena itu, dalam membuat usaha warnet harus bisa menempatkan target pasar dan pelayanannya dengan tepat, jika tidak ingin tersingkir dari persaingan.

4. Antara warnet dan game online

Pertanyaan ini sulit dijawab tanpa adanya data akurat. Pengalaman setiap orang bisa berbeda, tetapi kita bisa menganalisanya sebagai berikut: warnet biasanya tidak perlu spesifikasi komputer setinggi game center. Dari sisi harga, warnet umumnya di atas game center yang justru membutuhkan spesifikasi komputer yang lebih tinggi.

Namun, secara kasat mata, game center lebih ramai dari warnet. Beberapa usaha warnet juga menyediakan game online sebagai bagian dari pelayanan mereka. Saya kira inilah jalan tengah terbaik dengan catatan bahwa pengguna game dan warnet dipisahkan, mengingat karakter keduanya sangat berbeda.

5. Tingkat Okupansi.

Tingkat okupansi yang umum adalah 7 – 9 jam. Di bawah 7 jam maka warnet itu terhitung sepi. Sementara di atas 9 jam warnet tersebut terhitung ramai (sekali). Jarang sekali ada warnet yang memiliki tingkat okupansi di atas 9 jam.

Sukses Berawal dari Bisnis Plan

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Mengherankan, banyak orang yang menyatakan bahwa membuat rencana bisnis itu tidak berguna dan hanya membuang waktu saja.

Ini memang sepertinya pekerjaan panjang dan rumit. Padahal, bisnis plan dalam suatu usaha merupakan hal yang urgen. Sekecil apapun usaha, hendaknya dibuat sebuah perencanaan yang matang.

Seringkali bisnis dikelola dengan hanya bermodal semangat. Banyak orang yang ingin segera mempunyai usaha tanpa mau membuat bisnis plan. Padahal tidak sedikit para pebisnis yang masih gagal walaupun telah melakukan planning dengan baik.

Dalam bisnis, kita tidak bisa berharap perjalanannya akan mulus-mulus saja. Apalagi jika pengelolaan bisnis meniadakan planning sama sekali.

Berbicara mengenai usaha, siapapun dia, maka yang digunakan adalah rambu-rambu bisnis. Kebanyakan orang lalai, karena tidak mengikuti kaidah-kaidah bisnis yang ada.

Dalam membuat bisnis plan, maka yang pertama kali kita lakukan adalah mengenali dimana posisi kita, kemana kita akan pergi (tujuan), mengapa kita ingin pergi ke sana dan apa yang akan kita capai. Ukuran-ukuran tersebut penting. Intinya adalah bagaimana cara yang paling baik untuk mencapai tujuan yang kita capai.

Disitulah dibutuhkan sebuah strategi bagaimana kita kesana. Pada masing-masing orang tentunya akan berbeda dalam membuat strategi. Ketika menuju ke suatu tempat, ada yang menganggap efektif naik taxi, tapi bisa juga yang lain berpendapat mempunyai cost efektifnya dengan bus, angkot atau bajaj. Karenanya, bisnis plan yang dibuat untuk setiap usaha pastinya tidak sama.

Berikut adalah manfaat dari bisnis plan bagi sebuah usaha :

  1. Fungsi dari perencanaan yang disusun secara sistematis dapat menjadi sarana komunikasi bagi semua pihak penyelenggara perusahaan.
  2. Perencanaan bisa menjadi dasar pengaturan alokasi sumberdaya.
  3. Sebagai alat pendorong bagi pelaku bisnis untuk melihat ke depan dan menyadari betapa pentingnya variabel waktu.
  4. Menjadi pegangan dan tolok ukur fungsi pengendalian.

Idealnya, sebuah bisnis berawal dari sebuah ide atau konsep, yang kemudian diterjemahkan dalam sebuah perencanaan. Berbekal sebuah bisnis plan, maka bisnis bisa dilaksanakan. Dari hasil kerja yang telah dilakukan, perlu adanya evaluasi, yaitu sinkronisasi antara hasil dan rencana.

Dari hasil evaluasi, maka akan berfungsi untuk melakukan pengembangan usaha yang terus berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan konsep PDCA (Plan, Do, Check, Action), yang relevan tidak hanya untuk bisnis, namun untuk semua aktifitas dalam kehidupan kita.

  • Plan merupakan tahap pengembangan dari sebuah gagasan yang dituangkan dari sebuah perencanaan.
  • Do merupakan implementasi dari perencanaan yang telah dibuat
  • Check merupakan evaluasi dari implementasi yang telah kita lakukan
  • Action merupakan pelaksanaan dari hasil evaluasi, sehingga terjadi improvement (perkembangan) yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Dalam memulai bisnis, maka yang harus dirumuskan adalah visi, misi dan nilai-nilai perusahaan (corporate value). Misalnya saja Anda ingin membuat usaha yang excellent, jujur, amanah dan sebagainya. Hal itu penting karena akan menjadi jiwa perusahaan. Point-point tersebut dituangkan dalam sebuah bisnis plan, yang mencakup hal-hal sebagai berikut:

  1. Visi
  2. Misi
  3. Nilai-nilai Perusahaan
  4. Sasaran
  5. Strategi
  6. Proyeksi Keuangan
  7. Inisiatif dan Rencana Tindakan
  8. Rencana Kebutuhan SDM
  9. Struktur Organisasi

Nah, jika Anda memang sangat ingin menuai kesuksesan Anda, maka saatnya merencanakan kesuksesan Anda. Jangan enggan untuk memulainya dari sebuah bisnis plan yang baik!

CERDAS MENGELOLA BISNIS MAKANAN

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Salah satu kebutuhan mendasar manusia yang tidak pernah hilang adalah makan. Karenanya, dari dapur Anda yang kecil, Anda bisa memulai sebuah bisnis makanan yang bisa mendatangkan banyak peminat.

Apalagi dalam kondisi ekonomi yang serba sulit, ini akan menjadi pilihan yang tepat. Anda dapat terus mengembangkan bisnis tersebut sesuka Anda, kapanpun Anda mau memulainya.

Persiapan pertama untuk memulai bisnis makanan adalah mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan ketakutan dan keraguan akan kegagalan. Selanjutnya, mulai pikirkan masalah operasional dari rencana usaha Anda, seperti masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu disiapkan dengan rapi.

Memulai usaha makanan merupakan suatu hal yang menarik sekaligus mungkin melelahkan, Namun, bisnis makanan adalah salah satu bisnis yang paling populer dan pilihan yang menguntungkan.

Makanan dapat dengan cepat dan mudah dikembangkan, dan sudah bisa dipastikan  permintaan konsumen yang akan selalu stabil dibandingkan bisnis yang lainnya, karena semua orang perlu makan. Dalam berbisnis makanan, Anda dapat memilih beberapa jenis usaha dalam konsentrasi yang sama, seperti rumah makan, chattering, dan yang lainnya.

Biaya untuk memulai bisnis makanan pada umumnya rendah. Anda juga tidak perlu banyak pengalaman atau pendidikan khusus. Usaha ini dapat dijalankan secara total atau paruh waktu saja.

Jika Anda merasa memerlukan bantuan tenaga, keluarga bisa dengan mudah memberikan bantuan. Tentu saja, Anda harus berbicara dengan mereka sebelumnya, dengan asumsi mereka akan menjadi bagian dari usaha Anda.

Pada umumnya makanan  dianggap sebagai sebuah kekhasan suatu daerah. Maka, akan sangat baik dan mendatangkan keuntungan yang besar jika Anda memutuskan untuk fokus pada jenis makanan yang berasal dari daerah tertentu, sehingga dapat menarik pelanggan yang tepat.

Selain itu, jaringan yang Anda bangun pada calon konsumen yang Anda bidik akan sangat membantu mempromosikan bisnis makanan yang Anda jalani, sehingga mereka merasa terikat pada Anda, dan pada makanan yang Anda jual pastinya.

Bisnis makanan juga menguntungkan karena tidak terlalu sulit dalam hal perizinan. Anda bisa mendapatkan kontrol penuh pada setiap aspek bisnis sehingga dapat  menyesuaikan ritme bisnis agar dapat bekerja lebih baik. Meskipun dalam kondisi ekonomi global yang buruk, bisnis ini selalu dapat bertahan dibandingkan yang lainnya.

Dalam memulai bisnis makanan. Anda harus memikirkan bahwa produk Anda aman dikonsumsi serta mendatangkan profit. Mungkin Anda harus menguji produk Anda terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten untuk memastikan keamanan produk Anda agar tak menjadi masalah di kemudian hari.

Perlu dipikirkan juga outlet penjualan, apakah Anda berencana membuka toko atau bekerjasama dengan pihak lain. Jika anda terjun dalam usaha membuat kue pengantin, Anda bisa bekerjasama dengan pihak wedding organizer.

Dalam bisnis makanan memang tidak dituntut untuk bisa membuat makanan sendiri. Banyak yang sukses di bisnis ini dengan mengambil makanan di tempat lain, lalu menjualnya lagi. Jika Anda pintar memasak tetapi tidak bisa menjual, Anda bisa menitipkannya di kantin atau di tempat yang ramai pengunjung.

Yang paling sering menjadi permasalahan dalam menjalankan bisnis makanan, adalah ketakutan pada diri sendiri. Seperti ketakutan jika produknya tidak laku dan khawatir jika ada keluhan. Untuk itu, selalu persiapkan diri dengan memegang teguh prinsip “Usaha yang berhasil, hanya dapat dicapai melalui proses yang penuh hambatan”.

Pilihan Jitu dengan Kerja Sampingan

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Apakah Anda merasa masih kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari? Jika jawabannya ya, berarti Anda masih membutuhkan kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup yang Anda inginkan.

Banyak pilihan jika Anda mau berusaha untuk mencobanya, selagi masih ada kemampuan dan semangat berjuang.

Berikut beberapa kerja sampingan yang bisa Anda lakukan :

1. Penjualan

Penjualan termasuk kerja sampingan yang dapat dilakukan dari rumah melalui telepon atau internet, tapi mungkin juga memerlukan beberapa kunjungan ke calon klien. Beberapa pekerjaan penjualan akan membayar komisi, hanya jika Anda berhasil melakukan penjualan, tetapi beberapa yang menawarkan gaji pokok plus komisi.

Persyaratan ini akan beragam, tergantung pada perusahaan penjualan dan jenis pekerjaan, namun paling sering Anda akan perlu memiliki pengalaman penjualan, kantor dan rumah dengan komputer, telepon dan mesin fax.

2. Membantu Virtual

Virtual adalah salah satu yang lebih populer jenis kerja sampingan. Jenis pekerjaan ini membutuhkan keterampilan dasar seperti cara menggunakan komputer, internet, telepon, email, program-program pengolah kata seperti Microsoft Word, serta spreadsheet, perangkat lunak akuntansi, dan peralatan kantor dasar lainnya.

Asisten virtual hanya dapat bekerja untuk satu majikan, atau menjadi kontraktor independen freelance. Tugas asisten virtual yang paling sering melibatkan menjawab telepon, melakukan pekerjaan juru tulis, menjawab pertanyaan dari klien email, mengirimkan surat, melakukan perjalanan, dan banyak lagi. (Ini sangat bervariasi tergantung bos Anda)

Persyaratan: Biasanya anda akan memerlukan sebuah sistem komputer, telepon, mesin fax, dan hak program perangkat lunak yang Anda gunakan.

3. Pengajaran / Tutoring

Pengajaran dan tutoring termasuk kerja sampingan yang bisa diatur sesuai kemampuan Anda. Misalnya, Anda dapat mengajari anak-anak yang membutuhkan bantuan, atau mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua untuk orang dewasa.

Anda dapat bekerja secara mandiri sendiri, atau dengan bergabung pada sebuah perusahaan yang akan menghubungkan Anda dengan klien. Apakah itu tari, tenis, golf, keterampilan komputer, atau music. Anda dapat beriklan di pusat-pusat rekreasi di lingkungan Anda atau pada majalah local.

Persyaratan: Selain kemampuan mengajar dan pengetahuan khusus, sangat sedikit peralatan yang diperlukan untuk jenis pekerjaan ini.

4. Konsultasi

Jika Anda memiliki pengetahuan khusus di bidang tertentu, Anda mungkin dapat menciptakan sebuah praktek konsultasi dari rumah. Pertimbangkan keahlian Anda dan tanyakan pada diri Anda apakah orang akan membayar uang untuk belajar dari Anda. Konsultasi lebih sering dilakukan pada dasar yang independen daripada bekerja secara khusus untuk satu perusahaan.

Persyaratan: Tergantung pada jenis konsultasi yang akan Anda lakukan, kerja sampingan ini menuntut Anda untuk mengatur rumah seperti kantor serta peralatan lainnya atau program perangkat lunak yang terkait dengan jenis pekerjaan.

5. Babysitter

Ini termasuk kerja sampingan yang mudah, terutama jika Anda memiliki anak-anak. Anda bisa menawarkan untuk menonton tetangga anak-anak, sehingga mereka dapat mengambil nafas, dan berterima kasih kepada Anda.

Pilihan lain adalah untuk membantu orang yang bekerja malam. Menemukan 24 jam layanan setiap hari adalah pekerjaan sulit. Merawat beberapa anak-anak pada malam hari sama hanya melipatgandakan penghasilan Anda dan mendapatkan uang tunai ekstra Anda lebih cepat.

PROPOSAL BISNIS YANG EFEKTIF

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Satu hal yang sering menjadi masalah bagi kita ketika sedang memulai usaha seringkali terkait dengan modal awal. Biasanya, untuk menutupi kebutuhan ini, pebisnis perlu mengajukan proposal bisnis ke investor.

Ketika sudah memiliki rencana bisnis yang solid dan realistis, maka saatnya bagi kita untuk mampu menyajikannya dengan baik.

Caranya dengan menunjukkan bisnis plan dan meyakinkan kepada investor tentang keuntungan yang akan didapatkan.

Menulis proposal bisnis sebenarnya pekerjaan yang sangat mudah jika Anda sudah cukup berpengalaman dalam bisnis.

Namun, jika Anda adalah seorang amatir dalam hal ini, tentu saja Anda memerlukan bantuan orang lain untuk melakukannya. Karena, ada bahasa dan etika yang ketat dalam dunia usaha. Anda perlu memerhatikan dengan baik hal ini.

Langkah-langkah berikut ini diberikan untuk membantu Anda dalam membuat proposal bisnis yang efektif :

1. Kumpulkan nasihat dan saran

Proposal bisnis tidak hanya pekerjaan mengumpulkan kata-kata, tetapi lebih pada ide cemerlang yang dikumpulkan dan disusun untuk membuat surat bisnis yang baik. Ini adalah salah satu cara untuk menempatkan maksud Anda agar dapat dimengerti orang lain dan meyakinkan calon investor.

2. Berikan penjelasan mengenai keuntungan dan peluang bisnis

Dalam setiap proposal bisnis, yang penting adalah keuntungan tidak hanya menjadi bagian pemilik usaha, tetapi juga lingkungan sekitarnya. Berikan penekanan bahwa bisnis Anda menguntungkan bagi audiens proposal tersebut.

3. Memberikan ide-ide utama

Dalam memulai bisnis, sangat penting bagi Anda untuk menggarisbawahi gagasan utama kepada audiens proposal bisnis, sehingga mereka dapat memahaminya dengan jelas. Penyampaian singkat dan langsung pada tujuan utama akan lebih mudah untuk dimengerti dan lebih dihargai.

4. Menekankan perbedaan Anda dengan bisnis lainnya

Sangat penting dalam proposal bisnis, menjelaskan bahwa usaha yang kita jalankan memiliki nilai lebih dari pesaing yang ada. Sebagai contoh, jika restoran memiliki kecenderungan untuk berdiri sebagai hanya sekedar tempat makan, maka restoran lainnya hanyalah duplikat dari yang sudah ada. Jika Anda memiliki sesuatu yang baru dan lebih berharga, maka Anda bisa meyakinkan bahwa Anda memiliki nilai beda yang mampu menarik perhatian konsumen.

5. Menjaga kejujuran dan rasionalitas

Tidak ada proposal bisnis efektif dibandingkan dengan isi yang jujur dan rasional. Jangan menulis gagasan yang praktis dan sulit untuk dicapai. Calon investor pastinya akan selalu berpikir keuntungan realistis yang akan mereka dapatkan.

6. Pertimbangkan audiens Anda

Mengetahui dengan baik mengenai audiens Anda benar-benar sangat penting, sehingga Anda dapat menyesuaikan informasi kepada mereka. Bagi kebanyakan investor, mereka ingin tahu bagaimana Anda akan menjalankan operasi bisnis Anda.

Banyak informasi yang bisa diperhitungkan dalam memulai sebuah bisnis, dan pekerjaan Anda adalah mengedit apa  saja yang perlu dimasukkan ke dalam proposal bisnis anda, dan mana saja yang harus dibuang.

Nah, menulis proposal bisnis bisa menjadi pekerjaan yang mudah, asal Anda bisa mengumpulkan informasi dengan lengkap untuk audiens Anda. Saatnya mencoba!.

MERAUP KEUNTUNGAN DARI BISNIS WARNET

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Jika dibandingkan dengan peluang usaha yang lain, bisnis warnet bisa dikatakan relatif baru.

Setidaknya bisnis ini sudah berjalan sekitar 14 tahun sejak diluncurkannya internet. Pada awalnya, orang-orang harus rela mengantri hingga luar ruangan untuk mendapatkan fasilitas berinternet.

Namun, seiring bertambah murahnya biaya berlangganan internet, sebagian orang memilih untuk mengakses internet dari rumah. Tantangan nyata dari sebuah bisnis ini adalah menjaga pelanggan agar terus datang kembali. Bagaimana caranya, tentu saja ini yang menjadi pertanyaan utama.

Langkah penting pertama dalam memulai bisnis warnet adalah menentukan model bisnis seperti apa yang ingin Anda adopsi. Ada banyak pilihan. Yang paling konservatif adalah model yang hanya memberikan akses internet.

Pilihan lainnya adalah melayani teh, kopi dan makanan ringan bersama dengan koneksi internet. Anda juga dapat menambahkan servis komputer, bahkan menjual komputer dan komponennya.

Banyak orang yang tertarik membeli waralaba bisnis warnet. Bila Anda membeli franchise, Anda mendapatkan keuntungan dari batas waktu uji  coba model bisnis ini dan mengetahui seluk beluknya. Meski demikian, pada akhirnya Anda tetap harus membayar kepada franchisor.

Sebelum memulai bisnis, cobalah membuat rencana bisnis warnet yang solid. Rencana bisnis yang baik harus menetapkan tujuan bisnis, cara untuk mencapai tujuan, kendala yang mungkin terjadi, bagaimana mendapatkan keuntungan lebih, perencanaan dan analisa bisnis.

Jika keadaan memungkinkan, Anda bisa berdiskusi setidaknya dengan tiga pemilik warnet tentang rencana yang akan Anda lakukan.

Cobalah untuk menghubungi pemilik bisnis warnet dari luar kota, sehingga tidak akan ada konflik persaingan di kemudian hari. Jika memungkinkan, tunjukkan rencana bisnis Anda.

Mintalah nasihat untuk mengembangkan usaha dengan efektif, tanpa membuang banyak uang karena ketidaktahuan kita. Jangan ragu untuk menawarkan mereka makan siang atau makan malam sebagai ucapan terima kasih.

Oh ya, modal awal tentu saja memiliki peran sangat penting dalam setiap jenis usaha. Jadi pastikan Anda mendapatkan dana yang cukup sebelum memulai bisnis warnet Anda. Berapa banyak dana yang harus disiapkan? Itu semua tergantung pada model bisnis dan layanan yang Anda tawarkan.

Jika Anda berencana untuk memberikan pelayanan eksklusif seperti permainan, interaksi sosial atau kantor jarak jauh pada bisnis warnet, Anda dapat mengajukan persyaratan modal, seperti untuk membeli komputer, koneksi broadband, perabot yang akan dibeli dan tempat untuk disewa atau diperoleh sekaligus.

Termasuk dalam hal ini anggaran. Lakukan analisis biaya bulanan, proyeksi pendapatan dan keuntungan di masa depan. Anda dapat meningkatkan keuangan melalui investor swasta, perbankan dan lembaga keuangan yang khusus memberikan pinjaman usaha kecil.

Keberhasilan sebuah bisnis warnet tergantung pada bagaimana Anda tetap mengikuti teknologi terbaru. Tren yang terus berganti, terkait berkembangnya pengetahuan dan teknologi, seperti Webcam, video conference dan inovasi seperti VOIP.

Ingat, hidup dan kesejahteraan bisnis ini tergantung pada seberapa baik Anda beradaptasi dengan perubahan tren yang berhubungan dengan komputer dan teknologi.

Cobalah membuat Iklan yang sebisa mungkin menarik perhatian orang ke warnet Anda. Sebarkan kartu bisnis kapan saja ketika Anda memiliki kesempatan. Anda juga dapat menjual keanggotaan dalam hal waktu pemakaian internet.

Masukkan ke dalam sebuah iklan di koran dan website lokal. Terakhir, buatlah permohonan izin usaha untuk menjalankan bisnis warnet. Lakukan evaluasi terhadap semua resiko, lakukan riset pasar dan sesuaikan dengan perubahan tren teknologi.

KEUNTUNGAN BESAR BISNIS RUMAHAN

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Keberhasilan pemilik bisnis rumahan di seluruh dunia dalam hal gaya hidup  bisa dikatakan tidak ada taranya dibandingkan bekerja pada sebuah perusahaan manapun.

Dari survei yang dilakukan oleh Majalah Home Office Computing, 98% responder mengatakan merasa lebih bahagia ketika bekerja dari rumah.

Berikut adalah 5 manfaat besar menjalankan bisnis berbasis rumah :

1. Uang

Rata-rata penghasilan dari menjalankan bisnis rumahan di Amerika adalah $ 60000/tahun. Jumlah uang yang didapat untuk usaha ini ternyata sungguh mengejutkan.

Anda juga perlu tahu,AsianBrain.com yang bermula dari bisnis rumahan ini juga mendatangkan keuntungan yang luar biasa. Ada potensi besar dalam menjalankan usaha ini untuk mencapai tingkat pendapatan dan keuntungan. Pendapatan dikurangi biaya sama dengan keuntungan, yang langsung menjadi milik pemilik usaha. Matematika sederhana ini menunjukkan bahwa semua keuntungan yang besar tentang usaha yang menyediakan produk atau layanan yang dijual.

2. Kepuasan pribadi

Hal ini mungkin manfaat yang paling besar bagi kebanyakan rumah usaha. Ini lebih seperti perasaan hebat ketika bisa memiliki bisnis rumahan. Ini merupakan prestasi kepemilikan, dan pelayanan yang diberikan. Hal ini lebih memuaskan, ketika bisa memberikan kebaikan untuk banyak orang.

3) Tidak ada hukuman harian

Tentu saja bekerja di rumah memiliki banyak kemudahan. Dengan menjalankan bisnis rumahan, kita tidak perlu melakukan perjalanan pulang pergi ke sebuah perusahaan, yang akan menghabiskan waktu paling kurang 30 menit, bahkan ada yang mencapai 2 jam. Tentu saja tidak perlu ada ongkos perjalanan yang kita keluarkan jika kita melakukan semuanya dari rumah. Kita bisa mengatur dengan nyaman suasana kerja, maupun jam kerja yang kita inginkan.

4) Bos

Bisnis rumahan juga memiliki kelebihan pada kontrol internal. Pemilik usaha  rumahan adalah bos. Sebagai bos, semua keputusan ia buat, dengan menentukan jam kerja yang dipilih, penghargaan yang diberikan, hukuman yang dibuat, usaha yang dikelola, dan terdapat total kontrol. Tentu saja hal ini menjadi impian banyak orang.

5) Keamanan hidup

Pada iklim ketidakpastian ekonomi saat ini, yang paling aman dilakukan adalah bisnis rumahan. Hal ini disebabkan, ketika kita mendapatkan sulit, usaha ini masih dapat bekerja keras dan paling memungkinkan untuk bertahan. Namun, beberapa perusahaan tidak dapat diandalkan untuk bisa membayar gaji, seberapa keras usaha yang dilakukan orang-orangnya. Pastinya, bisnis berbasis rumah akan lebih aman, karena kekuasaan ada pada pemilik usaha. Apakah mau dilanjutkan atau tidak, semua kembali pada diri kita.

Langkah pertama dalam memulai usaha ini adalah membuat rencana bisnis. Penting bagi Anda untuk memiliki rencana detail, apa yang Anda inginkan dari bisnis rumahan. Tetapkan tujuan Anda, dan berapa banyak uang yang telah Anda siapkan untuk berinvestasi? Bagaimana jadwal  kerja Anda? Berapa banyak waktu yang akan Anda curahkan untuk bisnis setiap hari? Semua hal-hal ini harus Anda perjelas sebelum Anda menjalankan usaha ini.

Jenis bisnis rumahan seperti apa yang anda mulai? Apakah sesuai dengan hobi Anda atau memilih menjadi afiliasi produk tertentu? Ini semua tergantung pada modal yang Anda miliki, seperti apa jenis bisnis yang akan Anda mulai. Satu hal, pastikan Anda realistis!!

Itulah keuntungan dari berbisnis rumahan. Faktanya, antara membangunnya dan keuntungan yang didapatkan, keduanya sama-sama menyenangkan.

ARTI PENTING RENCANA BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tiga perempat dari usaha kecil gagal dalam dua atau tiga tahun pertama. Pemilik usaha yang menyiapkan sebuah rencana bisnis, perencanaan struktur dan strategi bisnis sebagai fungsi dari masing-kegiatan bisnis, lebih memungkinkan untuk mencapai keberhasilan dan menghindari kegagalan.

Bahkan jika mereka tidak gagal, mereka akan membuat lebih banyak keuntungan daripada jika mereka tidak memiliki perencanaan.

Rencana bisnis bukan hanya urusan meminjam uang. Satu-satunya hal yang seringkali dijadikan alasan pemilik membuat bisnis plan hanya ketika mereka berniat pergi ke bank atau investor untuk meminta uang. Setelah persyaratan pinjaman beres, maka rencana tiggal rencana, tanpa pernah mereka tinjau lagi.

Sebuah rencana bisnis resmi memiliki beberapa elemen umum tanpa memperhitungkan sifat bisnis Anda. Ketika Anda lebih cepat belajar dan menguasai elemen-elemen ini, maka Anda akan lebih cepat mendapatkan kontrol dari bisnis Anda dan langsung terhadap profitabilitas yang lebih tinggi.

1. Ringkasan Eksekutif

Hal ini lebih dari sekedar pengenalan, adalah versi yang lebih pendek dari seluruh rencana bisnis. Jika Anda sedang melakukan presentasi rencana Anda ke pihak ketiga, orang-orang yang membaca ringkasan Anda harus dapat memahami bisnis Anda, tanpa perlu membaca rencana lebih lanjut.

2. Sekilas Perusahaan

Unsur ini menjelaskan bisnis Anda secara garis besar:

- Sifat dari bisnis Anda
– Kunci faktor industri Anda
– Pelanggan Anda
– Produk dan layanan yang ingin Anda kembangkan

3. Lingkungan bisnis

Di sini Anda ingin menjelaskan sifat iklim usaha di mana Anda beroperasi, maka rencana bisnis Anda harus dilengkapi:

- Arah di pasar yang Anda bergerak
– Apa yang pelanggan Anda cari
– Kondisi bisnis
– Sifat dari persaingan
– Peluang yang Anda lihat
– Ancaman yang anda
– Sebuah penjelasan tentang bagaimana Anda berencana untuk berhasil

4. Deskripsi Perusahaan

Dalam bagian ini akan mencakup apa yang perusahaan Anda tawarkan ke pasar.
Menggambarkan kekuatan perusahaan dan bagaimana agar perusahaan Anda tidak tersingkir dari pesaing. Karenanya, rencana bisnis Anda perlu memeriksa area berikut:

- Manajemen dan struktur organisasi
– Produk dan layanan
– Teknologi baru yang diadopsi oleh bisnis Anda
– Operasional kemampuan
– Pemasaran kemampuan
– Keuangan personil dan sumber daya

5. Strategi Perusahaan

Unsur ini menggambarkan strategi perusahaan Anda, meliputi:

- Strategi pemasaran untuk meningkatkan dan memperluas bisnis anda
– Produk dan layanan baru strategi pembangunan
– Operasional strategi untuk meningkatkan kecepatan, kualitas dan biaya
– Strategi baru pengembangan karyawan untuk memenuhi kebutuhan bisnis
– Strategi keuangan menyiapkan strategi bisnis Anda untuk peluang baru

Rencana bisnis Anda harus menjelaskan bagaimana strategi bisnis akan mempengaruhi masa depan bisnis Anda, dan juga harus ada program alternatif tindakan jika terjadi perubahan iklim usaha.

6. Ikhtisar Keuangan

Rencana bisnis perlu dilengkapi laporan keuangan yang menggambarkan saat ini dan masa depan,  prediksi keuangan yang didukung oleh strategi yang sebelumnya dan asumsi yang dibuat. Dasar laporan keuangan untuk “saat ini” dan “masa depan” meliputi:

- Pendapatan
– Neraca
– Cash-flow

7. Rencana taktis

Rencana taktis yang meletakkan bagaimana Anda berniat untuk menjalankan rencana bisnis Anda. Mengidentifikasi:

- Langkah utama
– Siapa yang bertanggung jawab
– Jangka waktu yang telah ditetapkan untuk menyelesaikan rencana
– Sumber daya yang Anda butuhkan

SEMAKIN BERJAYA DENGAN BISNIS WARALABA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Bisnis waralaba merupakan cara untuk melanjutkan keberhasilan dan pertumbuhan bisnis Anda pribadi, melebihi kemampuan Anda untuk mengawasi dan menjalankan usaha itu secara langsung.

Jika ada yang bertanya kepada Anda apakah bisnis Anda dijual, atau ada peluang untuk franchise, maka inilah saatnya untuk mempertimbangkan apakah franchising adalah cara terbaik untuk mengembangkan usaha Anda atau bukan.

Jika  memang jawabannya IYA, berikut ini adalah langkah untuk memastikan bahwa bisnis waralaba Anda berada di jalur yang tepat :

Langkah 1 – Branding

Anda harus mem-franchise-kan merk. Orang lebih tertarik bergabung pada merk yang sudah dikenal. Jika Anda memiliki logo, nama yang berkualitas, dan layanan yang terkait dengan merk dan produk, maka pelanggan tidak hanya akan membelinya, tetapi akan membeli bisnis waralaba nya juga. Optimalkan waktu dan uang untuk membangun merk bisnis yang baik, sehingga akan dikenali dan diinginkan banyak orang.

Langkah 2 – Sistem

Bila seseorang mencari sebuah peluang bisnis, biasanya mereka ingin membangun bisnis sendiri, tetapi mencari model bisnis yang sudah terbukti berjalan. Ketika memutuskan untuk berbisnis waralaba, maka dibutuhkan suatu sistem yang mewakili Anda dan bisnis Anda dengan baik. Anda mengizinkan semua orang yang terlibat dalam bisnis Anda untuk memberikan kesempatan terpadu pada model bisnis yang akan menghargai pelanggan.

Langkah 3 – Support Service

Prioritas paling utama bagi penerima waralaba adalah pemberi waralaba memberikan pelatihan ekstensif mengenai bagaimana menjalankan bisnis waralaba dan dukungan terus-menerus sepanjang waktu, untuk memastikan bahwa mereka tidak akan dibiarkan berjalan sendiri.

Langkah 4 – Perjanjian keuangan

Sesuatu yang membuat orang ingin berinvestasi adalah karena mereka mengharap keuntungan dengan menjadi bagian dari bisnis Anda. Tekankan bahwa bisnis ini serius, ada unsur investasi pribadi dan resiko yang ditanggung ketika meletakkan sesuatu yang tidak ada aturannya dalam bisnis.

Penting untuk sebuah bisnis waralaba adalah kesepakatan antara Anda dan penerima waralaba, biaya apa saja yang akan dikenakan, persentase keuntungan atau biaya akan dibayarkan kepada Anda untuk menjaga layanan, dukungan, persediaan, dan lain sebagainya.

Langkah 5 – Rekruitmen Penerima waralaba

Jadi anda telah memutuskan untuk menjalankan bisnis waralaba? Itu tidak akan berarti banyak jika tidak ada satu orang pun yang ingin membeli franchise dari Anda. Waralaba adalah sebuah celah level baru dalam tingkat penjualan dan pemasaran. Terdapat berbagai situs yang menyediakan layanan yang sesuai dan generasi berikutnya untuk franchisers.

Tentukan berapa biaya yang ingin dibayarkan, berapa harga yang Anda siapkan untuk biaya periklanan, rekruitmen, dan cara untuk mempromosikan bisnis Anda.

Langkah 6 – Menjadi seorang Franchiser

Jika Anda benar-benar siap untuk menjalakan bisnis waralaba, maka ada beberapa langkah yang perlu diambil. Mencari nasihat seorang ahli. Ini sangat berharga untuk mendapatkan informasi mendetail dari pelaku waralaba yang potensial.

Lakukan riset pasar untuk memastikan bahwa produk dan layanan Anda kompetitif, berharga, dan diminati di beberapa daerah. Menguji franchise dalam bentuk percontohan operasi selama minimal 12 tahun atau lebih.

Pilot program yang harus dilakukan pada lebih dari satu lokasi untuk menguji konsep yang berbeda dalam wilayah geografis dan ekonomis. Mendirikan sebuah pusat manajemen inti. Terakhir, mengembangkan pemasaran, penjualan, periklanan dan strategi untuk mempromosikan jaringan bisnis waralaba.

PERENCANAAN BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Perencanaan bisnis adalah suatu langkah penting yang perlu diambil oleh pengusaha bijaksana, tanpa memandang ukuran bisnis.

Langkah ini terlalu sering diabaikan, namun kami akan mempermudah Anda dengan menyediakan sebuah format untuk membuat sebuah bisnis plan.

Tolok ukur dari sebuah usaha yang akan dijalankan adalah adanya Perencanaan bisnis yang tepat dalam membangun sebuah usaha.

Perencanaan ini merupakan kumpulan dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang ataupun jasa dengan menghasilkan profit yang tinggi dan menarik bagi investor, untuk menanamkan modalnya kepada perusahaan kita.

Didalam konsep perencanaan bisnis dibutuhkan perincian-perincian yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk jangka pendek dan jangka panjang. Sehingga calon investor ataupun mitra usaha akan merasa yakin pada usaha yang akan kita jalankan.

Perencanaan bisnis mencangkup :

1. Manajerial perusahaan, kejelasan dalam tatanan kinerja perusahaan.
2. Keadaan fisik dari sebuah bangunan yang kita tempati.
3. Pegawai, tenaga kerja staff.
4. Produk yang kita hasilkan.
5. Sistem informasi mengenai market perusahaan.
6. Rincian Rugi/Laba.
7. Perhitungan neraca.
8. Prediksi Cash Flow untuk 2 tahun ke depan.
9. Strategi yang digunakan perusahaan dalam pencapaian tujuan perusahaan.

Mengapa perencanaan bisnis begitu penting?

Rencana bisnis Anda akan bermanfaat dalam banyak cara. Berikut ini adalah beberapa alasan untuk tidak mengabaikan alat yang berguna ini.

  • Pertama-tama, rencana bisnis akan menetapkan dan memusatkan tujuan Anda dengan memanfaatkan keterangan dan analisis yang sesuai.
  • Anda dapat memanfaatkannya sebagai suatu alat penjualan dalam menangani hubungan penting termasuk para pemberi pinjaman, investor, dan bank.
  • Anda dapat memanfaatkan rencana itu untuk menghimpun pendapat dan nasehat dari orang lain, termasuk mereka yang berkecimpung di bidang bisnis Anda, yang akan memberi nasehat berharga dengan gratis.

Terlalu sering, pengusaha maju sedikit demi sedikit, tanpa memanfaatkan masukan dari para ahli, untuk menghemat banyak hal. Jika berprinsip suka-suka gue dalam berbisnis, maka yang ada hanyalah penderitaan yang tidak perlu.

Kita tidak perlu melakukan kesalahan yang sama yang pernah dialami orang lain, Anda saja kita mau belajar darinya dan bersedia membuat perencanaan bisnis yang baik dari awal.

  • Rencana bisnis Anda dapat mengungkapkan segala kelalaian dan/atau kelemahan di dalam proses perencanaan Anda.

Kesalahan paling umum yang dibuat oleh pengusaha adalah gagal memilih bisnis yang tepat sejak awal. Cara terbaik untuk mempelajari tentang bisnis yang prospektif adalah dengan bekerja untuk orang lain di dalam bisnis tersebutm sebelum Anda memulai bisnis Anda sendiri.

Mungkin terdapat kesenjangan yang sangat lebar antara konsep Anda tentang bisnis yang bagus dengan kenyataan di lapangan. Dengan perencanaan bisnis yang tepat, kesalahan tersebut tidak akan Anda temui.

Kelak Anda akan belajar tentang pentingnya menjadi orang yang mampu menangani akuntansi, perangkat lunak komputer, dan manajemen arus kas. Kebanyakan pengusaha tidak memiliki latar belakang akuntansi dan harus kembali ke sekolah untuk mempelajari keahlian ini.

Nah, jika Anda enggan membuat perencanaan bisnis, apakah Anda akan mempertaruhkan simpanan Anda dalam sebuah permainan dimana Anda tidak tahu apakah akan menang atau tidak? Banyak orang yang keliru melakukannya dalam bisnis sepanjang masa. Dan Anda, tentu tidak mau menjadi salah satunya.

STRATEGI MENJALANKAN BISNIS KECIL

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Sedikit saja dari bisnis kecil yang bertahan selama lima tahun dan berkembang menjadi perusahaan besar.

Masalahnya, banyak pengusaha yang tidak tahan menghadapi ujian di tahun-tahun pertama membangun usahanya.

Karenanya, urusan mental selalu menjadi prioritas utama sebelum terjun ke dunia bisnis.

Agar sukses menjalankan bisnis kecil, berikut pedoman umum yang bisa Anda lakukan :

- Jangan meletakkan semua harta Anda untuk pertumbuhan bisnis Anda.

Meskipun ada kemungkinan untuk mendapatkan kekayaan dengan cepat, namun ia tidak akan datang begitu saja. Anda harus melalui proses dan tahapannya.

- Berpikir di luar kebiasaan.

Anda tidak perlu membuat produk yang benar-benar baru. Anda bisa memulainya dari struktur bisnis kecil Anda dan bagaimana Anda menjalankannya.

- Coba untuk membuat sebuah model bisnis di mana Anda tidak sangat diperlukan.

Jika Anda ingin istirahat dari bisnis kecil Anda satu hari saja, Anda harus dapat menjual atau menyerahkan bisnis Anda kepada orang lain. Selain itu, Anda bisa menggunakan waktu Anda untuk memperluas bisnis Anda atau mencari ide pengembangannya.

- Bangun bisnis kecil yang Anda kuasai.

Jika Anda bukan pedagang yang baik, jangan melakukan sesuatu di mana Anda tidak merasa nyaman. Anda harus bisa menikmati pekerjaan Anda.

- Jangan tertipu dengan iming-iming cepat kaya, skema piramida, dan bahkan multi level marketing (MLM).

Pada saat anda bergabung dengan mereka, Anda mungkin hanya akan berkontribusi dalam membuat orang lain kaya.

- Buatlah struktur bisnis yang membuat Anda tidak melakukan semua pekerjaan.

Ada banyak cara untuk berkembang tanpa usaha yang diperlukan untuk menggaji karyawan. Misalnya, Anda dapat bekerja sama dengan sub-kontraktor, Anda dapat membawa bisnis untuk orang lain dan mendapat komisi, Anda dapat membawa pembeli dan penjual bersama-sama, dll

Berikut tips praktis strategi memulai bisnis kecil:

- Merencanakan strategi. Rencana bisnis akan membantu Anda untuk bersikap realistis. Mencoba dan berpikir melalui seluruh proses dan anggaran, berangkat dari rencana bisnis yang Anda buat. Hal ini juga berguna jika Anda memerlukan untuk mendapatkan pinjaman demi kelangsungan bisnis kecil Anda.

- Mulai dengan biaya minimum. Lihat apakah Anda dapat bekerja dengan mendirikan usaha lainnya, misalnya coba mulai aktif sebagai konsultan/agen.

- Cobalah untuk menghindari menyewa ruang kantor mahal, apalagi jika Anda tidak memiliki klien yang tetap untuk bisnis kecil Anda.

- Cobalah untuk bekerja dengan kemampuan Anda dan mencoba untuk menghindari pinjaman uang.

- Pastikan Anda memiliki semua dokumen yang sesuai, yang terdaftar untuk pajak / PPN, sehingga bisnis kecil Anda aman dari perkara hukum.

- Bermimpilah! Ia tidak pernah terlambat untuk ide bisnis baru. Banyak orang memiliki lebih dari satu usaha. Anda dapat membuat bisnis baru pada saat Anda menjalankan bisnis yang sudah tetap.

- Layanan bagus dan integritas bisnis adalah kunci sukses untuk jangka panjang.

STRATEGI BISNIS KUNCI SUKSES

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Apakah Anda menginginkan bisnis Anda bisa tetap eksis hingga 5 sampai 10 tahun kedepan? Banyak bisnis yang tidak mampu bertahan hingga jangka panjang.

Biasanya ini terjadi karena hanya berpikir untuk menjalankan bisnis sehari-hari, tanpa memperhatikan rencana untuk masa depan.

Nah, jika Anda ingin meraih sukses bisnis jangka panjang, Anda membutuhkan sebuah strategi bisnis yang jitu. Dengan melihat visi jangka panjang, maka Anda pun terdorong untuk menjalankan bisnis setiap hari dengan semangat dan arahan yang jelas.

Untuk mengembangkan strategi bisnis jangka panjang, otomatis melibatkan bisnis Anda sekarang, untuk menentukan tujuan bisnis Anda kedepan dan apa yang harus Anda lakukan untuk meraihnya.

Perencanaan strategis adalah pengaturan tentang tujuan jangka panjang untuk mengembangkan bisnis dan rencana untuk mencapai sukses di masa depan.

Apapun ukuran bisnis Anda, Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan mengembangkan strategi bisnis jangka panjang. Ini tidak berarti Anda harus menulis dokumen yang panjang. Anda dapat membuatnya dalam bentuk apa saja, yang efektif menurut Anda.

Untuk membantu Anda daam membuat strategi bisnis, berikut proses yang mungkin bisa Anda ikuti:

1. Memahami posisi bisnis Anda sekarang

Lakukan pengamatan bisnis secara internal maupun eksternal, yang terjadi hingga hari ini, seperti kinerja keuangan, kepuasan pelanggan, staf penjualan, tren pemasaran dan penjualan, konversi, produktivitas dan lain sebagainya. Lihatlah pada kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terkait dengan bisnis Anda. Pahami dengan baik strategi bisnis menjual yang unik dan ideal untuk pelanggan.

Pahami juga lingkungan bisnis, pesaing dan pasar yang Anda bidik. Apakah pangsa pasar Anda, bagaimana Anda mengharapkan pertumbuhan pasar, dan perubahan apa yang terjadi di pasar. Perhatikan juga tren politik, ekonomi, sosial dan teknologi yang bisa berdampak pada bisnis Anda. Penting bagi Anda untuk bersikap realistis, kritis dan obyektif dalam melakukan analisis ini.

2. Tujuan bisnis jangka panjang

Tentukan visi jangka panjang untuk bisnis Anda dan identifikasi apa yang ingin dicapai dalam waktu 5 hingga 10 tahun atau periode yang Anda pilih. Anda mungkin ingin meningkatkan penjualan dan keuntungan sebesar x%, untuk menciptakan nilai dalam bisnis Anda, sehingga Anda dapat menjual untuk jumlah tertentu atau mungkin ingin menjaga bisnis Anda pada kondisi sekarang.

Jika Anda menginginkan pertumbuhan, mungkin strategi bisnis Anda meningkatkan pangsa pasar, memperluas jangkauan produk, investasi di bidang teknologi, mendapatkan investasi, mengubah struktur bisnis. Melihat kemana arah tujuan bisnis adalah sebuah kesempatan untuk menantang status quo dari bisnis Anda, melangkah di luar kebiasaan dan berpikir kreatif.

3. Cara menuju kesana

Strategi bisnis selanjutnya, identifikasi bagaimana Anda akan meraihnya. Perhatikan pada setiap bidang bisnis Anda, tentukan perubahan apa yang perlu dilakukan untuk mencapai visi jangka panjang. Tentukan cara terbaik dalam melaksanakan perubahan. Buat rencana aksi apa yang harus Anda lakukan dan kapan. Terakhir, mulai terapkan rencana aksi Anda.

4. Review strategi Anda secara berkala

Tinjau strategi jangka panjang secara rutin untuk memastikan apakah rencana itu masih relevan atau tidak. Memiliki pemikiran yang baik melalui strategi bisnis jangka panjang akan memberikan Anda dan bisnis Anda berjalan lebih fokus dan terarah. Ini akan membantu Anda secara signifikan dengan perencanaan bisnis, manajemen waktu dan menjalankan bisnis Anda dari hari ke hari.

ARTI PENTING MODAL USAHA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Bagi semua orang yang akan memulai bisnisnya, modal usaha memegang peranan yang sangat penting. Karena, hal ini menjadi salah satu proses dalam investasi jangka panjang.

Modal tentu saja patut diperhitungkan sedemikian rupa, dalam rangka mengontrol keuangan dalam sebuah bisnis dalam periode waktu yang sudah terencana.

Kita sering bertanya kepada orang yang sudah membuka usaha lebih dulu tentang berapa jumlah modal yang digunakan ketika membuka usaha? Dan, jawaban yang seringkali muncul adalah “…sekian juta rupiah, atau sekian belas juta rupiah”. Prinsipnya, ada angka fantastis yang keluar untuk modal usaha tersebut.

Tapi, kalau Anda yang ditanya seperti itu, belum tentu Anda bisa menjawab. Karena umumnya ketika kita ingin menjalankan bisnis, banyak diantara kita yang tidak tahu bagaimana cara mengelola modal usaha secara bijaksana.

Secara keseluruhan, modal usaha terbagi menjadi 3 bagian yaitu:

1. Modal Investasi Awal

2. Modal Kerja

3. Modal Operasional

1. MODAL INVESTASI AWAL

Yang dimaksud modal investasi awal adalah jenis modal usaha yang harus Anda keluarkan di awal, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contoh modal ini adalah bangunan, promosi dan lain sebagainya.

Kalau usaha Anda adalah pangkas rambut, maka modal investasi awal Anda adalah bangunan, peralatan cukur, promosi, dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang. Kalau usaha Anda toko, maka modal investasi awal Anda adalah rak, meja, bahkan mungkin juga mesin kasir.

Biasanya, modal usaha ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.

2. MODAL KERJA

Ini adalah modal usaha yang harus Anda keluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau pada waktu-waktu tertentu ketika terdapat pesanan terhadap barang yang Anda jual.

Sebagai contoh, kalau usaha Anda adalah restoran, maka modal kerja yang Anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan. Kalau usaha Anda usaha percetakan, maka modal kerja Anda adalah uang yang Anda keluarkan untuk membeli bahan baku.

Kalau usaha Anda adalah jasa fotokopi, modal kerja Anda adalah uang yang Anda keluarkan untuk membeli kertas, tinta, dan lain sebagainya. Prinsipnya, tanpa modal usaha, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Itulah pentingnya modal kerja.

3. MODAL OPERASIONAL

Modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah modal usaha yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.

Bagian-bagian dalam modal usaha operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. Ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus Anda keluarkan untuk membayar pos-pos biaya di luar bisnis Anda secara langsung. Jadi, Modal Operasional ini biasanya dibayar secara bulanan.

SEJAHTERA DENGAN PENGHASILAN TAMBAHAN

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Penghasilan tambahan dapat sangat membantu meningkatkan ekonomi keluarga, untuk tambahan uang kuliah, uang jajan, atau untuk beli baju di hari lebaran. Bahkan, sangat banyak orang yang side jobnya justru melebihi penghasilan (gaji) kantoran.

Salah satu kunci kesejahteraan keuangan dalam keluarga sebetulnya bukanlah pada seberapa besar jumlah penghasilan Anda, tapi bagaimana Anda mengelola penghasilan tersebut.

Berapapun besarnya penghasilan dalam keluarga Anda, kalau Anda tidak bisa mengelolanya dengan baik, maka kesejahteraan tidak akan bisa Anda raih.

Penghasilan tambahan bagi sebagian orang bukan hanya karena secara keuangan dia sangat kekurangan. Bisa jadi orang yang telah mempunyai penghasilan tinggi dan lebih dari apa yang dia belanjakan perbulannya, masih tetap ingin mencari tambahan pendapatan.

Setiap orang punya alasan sendiri-sendiri mengapa mencari penghasilan tambahan. Ada yang memang karena masih sangat kekurangan pendapatan, ada yang sekedar hobi, ada yang hasilnya untuk beramal, dan ribuan alasan lainnya.

Mencari penghasilan tambahan bisanya dilakukan oleh orang-orang yang berstatus karyawan atau PNS selepas jam kantor. Kita tahu, penghasilan seorang karyawan atau PNS mungkin cukup kalau hanya untuk mengontrak rumah dan makan sehari-hari, namun jika kita ingin membayar uang muka rumah, atau jika kita ingin menyekolahkan anak dengan biaya pendidikan yang tinggi, tentu tidak akan cukup.

Penghasilan yang besar memang tidak menjamin bahwa keluarga Anda bisa mencapai kesejahteraan keuangan, tapi penghasilan yang besar bisa membantu keluarga Anda mencapai kesejahteraan.

Jadi sekali lagi, penghasilan yang besar tidak menjamin, tetapi hanya membantu. Karena itu, akan lebih baik kalau Anda bisa menambah sumber pendapatan Anda dengan mencari penghasilan tambahan.

Ada sejumlah cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan dalam keluarga Anda:

  1. Menjadi karyawan
  2. Berwiraswasta
  3. Kerja Sampingan
  4. Berinvestasi

Menjadi karyawan

Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja di sebuah perusahaan. Anda bisa bekerja sebagai seorang sekretaris, karyawan bagian pembukuan, administrasi, atau apa pun itu. Yang penting, Anda mendapatkan gaji.

Jadi kalau pada saat ini Anda tidak bekerja dan hanya suami Anda yang bekerja (sebagai karyawan juga misalnya), maka dengan sekarang Anda juga bekerja sebagai karyawan, maka akan ada dua gaji dalam keluarga Anda.

Berwiraswasta

Kalau Anda punya keahlian khusus, Anda bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan tambahan dari situ. Contohnya, kalau Anda bisa menyanyi, Anda bisa menyanyi di pesta-pesta dan mendapatkan honor. Mungkin Anda bisa mengajar? Yah, kalau Anda bisa mengajar, Anda bisa mengajar dan mendapatkan honor.

Kerja Sampingan

Kenapa Anda tidak mencoba menjalankan sebuah usaha sampingan? Anda bisa membuka toko atau warung. Anda bisa buka biro jasa yang menjual segala macam jasa. Mungkin juga sebuah usaha jahitan. Kenapa Anda tidak mencobanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan?

Berinvestasi

Anda punya uang berlebih? Kenapa tidak menginvestasikannya saja? Jika Anda punya Rp 1 juta, mungkin itu bisa Anda depositokan. Anda akan dapat bunga, dan bunga itulah tambahan penghasilan Anda.

Mencari Penghasilan Tambahan sebetulnya tidak sulit. Yang penting Anda punya kemauan. Bila Anda tidak memiliki kemauan, maka cara apa pun yang ditunjukkan kepada Anda akan sulit Anda terima.

SUKSES DARI KERJA ONLINE

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Anggap saja kita semua sedang dalam perlombaan. Ya, sebuah perlombaan yang bisa memberikan kesempatan untuk bekerja online dari rumah.

Apakah Anda yakin dapat memenangkan perlombaan ini? Apakah Anda sedih melihat banyak orang yang sukses lewat internet, namun Anda tidak tahu bagaimana caranya? Kita semua pernah mengalami hal yang sama.

Banyak orang melakukan pencarian untuk kerja online. Sesuatu yang bisa dilakukan siapa saja, terlebih untuk ibu rumah tangga yang tinggal di rumah, dan menginginkan tambahan pemasukan untuk keluarga. Niat yang sangat bagus, namun sayang, tidak semua bisa mendapatkan apa yang mereka cari.

Kenyataannya, 99% dari waktu mencari jenis kerja online, yang ditemukan hanyalah iming-iming kekayaan besar dengan cepat. Tidak sedikit yang jatuh untuk beberapa situs, dan tidak menghasilkan apapun. Impian untuk mendapatkan penghasilan, justru menjadikan kita kehilangan rupiah.

Karenanya, berhati-hatilah membeli setiap produk di internet yang menjanjikan bahwa Anda akan cepat kaya dengan membeli paket dari mereka. Ada banyak penipuan jahat, yang sebaiknya Anda tinggalkan setelah membaca informasi di sini. Berikut adalah tips untuk Anda dalam memili kerja online :

1) Survei Online

Survei ini dapat Anda lakukan dengan nyaman dari rumah Anda. Jenis kerja online ini membayar Anda untuk menjawab beberapa pertanyaan dasar. Kadang-kadang survei bisa singkat,hanya memakan waktu 10 menit dan pada waktu lain, Anda mungkin menemukan bahwa Anda menghabiskan sampai satu jam dengan satu survei.

Ada banyak perusahaan luar yang menawarkan kesempatan ini, namun sebelum Anda melompat ke dalamnya, saya menyarankan Anda untuk membaca apa yang mereka tawarkan.

Jangan begitu cepat untuk mendaftar kan diri, agar Anda tidak hanya membuang waktu Anda dengan janji mendapatkan akses bekerja online di rumah, namun ternyata harus bersaing dengan ribuan pelamar dengan peluang pekerjaan yang sangat kecil.

Luangkan waktu untuk mengajukan pertanyaan forum untuk mempelajari tentang reputasi survei situs web. Forum yang baik untuk dikunjungi adalah Wahm.com atau anda bisa searching di Google.

2) Program Afiliasi

Apakah Anda menyadari bahwa Anda dapat membuat uang di internet tanpa website atau produk anda sendiri? Okay, ini adalah benar. Ini biasa disebuat afiliasi pemasaran, tempat Anda mempromosikan produk orang lain dan mendapatkan bayaran hanya ketika berhasil melakukan penjualan.

Anda dapat menemukan banyak program afiliasi yang gratis untuk bergabung, bahkan ada yang sampai memberi komisi hingga 75%. Anda dapat menemukan jenis kerja online untuk program afiliasi di AssociatePrograms.com

3) Membuat laporan singkat

Anda dapat membuat hidup yang lebih mapan dengan menulis laporan singkat, karena ada yang membayar hingga $ 100.000 per tahun, bahkan lebih!. Ini adalah ceruk pasar yang bagus. Laporan ini tidak harus 75 halaman, tetapi bisa singkat seperti berisi 7 halaman informasi yang baik. Anda dapat menjualnya untuk harga antara $ 7 dan $ 10. Anda melakukan pekerjaan sekali, dan Anda bisa menjualnya berulang kali.

Masih ada banyak jenis kerja online lain di rumah. Ini adalah beberapa dasar yang bekerja online di rumah yang tidak memerlukan kemampuan teknis yang luas, dan Anda dapat segera memulainya.

TEPAT MEMILIH PELUANG USAHA KECIL

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Banyak sekali pilihan peluang usaha kecil yang bisa kita jalankan. Pada artikel kali ini, Anda bisa mencoba pilihan untuk menjalankan usaha kecil. Siapa tahu ada yang sesuai dengan minat dan keahlian yang Anda miliki.

Ya, produk informasi adalah salah satu pilihan peluang usaha kecil yang saya maksudkan. Produk informasi adalah produk yang pada dasarnya merupakan kekayaan intelektual, yang dapat dijual kepada orang lain.

Ini bisa menjadi pilihan tepat, karena mencakup berbagai topik dan dapat disampaikan dalam beberapa cara.

Topik yang dipilih orang untuk menjual produk informasi tidak terbatas. Aapapun yang dipikirkan orang, bisa Anda jual dan menjadi peluang usaha kecil yang bisa Anda jalankan. Prinsipnya, apa saja yang bisa Anda temukan dalam sebuah buku, laporan atau brosur, maka Anda juga bisa menjualnya sebagai produk informasi.

Ini peluang usaha kecil yang sangat luas bagi pebisnis untuk benar-benar menggunakan imajinasi, dan semangat. Tidak ada yang terlalu aneh atau ganjil. Siapa saja dan dimanapun berada akan memiliki minat yang sama dan akan tertarik pada hal yang sama seperti Anda. Ini adalah target pasar yang bisa Anda bidik.

Metode apa yang memungkinkan pemilik pemilik usaha kecil untuk mengirimkan produk informasinya? Disini kita memiliki berbagai metode pengiriman. Dengan adannya internet, maka peluang usaha kecil untuk bersaing dengan penerbitan besar dan perusahaan media sekalipun, sangat besar potensinya.

Seseorang dapat mengatur website untuk menjual materi secara langsung ke masyarakat, dengan pengiriman dalam berbagai format seperti e-book, cetak, video, audio atau kombinasi.

Peluang usaha kecil yang lain adalah penerbitan sendiri atau biasa dikenal penerbitan indie. Ini adalah pilihan lain yang memungkinkan pemilik usaha kecil untuk menerbitkan sendiri materi yang dimiliki, dengan melangkah sendiri tanpa harus dipaksa untuk mempublikasikan cetakan buku dalam jumlah besar. Hal ini juga dapat mengurangi risiko besar jika buku tidak habis terjual.

Penerbitan indie memungkinkan pemilik usaha kecil untuk mempublikasikan sesuai permintaan. Ketika ada sebuah permintaan pembelian buku, maka bisa dicetak sendiri dan dikirim ke pembeli secara langsung. Peluang usaha kecil ini bisa dijalankan di banyak tempat. Saya menjamin salah satunya ada didekat tempat tinggal Anda.

Peluang usaha kecil dapat mengantarkan Anda pada kesuksesan besar. Anda dapat menjalankan usaha kecil produk informasi secara langsung dari rumah Anda. Kekhasan dari jenis usaha ini adalah Anda hanya mengeluarkan modal kecil untukk menjalankan usaha. Anda memerlukan komputer, koneksi internet dan tempat yang tenang untuk bisa menulis. Anda  memerlukan beberapa software, tapi untuk memulai tidak ada pengeluaran yang sangat mahal. Banyak dari kebutuhan Anda adalah software gratis yang mudah didapat di internet.

Alternatif di atas merupakan peluang usaha kecil ideal untuk siapa saja yang dapat meletakkan pena ke kertas. Ini juga adalah jenis usaha kecil yang dapat Anda mulai dengan lambat dan paruh waktu atau Anda dapat langsung terjun dan melakukannya secara penuh.

ALASAN MEMILIH USAHA RUMAHAN

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Usaha rumahan saat ini semakin banyak diminati, mengingat banyaknya keuntungan yang bisa didapatkan dari jenis usaha ini. Jika Anda sudah bosan menjadi karyawan, mengapa tidak mencoba menjalankan pilihan ini.

Apalagi bagi ibu rumah tangga, maka menjalankan usaha dari rumah, mengasuh anak, menyelesaikan pekerjaan domestik, bisa dilakukan secara bersamaan. Anda hanya perlu mengatur waktu Anda sebaik mungkin.

Berikut pilihan jenis usaha rumahan yang bisa Anda lakukan :

1. Customer Service

Berterimakasihlah kepada internet yang memungkinkan Anda untuk menjalankan usaha dari rumah. Tugas yang Anda terima bervariasi, tergantung masing-masing perusahaan, tapi paling sering Anda akan menjawab panggilan telepon pelanggan, memberikan layanan umum pelanggan, menangani keluhan, masuk ke dalam sistem online perusahaan, dan sebagainya.

Persyaratan: Sebagian besar perusahaan akan meminta Anda untuk memiliki rumah yang dilengkapi dengan komputer, telepon, headset, dan mesin fax, walaupun ini akan bervariasi tergantung pada tugas usaha rumahan Anda.

2. Telemarketing

Usaha rumahan ini biasanya meminta Anda untuk membuat panggilan dengan referensi dari perusahaan dan melakukan penjualan, baik menjual barang atau jasa secara langsung.

Persyaratan: Beberapa perusahaan memiliki sebuah program dimana anda dapat masuk ke sistem mereka online dan membuat panggilan melalui koneksi broadband.

3. Transcription

Transcription dilakukan dengan mendengarkan file audio dan mengetik ke dalam bentuk tertulis. Ada dua jenis dasar transcription pekerjaan: medis dan umum. Medical transcription memerlukan pelatihan lebih intensif sehingga Anda akan mengetahui terminologi medis yang digunakan pada rekaman, yang sering dibuat oleh dokter dan profesional kesehatan lainnya. Transcription umum dapat mencakup berbagai jenis audio rekaman, seperti notulen rapat, seminar, teleseminars, dan wawancara.

Persyaratan: Usaha rumahan ini biasanya akan memerlukan peralatan seperti program perangkat lunak yang dapat memutar file audio dengan berbagai kecepatan, dan headset khusus.

4. Web Desain

Anda bisa bekerja sebagai karyawan untuk perusahaan, atau freelancer. Tawaran ini jelas akan meminta Anda memiliki pengetahuan tentang web design, HTML, CSS, PHP, dan bahasa komputer lainnya.

Persyaratan: Satu-satunya persyaratan untuk usaha rumahan ini adalah perangkat lunak untuk membuat, merancang dan memperbarui halaman web.

5. Penulisan

Anda dapat bekerja secara eksklusif untuk satu perusahaan atau freelance untuk banyak klien. Pekerjaan ini juga menawarkan fleksibilitas besar dengan jenis tulisan dan publikasi yang dapat Anda pilih. Anda dapat menulis untuk pasar seperti majalah, atau fokus pada publikasi online dengan menulis e-newsletter dan e-Zines. Penulis juga dapat membuat pendapatan mereka sendiri dengan menulis dan menjual e-buku online, membuat konten situs yang didanai oleh periklanan, afiliasi produk-produk dan banyak lagi.

Persyaratan: Satu-satunya persyaratan untuk usaha rumahan jenis ini adalah memiliki kemampuan dan motivasi untuk menulis.

6. Desain Grafis

Desain grafis melibatkan penciptaan karya seni, seperti gambar digital, logo perusahaan dan situs web grafis, termasuk mencetak foto. Biasanya ini lebih banyak digunakan untuk perusahaan lokal, meskipun Anda masih memiliki banyak waktu untuk bekerja di rumah.

Persyaratan: Program perangkat lunak untuk desain grafis akan sangat diperlukan, serta pelatihan yang tepat.

Ada banyak jenis usaha rumahan, tapi mungkin ini adalah yang paling umum. Namun, karena teknologi terus maju, kita akan melihat lebih banyak kesempatan untuk melakukan pekerjaan rumah di masa depan.

MELEJITKAN DIRI DENGAN IDE CEMERLANG

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Hampir semua bisnis di seluruh dunia dimulai dengan ide bisnis cemerlang. Salah satu buktinya adalah AsianBrain.com. Dalam usianya yang masih bayi, situs ini sudah memiliki ribuan anggota yang berasal dari berbagai kota, bahkan tidak sedikit anggotanya yang berada di luar negeri.

Ide bisnis yang mampu mendapatkan hasil yang menggiurkan ini bermula dari Anne Ahira. Coba kita perhatikan, dengan cerdas Ahira memanfaatkan keahliannya dan menjualnya pada target market yang tepat.

Pertanyaannya sekarang: Apa yang bisa kita lakukan untuk menciptakan ide bisnis yang baik di tengah kompetisi ketat saat ini? Ingat, faktor utama yang membedakan satu produk dengan beragam produk lainnya terletak pada ide itu sendiri dan orang yang menciptakannya.

Berikut 15 prinsip membangun sebuah ide bisnis yang cemerlang :

1. Prinsip Adaptasi : Cara paling mudah untuk menciptakan ide baru adalah dengan mengerjakan apa yang sedang orang lain kerjakan saat

ini. Tapi jangan asal mengekor. Perhatikan apakah ide bisnis ini bisa diadaptasikan ke bisnis yang Anda jalankan  atau tidak.

2. Prinsip Nilai Lebih : Berikan penawaran lebih terhadap produk atau layanan, dimana pesaing kita tidak memiliki atau melakukannya.

3. Prinsip Kombinasi : Nilai lebih dari produk/layanan lain yang bisa digabungkan dengan produk yang kita miliki sehingga menjadikan produk kita lebih baik lagi.

4. Prinsip Personalitas : Memberikan sentuhan pribadi terhadap produk yang kita tawarkan pada pelanggan. Jika bisnis ini diterapkan untuk memulai ide bisnis, maka pastikan banyak pelanggan yang akan jatuh hati.

5. Prinsip Kemudahan : Mencari lebih banyak strategi untuk membuat produk atau layanan yang kita tawarkan lebih mudah untuk dibeli, digunakan, dimiliki dan direkomendasikan pada orang lain.

6. Prinsip Pengurangan : Meminimalisir keluhan pelanggan terhadap produk atau layanan yang kita tawarkan.

7. Prinsip Perluasan : Pastikan pelanggan puas dengan produk atau layanan yang kita tawarkan.

8. Prinsip Hiburan : Dengan prinsip memberikan ketenangan dan kesenangan pada pelanggan, ide bisnis bisa dikembangkan. Orang yang sedang bahagia biasanya akan melakukan pembelian dengan mudah.

9. Prinsip Tahan Lama : Pengalaman orang lain atau testimoni memiliki sifat tahan lama.

10. Prinsip Kemudahan Penggunaan : Kemampuan pelanggan untuk mengakses produk atau layanan yang kita tawarkan di lebih dari satu tempat.

11. Prinsip Minimalis : Mengurangi fitur tertentu untuk membuat produk yang kita jual lebih efisien, lebih mudah disimpan atau dibawa bahkan lebih mudah untuk digunakan.

12. Prinsip Kebalikan : Ide bisnis yang dimulai dengan cek fitur atau layanan apa yang ditawarkan dan tidak ditawarkan oleh pesaing.

13. Prinsip Keamanan : Tonjolkan layanan yang bisa memberi rasa aman dan resiko yang kecil.

14. Prinsip Kecepatan : Sangat penting untuk melakukan sesuatu lebih cepat dari pesaing kita tanpa mengurangi kualitas. Seperti memenuhi pesanan, layanan, hasil, pengiriman barang dan keluhan.

15. Prinsip Melawan Arus: Salah satu kunci kesuksesan adalah mau mengerjakan sesuatu yang tidak disukai oleh para pesaing, karenanya ide bisnis yang dikembangkan berharap mendapatkan celah pelanggan yang tidak dibidik oleh pesaing kita.

BISNIS INVESTASI

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Gagasan yang dalam pikiran adalah apa yang berhasil melahirkan usaha. Melalui fokus dan komitmen, kita dapat mencapai tujuan-tujuan pokok yang cukup berhasil.

Jadi, bagaimana ia dapat berinvestasi uang melalui usaha kecil dan pendapatan yang relevan? Usaha kecil investasi ide untuk membentuk sebuah platform berhasil mendapatkan insentif pendapatan dan start-up.

Investasi ide yang berbeda dengan apa yang jangka panjang dan jangka pendek tujuan wirausahawan. Untuk tujuan jangka pendek dalam membeli saham usaha kecil dan menjual sekali Bourse keuntungan yang merupakan salah satu smartest ide.

Anda dapat berinvestasi hanya $ 500 Anda kecil tabungan dalam saham dan mengetahui bahwa Anda telah memperoleh ribuan dolar sebagai pendapatan setelah menjual saham di sebuah keuntungan.

Dua investasi usaha kecil dari berbagai ide:

1. Forex trading untuk membeli obligasi serta investasi dalam serikat pekerja dan skema tabungan.

Anda juga bisa berinvestasi dalam penjualan seperti layanan konsultasi.

Anda dapat menjadi agen untuk perjalanan perusahaan dengan menjual tiket di komisi.

2. Bahkan mulai membuat iklan forum atau blog, Anda akan menemukan Anda yang relevan penghasilan dari praktek bisnis.

Ide sederhana ini membentuk dasar dari smart investasi.

Selain pintar insentif seperti itu, usaha kecil investasi ide juga dapat menggunakan kebun sebagai sumber pendapatan yang relevan. Anda dapat tumbuh sayuran tetangga yang sangat membutuhkan setiap hari! Walaupun ini bukan merupakan investasi, Anda sudah menjadi taman Anda transformasi jangka panjang menghasilkan pendapatan aset.

Investasi tidak hanya saham dan obligasi atau komersial plots tapi pintar insentif dengan keuntungan jangka panjang dari segi pendapatan.

Jika Anda membutuhkan uang saat ini, seperti maksud saya di hari berikutnya, coba apa yang saya lakukan. Saya sekarang membuat lebih banyak uang dari bisnis di lama dan Anda dapat juga membaca amazing, true story, pada link di bawah ini.

Ketika saya bergabung dengan saya untuk skeptis hanya sepuluh detik sebelum aku menyadari apa ini. Saya tersenyum dari telinga ke telinga dan Anda akan terlalu.

Bayangkan dua kali lipat uang Anda setiap bulan dengan sedikit atau tidak ada resiko! Untuk menemukan sebuah daftar diverifikasi Juta Dollar Korporasi Anda menawarkan produk mereka pada 75% komisi untuk anda.

Klik link di bawah ini untuk mempelajari CARA Anda akan mulai penggabungan Anda terhadap modal pertama Anda Juta Dolar di perusahaan mudah uang program.

KETIKA MEMILIH BEKERJA DARI RUMAH

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Kita semua mungkin pernah merasa capek pergi ke kantor setiap hari. Merasa cemas karena tidak mempunyai cukup waktu untuk memelihara dan mendidik anak-anak di rumah.

Letih dengan lamanya waktu yang dihabiskan di jalan, pulang pergi dari rumah ke kantor, berangkat subuh pulang isya. Nah, barangkali telah tiba masanya bagi anda untuk memikirkan kemungkinan bekerja dari rumah.

Beberapa orang merasa lebih produktif bekerja dari rumah ketimbang di kantor. Hal ini berlaku untuk mereka yang pekerjaannya menulis, penerjemah atau membuat report.

Namun, ada beberapa bidang pekerjaan yang tak mungkin dilakukan di rumah karena memerlukan koordinasi langsung dengan rekan sekerja atau terhubung dengan sistem informasi kantor, seperti accounting. Anda harus bisa memilah.

Konsekuensi bekerja dari rumah salah satunya adalah kita harus dapat membuat pembatas antara wilayah kerja dan wilayah keluarga. Juga harus dipikirkan, apakah cukup aman menerima pembeli barang atau jasa yang belum kita kenal memasuki rumah kita? Apakah tidak mengganggu ketentraman rumahtangga? Apakah rumah kita cukup pantas dan dapat mewakili bisnis yang kita kelola?

Agar bekerja dari rumah tidak menimbulkan masalah, mungkin kita harus mengatur pertemuan dengan calon pembeli untuk bertemu di luar rumah, seperti di kafe atau perpustakaan atau di tempat-tempat umum yang nyaman.

Alamat surat-surat untuk bisnis bisa dilakukan dengan menyewa kotak pos, penerimaan telepon bisa dilakukan oleh mesin penjawab telepon, sehingga para calon pembeli atau pelanggan dapat meninggalkan pesan, bila kebetulan kita tidak ada di rumah.

Bekerja dari rumah punya banyak keuntungan. Misalnya, tidak terikat jam kerja, tidak harus kesal karena terjebak macet, dan jam kerja yang dapat diatur sendiri. Target kerja pun dapat ditentukan sendiri, tanpa berpatokan pada jam kerja. Namun, kendala pasti ada. Salah satunya sulitnya adalah memisahkan urusan rumah dan pekerjaan.

Beberapa hal lain yang juga patut diperhatikan ketika bekerja dari rumah antara lain:

a. Terorganisasi

Semua berawal dari pengaturan yang tepat. Gunakan ruang kerja sebagai tempat untuk berkarya. Letakkan lemari dengan banyak laci pengaturan untuk meletakkan barang-barang yang berhubungan dengan keperluan Anda dalam bekerja dari rumah

b. Bekerjalah dalam suasana yang tenang

Ketika kerja, usahakan suasana sekitar nyaman dan aman dari gangguan. Kecuali jika Anda ingin sekaligus mengawasi anak-anak. Saat anak-anak sekolah, Anda dapat bekerja dari rumah dalam suasana yang tenang. Tutup pintu ruang kerja agar terhindar dari gangguan. Beritahu anggota keluarga jam kerja Anda sehingga mereka mengerti dan tidak mengganggu waktu kerja Anda.

c. Privasi total

Jika ingin memiliki privasi total, buatlah ruang kerja yang terpisah dari rumah utama dan kunci pintu saat bekerja dari rumah

d. “Jangan ganggu saya”

Anda bisa menggantung tulisan tersebut di pintu kerja jika Anda benar-benar sedang bekerja dari rumah dengan serius dan tidak ingin diganggu.

e. mulai dengan perencanaan

Perencanaan sangat penting untuk menjalankan bisnis di rumah. Mulailah dengan langkah awal, yaitu menentukan nama usaha, alamat, nomor telepon, dan alamat e-mail. Akan lebih baik jika Anda melengkapinya dengan website agar profil usaha Anda dapat dipromosikan ke khalayak lebih luas.

STRATEGI MENJALANKAN KERJASAMA USAHA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Ketika membicarakan kerjasama usaha, mungkin Anda masih ingat ketika masih jaman di sekolah, Anda mendapatkan tugas dengan batas waktu yang ditentukan, dan dikerjakan secara berkelompok yang membutuhkan interkasi antar siswa.

Kadang Anda stress memikirkan tugas ini siang malam, apalagi jika menemukan perbedaan pendapat dengan anggota kelompok. Dan, ketika nilai tugas keluar, apakah hasilnya memuaskan atau tidak, maka nilai itu menjadi milik bersama.

Tim sukses dimulai dan berakhir dengan anggota dan seberapa baik mereka melaksanakan tugas mereka sampai dengan hasil yang telah disampaikan dari pikiran yang beragam.

Begitupun dalam bisnis, kerjasama usaha diperlukan untuk mendapatkan kesuksesan yang menjadi tujuan bersama. Sebagai contoh, jika Anda memiliki usaha makanan, mungkin Anda membutuhkan kerjasama dengan juru masak, beberapa orang untuk menjadi pramusaji.

Atau, jika Anda memutuskan untuk berbisnis waralaba, maka Anda membutuhkan kerjasama dengan pemilik waralaba yang Anda inginkan.

Jika Anda membuka usaha dengan modal minim, maka mungkin Anda akan pergi mencari investor untuk diajak kerjasama. Atau sebaliknya, jika Anda mempunyai banyak uang namun tidak memiliki banyak waktu untuk menjalankan bisnis, mungkin Anda memilih untuk berinvestasi kepada perusahaan lain.

Apapun bentuk kerjasama usaha yang Anda lakukan, da beberapa rambu-rambu yang perlu Anda perhatikan dalam melakukan kerjasama dengan pihak lain. Diantaranya sebagai berikut :

1. Perjanjian tertulis

Jangan pernah meremehkan hal ini. Penting sekali bagi siapa pun untuk melakukan perjanjian tertulis atas kerjasama usaha yang dilakukan, sehingga menghindari perselisihan dan kerugian di belakang hari. Semakin detail isi perjanjian, maka semakin memperjelas konsep kerjasama yang dibangun. Pastikan perjanjian ini memiliki kekuatan hukum, dengan tanda tangan pihak-pihak yang terkait di atas materai.

2. Berdasarkan asas manfaat

Ketika melakukan kerjasama usaha, sebisa mungkin menguntungkan kedua belah pihak. Jika salah satu merasa terugikan, maka kerjasama ini tidak bisa diteruskan. Ini perlu, jika Anda ingin berinvestasi, maka Anda perlu tahu berapa bagi hasil yang akan Anda dapatkan, selama berapa lama, dan apa resiko yang akan Anda hadapi. Anda tidak bisa memberikan uang begitu saja, tanpa mengetahui dengan pasti imbal balik yang akan Anda dapatkan.

3. Berdasarkan asas adil

Apapun yang tercantum dalam perjanjian, hendaknya disepakati. Tidak boleh ada yang berbuat curang, dengan tidak menjalankan kewajibannya. Karenanya, perlu dibuat rincian hak dan tanggung jawab, maupun job description secara mendetail, sehingga masing-masing memahami dan menjalankannya dengan baik. Jika ada yang berbuat curang, maka semuanya bisa diproses melalui jalur hukum, atau kerjasama usaha tidak bisa dilanjutkan.

4. Tidak ada unsur paksaan

Kerjasama usaha harus berdasarkan keinginan pribadi, tanpa adanya paksaan dari pihak lain. Jika Anda merasa tidak cocok untuk bekerjasama dengan orang lain, Anda tidak perlu memaksakannya. Anda bisa memilih kerja sendiri sesuai kemampuan Anda.

Masih banyak saran lain yang bisa Anda kembangkan dalam melakukan kerjasama usaha. Semoga bermanfaat!

HEBATNYA BERGABUNG DENGN FORUM BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Menjalankan bisnis online di rumah tidak selalu mudah. Anda akan memikirkan bentuk iklan dan budget yang harus Anda keluarkan untuk  mempromosikan layanan Anda.

Ada beberapa situs yang menawarkan ruang iklan dengan berbayar, meskipun sebagian menawarkan secara cuma-cuma. Salah satu metode jitu yang dapat Anda manfaatkan tanpa harus membayar sepeserpun adalah forum bisnis.

Forum bisnis ada dimana-mana. Dengan semakin banyaknya pengguna internet, maka semakin banyak yang ingin berbagi pendapat atau membantu mereka yang membutuhkan. Untuk mendaftar di forum seringkali gratis.

Yang perlu anda lakukan adalah login ke mesin pencari favorit Anda dan mencari sebuah forum yang sesuai minat Anda, atau, dalam hal ini, industri yang sesuai dengan layanan Anda.

Forum bisnis memiliki aturan mengenai iklan, seperti dengan menyantumkan signature berisi link URL yang merujuk pada situs Anda. Pastikan Anda membaca dan memahami semua aturannya dengan baik, sebelum Anda mendaftarkan diri Anda.

Ketika Anda aktif di forum bisnis, maka Anda akan memperoleh banyak manfaat. Semakin banyak yang Anda posting, maka semakin banyak orang yang akan mengenal Anda.Jika Anda berbagi informasi yang berharga mengenai sebuah topik, Anda akan dilihat memiliki otoritas, dan beberapa waktu kemudian, Anda akan dikejutkan oleh jumlah pengunjung yang mendatangi situs Anda.

Tentu saja hal itu menjadi alasan kuat bagi Anda untuk menggabungkan diri ke dalam forum bisnis. Meski demikian, masih ada 5 alasan lain yang akan semakin meyakinkan Anda untuk menggunakan forum ini:

1. Branding. Hanya dengan memberikan saran dan tips di forum bisnis, Anda sudah menunjukkan kepada orang lain apa yang bisa diharapkan ketika melakukan bisnis dengan Anda. Bisnis Anda akan mendapatkan branding dengan sendirinya dan persepsi positif dari pelanggan.

Reputasi baik yang dibangun dari keinginan untuk membantu adalah aset penting dalam bisnis, baik online atau offline. Nantinya, Anda dapat berharap lebih banyak trafik situs Anda, karena direkomendasikan oleh orang lain dan akan selalu mengikuti segala perubahan penting dalam produk dan layanan Anda.

2. Publikasi khusus. Beberapa forum bisnis memiliki beberapa kategori untuk peluang kerja atau ide terbaik, yang akan memberikan Anda ruang untuk menawarkan produk terbaik Anda kepada calon pembeli yang prospektif.

3. Pendidikan gratis. Apapun pertanyaan yang Anda miliki , apapun masalah yang  Anda alami, kemungkinan akan ada orang-orang dalam forum bisnis yang megalami hal yang sama, dan sangat bersedia untuk berbagi saran tentang cara mereka menghadapi situasi tersebut.

Selain itu, Anda akan menemukan banyak link ke eBook atau perangkat lunak yang dapat membantu bisnis Anda. Berbagi cara pandang dengan orang dalam menanggulangi satu masalah, tanpa perlu membayar mereka, maka inilah impian setiap pengusaha!

4. Joint Ventures. Anda akan sering menemukan pengusaha lain yang memiliki ide yang sama seperti Anda, atau yang dapat melengkapi lini dan layanan Anda. Jika Anda berpikir bahwa kerjasama dapat membantu bisnis Anda, maka forum bisnis dapat menyediakan cara cerdas untuk mencari salah satu yang terbaik yang sesuai dengan etika kerja Anda.

5. Dukungan. Setiap pertanyaan dalam forum bisnis selalu memiliki jawaban lebih dari satu member yang berpengalaman. Hanya dengan memposting sesuatu, menunggu balasan dari orang lain, Anda akan mendapatkan ide-ide terbaik untuk menjaga bisnis Anda berjalan dan berkembang.

SELAMAT DATANG DI BISNIS BARU

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Bekerja untuk banyak perusahaan dalam rangka meraih kebebasan financial, tentu saja bukan ide yang menarik.

Jika Anda ingin mencoba mendapatkan pensiun dini dalam hidup Anda, dengan memiiki jutaan rupiah di rekening Anda, maka lebih baik anda mulai berpikir tentang sebuah bisnis baru dari sekarang.

Walaupun jalan menuju sukses di bidang ini biasanya bergelombang, Anda bisa menuju ke sana dengan tekad dan ketekunan.

Memang, tidak semua orang memiiki keberanian untuk memulai bisnis baru. Biasanya masalahnya ada pada tekad. Mereka takut gaga, takut rugi, takut tertipu, dan ketakutan lain yang membuat mereka tidak pernah melangkahkan kaki di jalur bisnis. Akhirnya, tidak sedikit orang yang rela menua dan hidup ala kadarnya dengan menjadi karyawan.

Berikut adalah strategi untuk memulai bisnis baru Anda:

1. Pertimbangkan hobi dan keahlian Anda

Bila memilih yang terbaik untuk bisnis Anda, ini akan menjadi ide besar yang menarik untuk Anda pertimbangkan. Anda akan menikmati bisnis baru Anda, karena Anda merasa enjoy menjalaninya. Anda pun sudah memiliki pengalaman atau pengetahuan akan hal ini. Misalnya, jika Anda suka menanam bunga, Anda bisa membuat website tips menanam bunga.

2. Pendanaan

Apapun jenis bisnis baru yang Anda pilih, maka Anda akan memerlukan dana untuk memulai. Sebelum Anda melangkah, cobalah berdiskusi dengan beberapa bank dan lembaga keuangan untuk menanyakan tentang kredit usaha. Perlu diingat bahwa permohonan kredit seperti itu mungkin memakan waktu lama, jadi Anda harus memprioritaskan tugas ini. Bawa semua persyaratan dan pastikan bahwa Anda melengkapinya sebelum Anda mengajukan permohonan untuk pinjaman, untuk menghindari penundaan yang tidak perlu.

3. Pilihan

Tergantung pada preferensi dan sumber daya, Anda dapat memilih untuk menjalankan bisnis secara offline atau online. Pertimbangkan untung ruginya sebelum Anda membuat keputusan akhir terhadap bisnis baru Anda. Jika Anda tidak ingin menghabiskan uang banyak untuk investasi awal dan memiliki pengetahuan tentang menjalankan bisnis online, Anda dapat maju dan mencoba mencari keberuntungan melalui internet. Ini bisa menjadi media yang memungkinkan Anda untuk bersaing di pasar global. Anda akan memiliki peluang besar untuk membuat penjualan. AsianBrain.com bisa menjadi acuan Anda dalam mempelajari bisnis online.

4. Mintalah Bantuan

Jika Anda mempertimbangkan untuk meletakkan suatu usaha skala besar, Anda mungkin memerlukan bantuan dari profesional. Sesuai kebutuhan, Anda dapat menyewa akuntan, HR spesialis, pengacara, eksekutif account, dan sebagainya. Orang-orang ini dapat benar-benar profesional dengan menawarkan bantuan dan saran, sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat baik dalam hal pertumbuhan bisnis baru Anda.

5. Menghadiri seminar bisnis

Ini sangat penting untuk memperluas wawasan Anda pada semua aspek bisnis. Bila memungkinkan, ambil keuntungan dari bisnis di seminar untuk memperoleh informasi mendalam dan tips yang benar-benar dapat membantu Anda memulai pada bisnis baru yang tepat.

MENIKMATI PILIHAN DI DUNIA USAHA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

“Worry is like a rocking chair.

It gives you something to do but doesn’t get you anywhere”.

Kekhawatiran itu bagaikan kursi goyang.
Ia memberi kita kesibukan, tetapi tidak membawa kita ke mana-mana.

Dalam memulai, mengembangkan, maupun mempertahahankan dunia usaha, seringkali entrepreneur dihinggapi banyak ketakutan. Takut jika bisnisnya gagal, takut rugi, dan takut yang lainnya. Bukan berarti itu tidak boleh sama sekali. Namun, hendaknya seorang entrepreneur mampu memberikan porsi yang tepat untuk hal ini.

Harus dibedakan antara sikap hati-hati dan sikap takut. Sebab, hal ini tidak akan pernah menghasilkan apapun. Bertahun-tahun kita khawatir, maka selama itu pula hasilnya tidak terwujud sama sekali. Kekhawatiran hanya akan membuat kita menjadi kaku, tidak bisa berkata apa-apa, bingung dan tidak bisa melakukan tindakan apapun. Inilah musuh utama dalam dunia usaha.

Kini saatnya untuk menikmati pilihan kita : dunia usaha. Atas semua situasinya, atas semua fasenya. Akan lebih baik hasilnya daripada hanya sekadar takut dan khawatir. Ada dua kata untuk hal ini : HENTIKAN dan LUPAKAN. Dengan begitu, maka akan semakin banyak karya yang bisa kita hasilkan. Kekhawatiran sering membunuh kita, kreativitas kita, tindakan-tindakan kita dan membuat kita menjadi seorang yang apatis.

Tentu saja hal ini berbahaya dalam dunia usaha. Kalau bisa kita mengurangi kekhawatiran kita dan mencoba untuk melakukan hal yang positif, maka setiap hari, setiap saat, setiap tindakan kita akan menjadi lebih tenang.

Satu hal yang penting adalah cobalah memikirkan solusi terbaik yang bisa dilakukan saat ini. Daripada Anda khawatir seperti duduk pada rocking chair dan terus menggoyang-goyangkan kursi tanpa arah dan tujuan. Alangkah lebih baik apabila kita menyalurkan kemampuan dan tindakan kita pada hal-hal yang jauh lebih positif.

Inilah yang sering ada pada masyarakat kita. Jika kita melihat ke pola hidup masyarakat desa, mereka lebih terlihat nerimo dengan penghasilan yang diterima. Dengan slogannya alon-alon asal klakon permasalahan sering dianggap enteng.

Apalagi dengan pepatah yang tak kalah tenarnya : Mangan ora mangan sing penting kumpul. Mereka tidak tertantang untuk melakukan hal lebih.  Dunia usaha jauh dari jangkauan pemikiran mereka.

Walaupun kehidupannya serba kekurangan, mereka akan tetap enjoy asalkan masih bisa hidup bersama. Rutinitas, kenyamanan menjadi ciri kentalnya. Sangat sedikit yang berani keluar dari zona nyamannya dan melakukan sesuatu yang berbeda, termasuk terjun ke dunia usaha. Jumlah yang sedikit inilah yang kemudian menjadi bukti kesuksesan. Lalu, termasuk golongan yang manakah posisi Anda sekarang ini?

Ingat, dunia usaha pun seperti manusia. Dari kecil, dewasa dan mati.. Bisnis berjalan berdasarkan usia. Semakin dewasa, maka semakin matang. Peluang pun semakin luas. Bisnis semakin terasah melalui perjalanan hidup.Modal yang terpenting adalah pengalaman. Ketika ingin maju, maka di awal bisnis kita harus menguasai penuh bisnis yang kita jalankan.

Menjadi keniscayaan bahwa seorang pengusaha mengetahui produk yang dijual secara detail dan matang. Dalam dunia usaha, intinya adalah selalu mencoba dan berinovasi. Sistem yang digunakan hendaknya selalu diperbaiki dan berkembang sesuai pola pikir kita. Dari sisi SDM, pengkaderan harus tetap terjaga. Harapannya, tidak ada kekagetan jika harus berhadapan dengan problem. Dengan begitu, jalan keluar akan mudah dicapai.

KAPAN PERLU MELAKUKAN KERJASAMA BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Mungkin Anda termasuk orang yang enggan untuk melakukan kerjasama bisnis dengan orang lain. Ada beberapa orang yang memang cenderung memilih usaha sendiri, tanpa perlu berurusan dengan orang lain.

Hal ini bisa disebabkan trauma, karena sering dikecewakan oleh rekannya. Jika demikian halnya, masih perlukah melakukan kerjasama bagi Anda?

Sebelum melakukan kerjasama bisnis dengan orang lain, cobalah untuk melakukan beberapa analisa berikut:

1. Apakah Anda merasa kesulitan menjalankan bisnis Anda?

Ini bisa terjadi jika Anda tidak memiliki keahlian dalam bidang tertentu, namun Anda sangat ingin terjun kedalamnya. sebagai contoh, Anda ingin menjalankan usaha konveksi, namun tidak bisa menjahit. Otomatis, Anda membutuhkan seorang penjahit untuk membantu Anda.

2. Apakah Anda merasa tidak memiliki cukup dana untuk menjalankan usaha?

Jika Anda memiliki keahlian dan merasa yakin memiliki prospek bisnis yang baik, namun memiliki kendala modal, maka Anda membutuhkan kerjasama bisnis dengan investor untuk menjalankan usaha Anda.

3. Apakah Anda tidak memiliki cukup waktu untuk menjalankan usaha?

Jika Anda memiliki permintaan yang banyak, sehingga tidak tertangani karena tidak memiiki banyak waktu untuk mengerjakannya, maka saatnya Anda merekrut karyawan atau melakukan outsource untuk menangani tugas Anda.

4. Apakah Anda ingin menjalankan bisnis dengan reputasi yang sudah dikenal bagus tanpa perlu memulai dari awal?

Jika jawabannya YA, maka Anda perlu melakukan kerjasama bisnis dengan pemilik waralaba untuk produk ternama. Anda tidak perlu sulit-sulit untuk merancang bisnis dari awal.

Nah, jika jawaban dari keempat soal tersebut adalah TIDAK, maka Anda bisa menjalankan bisnis Anda sendiri tanpa membutuhkan kerjasama dengan pihak lain. Dan, jika jawabannya IYA, maka saran saya dalam melakukan kerjasama bisnis adalah sebagai berikut:

1. Memilih rekan usaha yang bisa dipercaya

Anda perlu berhati-hati dalam melakukan kerjasama bisnis dengan orang lain. Alangkah baiknya jika Anda memilih rekan usaha yang sudah Anda kena dengan baik. Cara ini untuk meminimalisir terjadinya penipuan atau kecurangan di kemudian hari.

2. Melakukan evaluasi secara rutin

Melimpahkan kepercayaan bisnis seutuhnya kepada rekan bisnis Anda, tentu bukan pilihan yang tepat. Cobalah untuk melakukan evaluasi secara rutin perkembangan bisnis Anda. Ketahui dengan pasti masalah yang terjadi, dan menyelesaikannya bersama. Ingat, Anda sedang melakukan kerjasama bisnis, bukan menjalankannya sendiri!

3. Membagi hak dan tanggung jawab dengan jelas

Ini penting agar Anda tidak merasa rugi ketika melakukan kerjasama bisnis. Semakin jelas Anda membagi hak dan tanggung jawab, maka akan semakin meminimalisir adanya masalah di kemudian hari.

4. Berikan reward dan punishment

Agar kerjasama bisnis berjalan langgeng, jangan enggan untuk memberikann reward kepada rekan bisnis Anda. Anda tidak perlu ragu untuk menghargai setiap prestasi yang telah dicapai rekan bisnis Anda. Sebaliknya, jangan sungkan juga memberikan punishment jika rekan bisnis melakukan kesalahan. Cukup adil, bukan?

Nah, semoga dengan panduan tersebut semakin memudahkan Anda dalam menentukan kerjasama bisnis dengan pihak lain. Sukses untuk Anda!

PERBEDAAN E COMMERCE DAN E BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

E Commerce dan E Bisnis adalah dua hal yang sama sekali berbeda namun sayangnya kebanyakan dari kita selalu menukar penggunaannya. Alasan di balik penggunaan yang salah ini terletak pada arti dari “bisnis” dan “commerce” dalam bahasa Inggris. Tetapi terdapat perbedaan antara e-commerce dan e-bisnis.

Ada banyak orang bijak memahami perbedaan antara keduanya dan selalu ada sebuah perdebatan antara kedua kelompok tentang perbedaan dan persamaan antara e commerce dan e bisnis.

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memperjelas perbedaan antara keduanya, karena memang merupakan fenomena yang sama sekali berbeda.

Perbedaan antara keduanya adalah sebagai berikut:

1. E Commerce adalah bagian dari E Bisnis. Jika Anda mengingat diagram Venn ketika belajar di sekolah, maka anda dapat dengan baik memahami apa saya sampaikan. Bagian yang satu adalah konsep yang sangat luas, sedangkan satunya hanyalah satu bagian kecil dari itu. Hubungan ini akan dihapus pada poin berikutnya.

2. Kegiatan yang pada dasarnya melibatkan transaksi keuangan diistilahkan sebagai “e commerce”. Namun, e bisnis adalah istilah yang lebih luas. Ada banyak hal-hal lain selain menjual, meski pemasaran termasuk didalamnya, termasuk pengadaan bahan baku atau barang, pelanggan pendidikan, mencari supplier dan lain sebagainya.

3. Untuk berjualan secara online adalah e-commerce, namun untuk membawa dan mempertahankan pelanggan dan mendidik secara online tentang produk atau layanan termasuk e bisnis. Memiliki sebuah website untuk melakukan hal itu tidaklah cukup.

Tapi, membuat situs profesional yang dibangun dengan teknologi terbaru untuk menangkap perhatian pengunjung dan memenangkan apresiasi, maka itulah yang diperlukan. Bila uang yang terlibat, maka hal pertama yang pengguna cari adalah keselamatan dan keamanan yang menggunakan uang. Memiliki sebuah website dengan kualitas yang baik sangatlah penting.

4. Ketika Dell menjual komputer, laptop, monitor, printer, aksesoris dan lain sebagainya secara online, maka ini bukan lagi e commerce tetapi e bisnis. mengapa saya katakan demikian. Bila pengunjung datang pada website, hal pertama yang ia lakukan adalah melihat desain website dan melakukan navigasi, serta hal-hal yang akan membantu dia menemukan apa yang dia inginkan.

Dan, jika ia langsung menemukan pada halaman ia cari, ia akan mencari informasi yang berkaitan dengannya. Informasi yang diberikan harus menarik dan menghilangkan keraguan bagi pengunjung, yang mengubahknya menjadi seorang klien. Hingga saat ini tidak ada uang yang telah ditukarkan atau diperbincangkan. Jadi, apakah ini adalah e-commerce? Bukan, ini adalah e bisnis yang memandu para pengunjung.

5. E Commerce juga telah ditetapkan sebagai proses yang meliputi menarik pelanggan, pemasok dan mitra eksternal, sementara e bisnis meliputi internal seperti proses produksi, manajemen inventaris, pengembangan produk, manajemen risiko, keuangan dan lain sebagainya.

Secara keseluruhan, e commerce dapat digambarkan sebagai penggunaan internet dan Web untuk transaksi bisnis. Lebih formalnya, secara digital memungkinkan terjadinya transaksi komersial antara organisasi dan individu.

Di sisi lain, e bisnis dapat digambarkan sebagai proses digital yang memungkinkan proses transaksi dalam perusahaan, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol yang kuat. Selain itu, aplikasi e bisnis bisa turun menjadi e commerce ketika sebuah pertukaran nilai terjadi.

BISNIS ONLINE, BISNIS MURAH

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Bila Anda berminat untuk menjalankan bisnis murah karena keterbatasan modal, Anda bisa menetapkan pilihan pada bisnis online. Mengapa demikian, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak kocek sebagaimana Anda menjalankan bisnis offline.

Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat usaha properti, Anda harus mengurus perijinan, dan semacamnya. sedangkan di online, Anda tidak memerlukan hal itu.

Tentu saja menjalankan bisnis murah memiliki resiko yang lebih kecil. Anda akan terhindar dari kemungkinan mendapatkan kerugian yang besar, sperti jika Anda kemalingan, kebakaran, bahkan pembunuhan yang memungkinkan terjadi di dunia nyata.

Hal itu dapat diminimalisir di dunia maya. Jika Anda hati-hati, maka Anda akan terhindar dari penipuan, apalagi pembunuhan.

Bagaimana online tidak dibilang bisnis murah, jika dibandingkan Anda harus membuka toko misalnya, Anda perlu membangun terlebih dulu bangunannya, memberi upah tenaga pekerja, belanja kebutuhan toko, dan sebagainya. Sedangkan di online, Anda hanya membutuhkan domain, hosting, komputer dan koneksi internet untuk mulai menghidupkan bisnis Anda. Itupun dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan Anda membuat toko.

Anda juga tidak perlu repot-repot membeli barang atau memiliki stok produk yang akan Anda jual. Jika Anda memang memiliki modal yang sangat minim, Anda bisa mengikuti program afiliasi yang bisa Anda ikuti secara gratis dari internet. Banyak pilihan disana. Anda tinggal memilih sesuai dengan website yang Anda miliki. Benar-benar bisnis murah, bukan?

Oh ya, Anda tidak perlu susah payah menggaji orang jika memang belum membutuhkannya. Bisnis murah ini sangat memahami keadaan Anda. Toko online Anda bisa tetap terjaga 24 jam tanpa perlu Anda jaga. Jika Anda bepergian, Anda tidak perlu mengupah orang lain untuk mengurusi bisnis Anda. Anda tetap  bisa menjalankan bisnis ini darimana saja, asalkan Anda tetap terhubung dengan internet.

Memang, banyak iming-iming bisnis murah yang menjanjikan kekayaan dengan cepat di internet. Anda harus hati-hati dan tidak perlu terpengaruh dengan ajakan yang menyesatkan ini. Jika Anda masih belum memahami bisnis online dengan baik, tidak ada salahnya Anda belajar kepada ahlinya.

Anda bisa mendapatkan panduan menjalankan bisnis ini secara bertahap dari nol, dengan menggunakan bahasa Indonesia di AsianBrain.com. Anda tidak perlu ragu untuk mengeluarkan uang untuk mempelajari bisnis ini. Karena, jika Anda serius dan focus menjalankannya, maka keuntungan yang akan Anda dapatka jauh lebih berlimpah.

Mengenai pilihan ide bisnis murah, Anda tidak perlu khawatir! Anda bisa mejual apa saja melalui internet. Saran saya, berangkatlah dari minat dan hobi Anda, agar Anda merasa senang untuk menjalankannya. Anda bisa menjual tanaman hias, kerajinan tangan, binatang peliharaan, maupun produk informasi.

Seperti yang saya katakan di atas, Anda bisa bergabung dengan program afiliasi. Pilihan lain, Anda bisa menjalankan adsense atau adwords yang banyak diminati para internet marketer kelas dunia.

MEMULAI USAHA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Memiliki Usaha sendiri menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan penghasilan saat ini. Semakin tinggi kesadaran bahwa tidak bisa menggantungkan hidup dari bekerja, menjadikan geliat bisnis semakin bertambah. Meskipun tantangan besar ada di depan kita.

Mutlak diperlukan tujuan untuk memulai usaha, jangan hanya ikut-ikutan. Masih banyak orang yang memulai bisnis dengan cara yang salah, dengan cara yang masih sederhana. Padahal jaman sudah berubah. Konsep bisnis jaman dahulu tentu akan berbeda dengan jaman sekarang.

Kehidupan adalah pilihan, dan kitalah yang memilih seperti apa kehidupan yang kita inginkan, bukan orang lain. Semakin kita optimis akan tujuan kita, maka semakin kita dekat ke tujuan itu. Sebaliknya, semakin kita tidak yakin, tujuan itu akan semakin menjauh. Memulai usaha dengan keyakinan yang mantab adalah mutlak.

Hal pertama yg harus diperhatikan dalam memulai usaha ialah kita harus bertanya tentang apa yang dibutuhkan oleh pasar. Bukan sebaliknya, kita membuat produk terlebih dahulu tanpa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pasar. Jika kebetulan dibutuhkan, Anda beruntung. Jika tidak dibutuhkan, maka Anda akan buntung.

Yang dimaksud dibutuhkan oleh pasar ialah pasar benar-benar membutuhkan, sementara penyedia produk atau jasa tersebut masih kurang. Selain itu, kita juga harus memerhatikan jumlah pasar yang membutuhkan produk tersebut. Jika sedikit, memulai usaha di lingkungan tersebut tentu saja kurang menjanjikan.

Banyak orang yang memulai usaha lalu mendapatkan sedikit kesuksesan, kemudian enggan belajar dan berkembang. Padahal belajar itu tidak mengenal batas. Saat Anda sukses di suatu bidang, maka pelajari lebih dalam bidang tersebut. Jika Anda makin mengenal bidang pekerjaan Anda, maka Anda akan menemukan banyak sekali peluang-peluang usaha baru yang menanti tangan emas Anda.

Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam memulai usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan “entrepreneur” dengan “manager”. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan untuk mengatur perusahaan yang telah maju.

Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual akan membantu anda dalam memulai usaha. kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan usaha pada fase itu.

Untuk memulai usaha harus mengerahkan segenap kemampuan. Bahkan, saat tidur sekalipun pikirannya tetap bekerja mengumpulkan mimpi dan rencana-rencana kerja. Jangan lupakan teman-teman Anda. Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kualitas yang sama, orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

Kalau begitu tunggu apa lagi?? Lakukanlah sekarang juga untuk segera memulai usaha. Bila Anda telah siap, mulailah usaha Anda, lakukanlah sekarang juga. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok belum tentu milik kita. Kesempatan itu datangnya hanya sekali. Sekali Anda melewatkan sedetik kesempatan, jangan harap dia akan terulang lagi di waktu sama!

TEPAT MEMILIH JENIS USAHA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Memiih jenis usaha yang tepat akan mendukung kesuksesan bisnis kita di masa depan. Salah memilih, sama halnya dengan membuang waktu, tenaga, dan modal usaha.

Ini menjadi pekerjaan yang sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda bisa berangkat dari minat dan keahlian Anda, maupun disesuaikan kondisi di sekitar lingkungan kita berada. Misalnya, lingkungan keluarga, kantor, perumahan, kampus, dan sebagainya.

Anda tidak perlu mencari ide yang melangit dan susah Anda wujudkan. Berpikirlah sederhana, namun Anda meyakini jenis usaha yang akan Anda jalankan memiliki prospek yang bagus. Bagaimana caranya?

Lakukan analisa SWOT! Ini akan mengukur semua hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan oleh pengusaha sebagai penilaian awal dan pemberian informasi penting dalam menentukan jenis usaha yang akan dijalankan. Berikut cara sederhana yang bisa Anda terapkan :

1. Kekuatan

Telusuri kekuatan yang dimiliki dengan menganalisa hal-hal berikut :
Apakah lokasi usaha cukup strategis?
Apakah sumber bahan baku mudah diperoleh?
Dan berbagai kekuatan yang bisa dimanfaatkan. Sebagai contoh, jika lokasi usaha berada dekat kampus, maka Anda bisa memilih jenis usaha kos-kosan, warnet, rental komputer, dan sebagainya.

2. Kelemahan

Analisa kelemahan yang dimiliki, tanpa perlu memaksakan diri menjalankan jenis usaha yang memang kita tidak mampu melakukannya. Sebagai contoh, Anda tidak perlu membuka usaha warnet jika tidak paham sama sekali masalah komputer dan internet.

3. Peluang

Perhatikan dengan seksama setiap peluang yang dapat dimanfaatkan dan bisa mendatangkan manfaat. Sebagai contoh: membuka jenis usaha makanan di lingkungan perkantoran, dan sebagainya.

4. Ancaman

Amati ancaman yang mungkin terjadi terhadap usaha yang Anda jalankan. Apalagi Terlebih jika ada pesaing yang memiliki kemampuan yang lebih baik dari Anda. sebagai contoh: investasi saham, di mana kita tidak memiliki cukup ilmu tentangnya.

Cobalah untuk selalu jeli melihat setiap peluang yang muncul di sekitar Anda, karena ide melimpah dimana saja. Ada banyak jenis usaha yang bisa Anda pilih, yang bisa jadi sudah ada dalam diri Anda atau bahkan sudah di depan mata.

Berikut beberapa hal yang mungkin bisa Anda jadikan inspirasi untuk memilih jenis usaha :

  • Amati barang-barang di sekeliling Anda dan yang sedang Anda gunakan
  • Rasakan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh oleh diri Anda
  • Searching di Internet yang menyediakan informasi bisnis
  • Membaca buku yang berkaitan dengan kewirausahaan
  • Membaca koran, majalah, atau tabloid yang berisikan peluang usaha
  • Membaca yellow pages
  • mengunjungi teman, kenalan, atau sahabat
  • Menghadiri seminar bisnis, pameran bisnis, dan sebagainya.
  • Mengunjungi pusat-pusat inkubator bisnis
  • Mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan dan restoran waralaba
  • Mengunjungi penemuan baru, pameran dagang, dan pameran-pameran lainnya
  • Kunjungi asosiasi dagang dan bisnis
  • Ikuti pertemuan alumni
  • Dan sebagainya

PENTINGNYA BELAJAR BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Sering kita temukan siswa yang mengalami kesulitan dalam memilih program pilihan belajar. Hal ini terkait jaminan kerja yang minim begitu ia menyelesaikan studinya. Tidak sedikit jumlah pengangguran di negeri kita ini.

Tidak peduli apakah ia mengantongi ijazah atau tidak. Bahkan lulusan sarjana ke atas masih saja kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan. Lalu,mengapa tidak mencoba berpikir belajar bisnis untuk mengatasi masalah ini?

Langkah pertama untuk menentukan pilihan Anda adalah melakukan riset terhadap diri Anda sendiri. Apakah minat dan kemampuan Anda? Apa yang Anda ingin lakukan dan apa yang baik untuk Anda? Apakah kekuatan dan kelemahan, dan apa yang akan membuat Anda bersemangat?

Bisnis merupakan salah satu bidang yang luas dan memiliki kompensasi yang tinggi. Ia termasuk peringkat sepuluh jurusan yang paling menguntungkan dari lulusan perguruan tinggi. Lulusannya memiliki berbagai kesempatan kerja di sektor swasta, sektor publik dan non-profit.

Belajar bisnis juga menggairahkan. Lingkungan yang kompetitif, tantangan pemasaran dan penjualan barang atau jasa, kemampuan menangani proyek, negosiasi, dan menghasilkan penjualan.

Jika Anda ingin menjadi wirausahawan dan memulai bisnis Anda sendiri, atau jika Anda ingin menjadi seorang manajer perusahaan, mulailah berinvestasi dengan belajar bisnis administrasi sebagai langkah persiapan awal yang baik.

Perusahaan yang memiliki karyawan yang berbicara dengan “bahasa” bisnis dan memahami konsep-konsep bisnis dan teknik, maka akan memfasilitasi pelatihan, meningkatkan produktivitas, membantu memfokuskan pada prioritas organisasi dan memberikan kontribusi pada “bottom line.”

Anda bisa mulai memeriksa beberapa program sekolah dan memilih program yang memenuhi kebutuhan anda, tantangan anda, yang menurut Anda nyaman. Anda harus menghabiskan banyak waktu, tenaga dan energi untuk berhasil.

Dengan belajar bisnis, Anda memiliki peluang sukses yang besar! Pilihan karir yang hampir tak terbatas dan potensi pendapatan yang sangat baik. Ini adalah area studi yang menggairakan dengan aplikasi praktis untuk kehidupan yang profesional. Ini semua kembali kepada Anda, untuk mengambil kesempatan atau menghilangkannya begitu saja.

Oh ya, jika Anda sudah lewat usia sekolah, maka Anda tidak perlu khawatir untuk belajar bisnis. Ini tidak harus melalui lembaga pendidikan yang formal. Anda bisa mempelajarinya dengan melakukan praktek langsung, mengikuti pelatihan atau seminar bisnis, mencoba berbisnis dari nol, mengikuti forum bisnis, dan masih banyak lagi.

Semakin Anda sering mencoba berbisnis, maka sesungguhnya itu adalah kesempatan paling efektif bagi Anda dalam belajar bisnis. Tidak peduli apakah Anda masih muda atau tua, pria atau wanita, single atau menikah, kesempatan berbisnis terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha. Peluang berbisnis bisa apa saja. Anda bisa memulainya dari baju, makanan, property, kebutuhan rumah tangga, bahkan produk informasi, atau jasa.

Begitupun dengan kesempatan untuk sukses. Jika Anda mau belajar bisnis, melakukannya dengan sungguh-sungguh, fokus pada bisnis Anda, tidak mudah menyerah, maka yakinlah bahwa sukses sangat dekat dengan Anda. Tinggal Anda mau mewujudkannya atau tidak.

BISNIS LEWAT INTERNET

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Dari data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia relatif stabil yaitu 25% per tahun, namun cenderung berbanding lurus dengan pertumbuhan penduduk.

Pada tahun 2000 pengguna internet baru 2 juta orang, namun di tahun ini diperkirakan sudah mencapai angka 20 juta pengguna.

Ini berarti peluang bisnis lewat internet semakin terbuka.

Seiring dengan perkembangan internet, para pakar marketing juga melihat pergeseran marketing dari konvensional ke arah electronic/internet marketing. Sehingga bisnis lewat internet menjadi salah satu pilihan yang menjanjikan.

Bahkan perusahaan yang tidak segera beradaptasi diperkirakan akan ditinggalkan klien dan konsumennya. Internet marketing sendiri terus berkembang dari sekedar sebuah company branding, e-commerce (jual beli online), program afiliasi, blog marketing sampai RSS Marketing hingga bisnis lewat internet.

bisnis lewat internet membutuhkan kepercayaan. Itu sebabnya, yang ingin melakukannya harus memberikan data diri, alamat, nomor telepon, atau e-mail yang lengkap, jelas, dan benar. Selain itu, disarankan untuk menggunakan bahasa yang sederhana.

Berikut ini 5 cara mudah dan telah teruji untuk dapat meraih uang/ penghasilan lewat internet:

  1. Membangun Bisnis internet
  2. Membuat Blog untuk usaha / bisnis
  3. Mengikuti program periklanan
  4. Mengikuti program “make money”
  5. Mengikuti program survey online

Bisnis lewat internet adalah sebuah kegiatan bisnis atau usaha yang dijalankan dengan memanfaatkan internet , baik sebagai sarana utama, maupun sebagai sarana pendukung.

Bisnis internet memiliki berbagai macam bentuk, diantaranya adalah : pasar online, toko online, bisnis reseller, bisnis e learning,  bisnis MLM online, bisnis iklan dan promosi , bisnis layanan seputar internet dan lain sebagainya. Anda bisa belajar banyak dari AsianBrain.com, sebagai situs pembelajaran Internet Marketing terkemuka di Indonesia.

Blog atau sering pula disebut sebagai web blog adalah suatu jenis halaman web yang tersedia untuk umum tentang jurnal perorangan (atau juga dapat sebagai “buku harian online” yang dapat diakses lewat internet). Umumnya, blog berisi tulisan atau artikel-artikel yang ditulis oleh pemiliknya serta dikirim secara rutin.

Blog sering kali juga digunakan oleh para ahli, praktisi, ilmuwan professional, maupun tokoh poitik untuk menyampaikan gagasan, pemikiran maupun pengetahuan yang mereka bagikan secara bebas untuk khalayak umum dan tentu saja ide bisnis lewat internet.

Saat ini banyak sekali situs-situs bisnis lewat internet dari seluruh dunia yang menawarkan program meraih uang melalui program periklanan. Prinsip kerja program periklanan ini yaitu membuat suatu situs/ website yang dirancang sedemikian rupa yang mampu mendistribusikan/ menyebarkan iklan ke sebanyak mungkin jaringan pemasang iklan.

Program bisnis lewat internet yang sering dikenal dengan istilah “make money” di seluruh dunia ini pada prinsipnya merupakan sebuah situs bisnis yang dibuat sedemikian rupa untuk meraih sebanyak mungkin pengunjung  guna menyebarkan iklan promosi yang terdapat didalamnya.

Sang pemilik program ‘make money” ini menawarkan kepada siapa pun pengunjung situsnya dengan iming-iming komisi, bila mereka mau bergabung atau mengakses situs “make money” miliknya.

Terkait bisnis lewat internet, banyak pula perusahaan-perusahaan besar dari berbagai negara memanfaatkan internet guna menjaring informasi – informasi penting perilaku konsumen terhadap sebuah produk, salah satu caranya dengan mengadakan program survey berhadiah.

MEMULAI BISNIS MODAL KECIL

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Apakah Anda tertarik untuk menjalankan bisnis modal kecil? Bagi pebisnis pemula, seringkali jawabannya adalah YA. Alasan yang masuk akal, agar resiko kerugian bisa diminimalisir.

Sebagian alasan lain adalah karena tidak adanya modal yang cukup untuk menjalankan bisnis yang lebih besar.

Anda tidak perlu berkecil hati untuk menjalankan bisnis modal kecil. Nyatanya, dengan kecanggihan internet, bisnis ini bisa bersaing dengan perusahaan besar.

Ya, Anda bisa membuat website untuk mempromosikan dan menjual produk Anda, tanpa ada yang tahu jika Anda mengerjakannya dari sudut rumah Anda.

Sebagian besar bisnis dimulai dalam skala kecil, dan kemudian menjadi lebih besar dari waktu ke waktu. Meskipun arus modal hanya memenuhi persyaratan minimal, yang hanya cukup untuk biaya operasional sehari-hari.

Menurut statistik, banyak bisnis modal kecil sebenarnya dimulai oleh orang-orang yang memiliki pekerjaan paruh waktu. Ini pilihan tepat. Pertama, Anda tidak perlu menguras isi tabungan untuk memulai bisnis, dan Anda tetap dapat mengatur penghasilan setiap bulannya.

Menjalankan bisnis modal kecil memang tidak langsung menghasilkan keuntungan. Ini membutuhkan waktu. Akan lebih stabil secara finansial jika Anda juga memiliki pekerjaan penuh-waktu. Bekerja di malam hari dan akhir pekan untuk menjalankan bisnis kecil Anda adalah ide cerdas, sampai Anda mampu untuk keluar dan menggunakan waktu sebagai sumber daya untuk bisnis Anda.

Ada banyak bisnis modal kecil, namun sekali lagi Anda bisa berpeluang memperoleh ribuan dolar setiap bulan. Berikut pilihan yang bisa Anda lakukan:

  1. Marketing perusahaan tertentu. Anda menjual produk, Anda mendapatkan komisi. Anda akan dibayar ketika berhasil melakukan penjualan. Jika Anda tertarik dengan pilihan ini, maka Anda perlu menguasai detail produk dengan baik, agar orang akan percaya ketika membelinya dari Anda.
  2. Surat pengiriman pesanan atau kurir. Ini termasuk bisnis modal kecil, karena Anda hanya membutuhkan modal kendaraan, bensin, dan waktu untuk mengantarkan pesanan. Jika anda serius, Anda bisa mendapatkan banyak rupiah dari bisnis ini.
  3. Afiliasi pemasaran online. Anda tidak membutuhkan modal besar untuk menjalankan bisnis ini, dengan memilih jenis afiliasi gratisan. Tiga hal yang oasti Anda butuhkan dalam menjalankan jenis bisnis modal kecil ini adalah : komputer, koneksi internet, dan beberapa software. Anda tidak perlu membeli software yang mahal, namun bisa mendapatkannya secara gratis di internet.
  4. Penjualan kerajinan yang dibuat sendiri. Anda bisa menggunakan bahan bekas untuk di daur ulang. Jika Anda memiliki tingkat ketelatenan yang tinggi, maka ini bisa menjadi peluang besar mendapatkan rupiah. Anda juga bisa mengonline kannya dengan mencantumkan gambar dan spesifikasi produk pada website Anda.

Ingat, Anda bisa memulai bisnis modal kecil sekarang juga. Anda tidak perlu memiliki jumlah dana yang besar, tools yang mahal atau peralatan canggih untuk memulai bisnis. Bersikap cerdas, efisien, dan kerja keras yang cukup maka kesuksesan akan menjadi milik Anda.

STRATEGI MEMULAI USAHA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Luar biasa jika Anda bisa membuka usaha baru dan bisa menarik pelanggan, sehingga bisa menjamin aliran pendapatan yang konstan. Namun, tidak ada yang tiba-tiba terjadi begitu saja.

Pertumbuhan bisnis membutuhkan setiap perencanaan dan pemasaran yang matang. Berikut adalah sepuluh strategi untuk membantu Anda menarik lebih banyak pelanggan. Dan, hal terbaiknya: Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk hal ini.

1. Menjadi contoh bagaimana menjalankan produk atau layanan dengan efektif

Misalnya, Anda menjual produk kecantikan, astikan kulit Anda sendiri sangat cocok dengan produk tersebut. Jika orang melihat bagaimana indahnya hasil produk Anda, maka mereka pasti ingin membelinya. Be A Model untuk usaha baru Anda.

2. Berusaha untuk melayani, bukan hanya ingin menjual

What comes around goes around! Membantu orang lain untuk tumbuh bersama dengan cara apapun dapat membantu usaha baru Anda untuk turut jauh berkembang.

3. Menambahkan nilai oleh jaringan setiap saat

Bawalah kartu nama kemanapun Anda pergi. Buatlah networking pada setiap kesempatan. Ketika seseorang menanyakan apa yang Anda lakukan, maka segeralah memberikan kartu Anda. Anda ingin mereka bisa melihat dan mendengar nama usaha baru Anda. Anda akan terkejut ketika kartu nama akan melejitkan bisnis Anda beberapa bulan kemudian. Selain itu, pahami dengan baik apa saja yang dapat Anda bantu dan apa yang orang butuhkan.

4. Menjual manfaat, bukan fitur

Tidak seorangpun ingin membeli fitur lagi. Untuk apa seseorang membeli fitur? Banyak orang benci membeli asuransi, jadi mengapa begitu banyak dijual? Apa yang bisa diberikan asuransi untuk Anda? Jadi, ketahui manfaat dari usaha baru Anda.

5. Menambah nilai kepada pelanggan potensial

Orang akan mengapresiasi ketika mereka merasa yakin bahwa Anda memenuhi kebutuhan bisnis mereka dan Anda mampu memberikan ide-ide kreatif yang akan membantu mereka untuk mewujudkan atau bahkan mengembangkan visi dan tujuan mereka.

6. Follow up berkelanjutan

Rahasia untuk menjaga pelanggan Anda saat ini adalah membuat ketertarikan. Berikan nilai tambah kepada pelanggan dengan membuat mereka yakin jika mereka telah memilih produk atau layanan yang terbaik. Biarlah mereka tahu bahwa usaha baru Anda berdasarkan hati, kesuksesan mereka adalah keberhasilan Anda. Tunjukkan bahwa Anda peduli!

7. Ajak pelanggan Anda dalam penelitian dan pengembangan

Ini adalah nilai lebih mengapa pelanggan memilih produk Anda.  Informasi ini akan berguna untuk meningkatkan pemasaran dan memperbaiki nilai proposisi.

8. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan menjadi pendengar yang aktif

Luangkan waktu untuk mendengarkan klien, prospek, dan mitra bisnis. Dengarkan hati-hati. Jangan biarkan pikiran Anda berkelana selama proses mendengar. Jangan membuat asumsi. Luangkan waktu untuk mengetahui motif, emosi, dan masalah mereka. Jika Anda dapat berhubungan dengan baik, maka mereka akan selalu mendukung usaha baru Anda.

9. Belajar dari orang-orang yang secara alami menarik

Ada orang yang menarik, ada yang tidak. Habiskan waktu dengan mereka, tirulah mereka, dan mintalah bantuan mereka. Mereka akan dengan senang hati memberitahukan cara kerjanya. Anda hanya perlu bersiap untuk mengubah asumsi, pemikiran, tindakan, dan perilaku.

10. Memperkuat keuangan pribadi Anda, sehingga Anda tidak perlu uang lagi

Bila Anda merasa finansial Anda dalam kondisi aman, Anda akan menjadi magnet kuat untuk menarik usaha baru,  karena Anda sudah tidak terlalu membutuhkannya lagi.

PEREMPUAN DAN DUNIA BISNIS

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Tahukah Anda bahwa satu dari sebelas perempuan dewasa memiliki bisnis? Tahukah Anda bahwa perempuan pengusaha memulai usaha baru dua kali banyaknya dari jumlah manusia? Dunia bisnis dan kewirausahaan tidak lagi milik laki-laki.

Perempuan juga mengambil kontrol dalam bisnis, dan melakukan bisnis yang dipasarkan di Internet.

Tidak masalah dimana Anda berada. Siapapun Anda, apapun tingkat pendidikan Anda, apapun pengalaman kerja, dan apa saja prestatsi yang sudah anda capai, Anda memiliki kesempatan yang sama untuk sukses di dunia bisnis.

Ada peluang luar biasa bagi perempuan untuk memulai bisnis dengan benar berangkat dari rumah mereka yang nyaman, dengan membangun menjadi sesuatu yang dapat menjaga kehidupan mereka, keluarga dan masa depan mereka.

Ada perempuan yang siap menekuni dunia bisnis setiap hari dengan segaa resikonya. Walaupun konsep awal bisnis tampaknya menakutkan, sebenarnya terdapat banyak peralatan dan sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda.

Keinginan dan semangat untuk berkembang adalah kunci sukses untuk membangun bisnis dengan baik.
Ketika kita bisa menjalankan dunia bisnis berbasis rumah, maka kita bisa memiiki keluangan waktu. Seiring dengan hal itu, maka kita akan memperoleh kepuasan, yang nilainya lebih penting daripada mendapatkan tumpukan rupiah.

Okay, saatnya bertindak. Anda memiiki banyak kesempatan untuk menjalankan bisnis yang menarik. Saatnya mengambil kesempatan yang ada. Dan, yang perlu anda lakukan adalah mengambil inisiatif untuk menerjuni dunia bisnis.

Berikut beberapa saran yang dapat Anda lakukan untuk mulai menekuni dunia bisnis Anda:

  1. Pilih sebuah bisnis yang memiliki potensi untuk mendatangkan keuntungan sesuai kebutuhan dan gaya hidup yang anda inginkan.
  2. Hindari bisnis yang pada akhirnya akan menjadi sebuah pekerjaan yang mengharuskan Anda bekerja 80-90 jam per minggu untuk menggapai sukses. Tujuan Anda tidak hanya untuk membuat uang, tetapi juga dapat menikmati kehidupan Anda dan memiliki waktu dengan keluarga dan teman-teman.
  3. Anda dapat mempelajari segalanya tentang jenis orang yang akan terjun ke pemasaran. Membuat mereka merasa nyaman bekerja dengan Anda, terkait situasi mereka saat ini. Dapatkan pemahaman yang baik megenai periklanan dan promosi usaha, dan mendapatkan profesional untuk membantu Anda yang diperlukan untuk memastikan Anda mendapatkan sesuatu dilakukan secara efisien.
  4. Jangan menyerah sebelum Anda berhasil dalam dunia bisnis. Berikan kesempatan bisnis Anda tumbuh. Keberhasilan tidak terjadi dalam sekejap, dan bisnis baru membutuhkan waktu untuk bisa eksis.
  5. Bekerja dari rumah untuk menjaga biaya rendah. Jika bisnis Anda dapat dioperasikan dari rumah, maka pasti keuntungan akan semakin melimpah.
  6. Komitmen dan tetap fokus. Belajar dari pengalaman dan tetap berkomitmen untuk bekerja. Hindari mengulangi kesalahan, maka anda akan banyak menyelamatkan waktu dan uang Anda.
  7. Gunakan teknologi sebagai alat untuk membangun bisnis Anda. Anda dapat menggunakan telepon, komputer, Internet, dan mesin fax agar bisnis Anda berjalan. Lebih penting lagi, dengan menggunakan teknologi juga dapat memungkinkan Anda untuk menjalankan bisnis dari mana saja. Inilah yang dimaksud dengan kebebasan.

Segeralah mengambil inisiatif dan langkah dalam dunia bisnis untuk perubahan masa depan Anda!

JURUS JITU MEMBANGUN USAHA WARALABA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Banyak sekali pengusaha yang gagal karena kesalahan mendasar mereka dalam menentukan jenis usaha waralaba yang tepat.

Di AsianBrain.Com, kegagalan mereka adalah sebuah kajian yang komprehensif, sehingga output dari kajian itu adalah sebuah oportunity baru bagi Anda, karena Anda dapat belajar dari semua kesalahan yang telah mereka buat. Berikut ini adalah 10 tips untuk membangun jaringan waralaba yang kuat :

1. Yakinkan kepada semua orang, bahwa usaha waralaba yang Anda tawarkan dapat memberikan keuntungan. Tidak ada yang akan membeli waralaba Anda, jika Anda sendiri tidak yakin bahwa bisnis yang Anda tawarkan tidak dapat menghasilkan uang.

2. Pelajari kompetitor usaha waralaba Anda. Hal ini Sangat penting untuk mengetahui siapa saja yang berpotensi untuk menjadi pesaing Anda. Anda harus mengawasi setiap kekuatan dan kelemahan mereka, sehingga Anda dapat mengukur kekuatan dan kelemahan waralaba yang Anda tawarkan.

3. Pastikan ada peluang pasar yang terbuka untuk produk atau jasa usaha waralaba Anda. Bisa juga dengan melakukan riset pasar untuk melihat apakah ada permintaan untuk produk waralaba yang Anda jual. Karena calon pembeli ingin kepastian bahwa pasar cukup stabil untuk produk atau layanan dari waralaba yang Anda tawarkan.

4. Patenkan merek dagang, merek jasa, dan ide usaha waralaba Anda. Salah satu letak keberhasilan Anda terletak pada kemampuan untuk membedakan Anda dari pesaing waralaba yang lain. Itulah mengapa sangat penting untuk mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi merek dagang, merek jasa, resep, hak cipta, metode bisnis, dan banyak lagi.

5. Pastikan Anda memiliki modal yang kuat. Sangat penting untuk memastikan bahwa Anda juga aman dalam hal finansial. Karena usaha waralaba membutuhkan modal lebih besar daripada yang orang-orang pikirkan.

6. Pastikan bahwa Anda memiliki semua perangkat hukum yang diperlukan, Dokumentasi yang mencantumkan perusahaan Anda memang benar sebuah usaha waralaba yang strategis. Rancangan perjanjian waralaba yang Anda tawarkan haruslah profesional, jelas secara hukum dan mudah dimengerti oleh calon pembeli waralaba Anda.

7. Rekrutmen karyawan adalah ujung tombak dalam operasional usaha waralaba yang Anda tawarkan, karena mereka adalah penggerak usaha Anda di lapangan. Oleh karenanya, pilih dan latihlah mereka dengan baik. Pastikan mereka memahami misi waralaba Anda. Mereka harus rajin dalam memahami kebutuhan dan keprihatinan dari waralaba, serta harus responsif dalam menangani setiap permasalahan yang timbul dalam bisnis waralaba yang Anda jalankan.

8. Buatlah sebuah standar operasi manual dari usaha waralaba yang Anda tawarkan. hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa waralaba yang Anda tawarkan beroperasi sesuai dengan keinginan Anda, dengan cara yang menguntungkan dan melindungi bisnis Anda dengan baik.

9. Jalin hubungan baik dengan investor, pemasok, dan vendor lainnya. Karena kekuatan jaringan dan sumber daya menjadi sangat penting dalam menjalankan usaha waralaba yang Anda jalankan. Jika Anda berniat untuk menyewa peralatan secara langsung, pastikan ada perjanjian sewa yang Anda mengerti dengan baik. Sehingga Anda dapat menyelesaikan setiap perjanjian sewa menyewa itu dengan aman karena Anda betul-betul memahami isi dari perjanjian tersebut.

10. Menyiapkan laporan yang rapi dan efektif, akan sangat membantu Anda secara rutin mengevaluasi kinerja usaha waralaba Anda, dan memastikan bahwa royalti dari waralaba selalu dilaporkan secara akurat, transparan dan tepat waktu.

Hutang Berlipat, Kekayaan Meningkat

Dec.20, 2009 in Gara-Gara Purdi

Miming Pandai mengelola hutang baiknya sehingga omset perusahaannya mencapai puluhan miliar hanya dalam waktu dua tahun. Bagaimana?

Perasaan apa yang dialami oleh seseorang ketika ber hutang pada bank? Malukah atau merasa khawatir tidak mampu membayar angsuran? Kedua perasaan itu pernah saya alami dua setengah tahun yang lalu, kenang Miming Pangarah, pemilik perusahaan percetakan asal Bandung, Indoprint. Bila sekarang, berapa pun besarnya jumlah hutang yang di tawarkan pasti saya akan ambil, tukasnya. Pada tahun 2002 Miming hanyalah pengusaha biasa dan belum dikenal sukses seperti sekarang.

Baru setelah dia mendapatkan berkah dari ‘bermain hutang bank’ namanya berkibar khususnya di kalangan komunitas Entreprenur University (EU). Saya belajar bagaimana caranya agar uang dapat bekerja untuk kita, ungkapnya. Sebelum ini, saya hanya mempunyai hutang sekian puluh juta, dan pada waktu itu saya hanya berfikir bagaimana caranya agar hutang saya lunas. Saya berbuat bagaimana menutupi hutang, ternyata itu adalah cara yang salah! katanya.

Belajar dari pentolan EU, yakni Purdi E Chandra, ia baru paham di dalam menjalankan bisnis yang lebih tepat adalah bukan berusaha bagaimana agar hutang-hutang menjadi lunas, tetapi sebaliknya adalah bagaimana agar bisa mendapatkan hutang lebih besar dari utang tersebut. Maka ketika dia hanya memiliki hutang kecil, ia mengaku mesti bekerja menjaga toko mati-matian agar bisa menutup tanggungan angsuran bulanan. Kebalikan dengan sekarang, besarnya bunga yang harus saya bayar per bulan kepada bank kira-kira Rp 60 juta, tetapi bukan saya yang membayar, karena keuntungan bisnis yang berjalan itulah yang menutup sendiri, paparnya. Logikanya sederhana. Hitungan kasar bunga bank adalah sekitar 1,5% besarnya tiap bulan. Sedangkan profit yang didapatkan dari bisnis paling tidak adalah 5% dan bisa lebih. Dari situ besar bunga yang mesti ditanggung sudah tertutup masih ditambah sisa keuntungannya. Meski selisih hanya 3,5% itu sudah cukup besar bila dikalikan dengan jumlah hutang sebesar Rp 500 juta, misalnya.

Mengenai resiko kredit macet karena bisnis yang tidak bisa jalan atau merugi Miming menepis bahwa kemungkinan itu kecil terjadi asalkan pengusaha disiplin dalam mengelola manajemen keuangan. Prinsip yang harus dipegang bahwa menggunakan kuncuran kredit untuk keperluan konsumtif adalah tabu dilakukan. Ia mewanti-wanti bila orang sudah mulai berani menggunakan sekian ribu uang dari bank untuk di luar kepentingan bisnis, maka hal sembrono itu akan terus terulang dalam jumlah yang makin membesar. Saya pastikan bahwa dia akan bangkrut, ancamnya. Miming membenarkan bahwa masalah yang kerap dihadapi oleh pelaku usaha tingkat UKM ketika berhubungan dengan bank adalah tidak bisa meyakinkan pihak pemberi utang. Maka sejak awal hendak mengajukan keredit ia telah menerapkan pembukuan yang mengikuti standar berikut neraca dan rekening koran. Laporan ke uangan kita buat bagus sehingga bank percaya sama kita, ujarnya. Soal agunan? Bukan masalah, karena aset yang di miliki itulah yang diagunkan, Sehingga resiko tidak ada, karena paling-paling ruko saya yang diambil, ucapnya enteng.

Saat ini ia mengaku sudah mempunyai lima buah ruko dan sedang membangun pabrik percetakan sendiri, di samping membuka usaha yang lain yaitu beberapa buah salon yang di waralabakan, BPR, usaha sablon, dan juga telah membeli franchise Primagama. Sehingga total asset yang di miliki adalah sekitar Rp 7 miliar yang di capai hanya dalam tempo 2,5 tahun. Sedangkan total kredit mencapai sekitar Rp 3,5 miliar besarnya. Ketika dulu saya takut sama bank, omset bisnis saya kira-kira cuma Rp 150 juta setahun, sekarang ketika saya berani menggunakan hutang bank omset saya sudah di atas 10 miliar setahun, tuturnya mantap. Kredit dalam jumlah besar tentu saja tidak bisa diharapkan dengan serta-merta. Saya juga mulai dari jumlah kecil, ujarnya. Pertamakali mengajukan kredit senilai Rp 30 juta, kemudian meningkat seiring dengan pertambahan aset yang di hasilkan dari kucuran dana sebelumnya. Maka perlu sekali untuk menjaga hubungan baik dengan tidak membuat kesalahan dengan bank, imbuhnya. Meski jaringan usahanya sudah mulai menggurita bukan berarti pembicara aktif EU tersebut mesti sibuk mengurusi bisnis tiap hari. Sebaiknya dia leluasa menjalani aktifitasnya berkeliling sebagai pembicara ke berbagai kota di seluruh Indonesia baik di Jakarta, Cilegon, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Padang, Denpasar dan lain-lain. Saya adalah orang yang paling dicari setelah Pak Purdi, katanya. Sedangkan urusan bisnis ia telah mempercayaksan pada SDM yang menangani secara profesional. Saya menerapkan manajemen profesional termasuk untuk menggaji diri saya, tuturnya. Ia ingin meyakinkan bahwa kalau dengan apa yang dilakukannya dia bisa melakukan loncatan seperti sekarang, tentu orang lain akan bisa pula.

Saya hanya ingin merubah pikiran banyak orang bahwa bisnis itu tidak mesti memakai uang, yang penting butuh keberanian, tegasnya. Ditambahkan, Ketika seseorang sudah memiliki niat untuk berbisnis, pikirkan bisnis jenis usahanya dan jalannya. Artinya tidak bisa hanya dengan berangan-angan tetapi sambil diam saja.

Miming adalah Alumni EU Bandung.

Kewirausahaan | Entrepreneurship Ditulis oleh Sholih on Rabu, 21 April 2010 22:19 | Dibaca : 747 kali

Beralih dari Entrepreneur ke Infopreneur? Mengapa Tidak?

Istilah “Infopreneur” relatif baru dalam hiruk-pikuk bisnis karena membuka pintu bagi para entrepreneur untuk menghasilkan sumber penghasilan baru. Hanya dengan menjadi seorang infopreneur yang menjual informasi.

Produk informasi ditawarkan dalam berbagai bentuk termasuk buku, e-book, laporan khusus, audio, video, lembar kerja, booklet tip, dan metode apapun dimana Anda menyampaikan informasi secara virtual. Apakah Anda ingin meluncurkan bisnis baru atau menambahkan sumber penghasilan baru untuk bisnis yang sudah berjalan, peluang untuk menjual info produk terbuka sangat lebar.

Benefit Info Produk

Salah satu keuntungan terbesar info produk adalah saat mereka dibuat dan proses penyebaran dibuat otomatis, mereka bisa menjual sepanjang waktu dengan upaya yang minim. Dan itu tidak berhenti begitu saja. Banyak infopreneur telah menemukan benefit tersembunyi dari menjual produk ini.

Misalnya, penulis bisa menggunakan buku mereka seperti kartu bisnis, menggunakannya untuk membuka pintu bagi peluang bisnis baru. Buku memberikan Anda kredibilitas yang lebih besar dan membuat media tertarik pada Anda. Dengan putaran yang tepat dalam topik Anda, ekspos media bisa membawakan bisnis baru. Lihatlah penulis yang berhasil dalam Today Show atau Oprah. Bahkan artikel dalam koran lokal pun bisa membuat ratusan pembaca membeli buku Anda.

Ketika Anda menambahkan lebih banyak informasi pada lini produk Anda, Anda memutarkan jaring peluang. Masing-masing produk mungkin menarik masing-masing konsumen dengan berbeda. Beberapa mungkin membeli satu produk, yang lainnya membeli produk yang lain, dan idealnya, kebanyakan pelanggan akan kembali untuk membeli produk yang lebih banyak.

Hadiah adalah cara yang bagus untuk memberikan info produk. Misalnya, Anda bisa memberikan reward pada pelanggan baru e-zine anda dengan memberikan e-book atau laporan khusus. Atau Anda bisa memberikan e-book Anda pada pengusaha lain dan mengijinkan mereka untuk menyebarkannya secara gratis, dengan memberikan informasi kontak yang utuh. Dengan strategi ini Anda memberikan Anda pelanggan baru dan semua hal penting pada audien Anda.

Mengembangkan ide-ide produk

Setiap orang adalah pakar di bidang tertentu. Jika Anda menjalankan bisnis yang sukses, itulah yang membuat Anda ahli dalam bidang tersebut. Anda bisa membuat modal keahlian dari hobi, olahraga, atau ketrampilan khusus lainnya. Berikut adalah beberapa tip untuk menemukan ide produk:

  • Melakukan survey dengan pelanggan Anda dan tanyakan informasi apa yang mereka butuhkan dan ingin ketahui.
  • Mengajarkan orang lain untuk melakukan sesuatu.
  • Membuat sebuah direktori. Apakah Anda memiliki daftar 50 sumber atau lebih yang dibutuhkan orang dalam industri Anda? Jualah!
  • Membaca buku di bidang yang menjadi minat Anda. Adakah buku yang mencakup informasi penting dalam satu bab dan layak untuk dikembangkan? Bisakah Anda menulis buku secara lengkap atau laporan khusus terkait topic tersebut?
  • Membuat daftar tamu potensial yang bisa Anda wawancarai dan sebagai host dalam teleseminar. Anda bisa menjual seminar tersebut, atau tawarkan gratis dan menjual rekamannya.
  • Mengajar di kelas pelatihan dewasa dan menjadi seorang public speaker professional. Anda bisa menjual info produk dari balik meja Anda dan juga menjual rekaman Anda dalam presentasi langsung.
  • Membuat video demonstrasi, pidato atau teknik.

Kunci sukses info produk

Dalam rangka meyakinkan pelanggan agar melakukan pembelian, Anda bisa mengikuti formula dasar kesuksesan:

Kredibilitas: Menunjukkan kredibilitas yang Anda miliki dibidang Anda. Ini bukan saatnya untuk malu-malu. Publikasikan pendidikan, pengalaman, penghargaan, atau pencapaian di bidang Anda. Orang tidak akan membeli dari Anda kecuali Anda bisa menunjukkan kemampuan Anda untuk menyampaikan apa yang Anda janjikan.

Mutu: Ada banyak informasi produk diluar sana dan beberapa diantaranya berantakan. Pastikan apapun yang Anda hasilkan adalah mutu tertinggi. Semua produk harus diperiksa secara professional.

Nilai: Ada keseimbangan saat menentukan harga produk. Terlalu banyak infopreneur yang memberikan harga produknya terlalu tinggi. Lihat bagaimana pesaing Anda memberikan harga produknya. Beberapa produk dengan harga yang lebih tinggi menunjukkan nilai informasi yang sangat luar biasa yang mereka jual. Jika Anda menggunakan strategi ini, pastikan Anda memberikan informasi yang sesuai dengan harga yang dikenakan.

Pengiriman: Dengan produk elektronik seperti e-book dan laporan, pelanggan yang membeli menginginkan kepuasan yang langsung bisa dirasakan. Meski Anda bisa mengirim e-mail produk secara manual, sangat baik jika membuat sistem untuk membuat proses pengiriman otomatis. Nilai tambah dari otomasi adalah Anda tidak harus terus-menerus mengecek e-mail jika ada permintaan dan Anda bisa menghasilkan dan mengirimkan produk meski Anda sedang tidur.

Strategi Promosi info produk

Tidak ada bisnis yang bisa bertahan tanpa marketing. Anda harus membuat orang lain tahu keberadaan Anda sehingga Anda bisa menarik mereka untuk membeli pada Anda. Rencana pemasarang yang solid penting bagi kesuksesan info produk.

Tempat pertama memulainya adalah dengan website. Website bisa meraih pelanggan potensial di penjuru dunia. Website Anda memungkinkan Anda menetapkan kredibilitas Anda, membangun database kunjungan situs, dan mempromosikan dan menjual langsung produk Anda.

Berikut adalah taktik tambahan untuk mempromosikannya:

  • Mengandalkan acara publik speaking (termasuk workshop, seminar, dan kelas). Pengalaman berbicara dalam seminar akan membantu Anda mendapatkan kredibilitas ketika mendapatkan pendalaman dan pengalaman yang berharga.
  • Mengadakan telekonferensi untuk membagi informasi. Tanyakan rekan untuk mengumumkan even Anda di e-zine atau website mereka. Meski Anda tidak langsung menjual produk, Anda mendorong orang untuk membeli produk Anda.
  • Menyebarkan newsletter atau e-zine. Ini adalah cara yang murah tapi bernilai untuk memasarkannya pada pelanggan Anda.
  • Menjual dan mempromosikan produk tambahan saat orang lain membeli. Sertakan brosur tentang produk lain saat Anda mengirimkan barang atau menawarkan diskon khusus untuk pembeli terkait dengan produk yang dibelinya saat itu.
  • Menempatkan diri Anda sebagai ahli dibidangnya dengan dilihat dan didengar dimanapun. Berpartisipasi dalam wawancara, menerbitkan artikel dalam bentuk cetak dan online, dan meraih setiap peluang agar nama Anda dikenal.
  • Mengambil keuntungan dari ekspose media. Radio adalah cara yang murah untuk meraih banyak orang dalam waktu yang singkat. Banyak program radio yang menerima ahli melalui format call-in. Jika topik Anda cukup menarik bagi pendengar dalam skala yang lebih luas, Anda bisa siaran di radio melalui rumah Anda. Mencetak publisitas juga penting. Temukan sudut pandang baru untuk topik dan hubungi koran, majalah, dan reporter TV.
  • Menciptakan program afiliansi. Tawarkan bisnis lain yang berpeluang untuk menjual produk Anda dan memberikan prosentase untuk setiap penjualan.
  • Bertukar iklan dengan website dan e-zine yang mencapai target pasar Anda.

Saat Anda mengembangkan rencana untuk menghasilkan dan menjual info produk Anda, perhatikan bagaimana orang lain bisa sukses melakukannya. Beli beberapa produk dari pengusaha yang Anda kagumi sehingga Anda bisa mengevaluasi isinya. Anda tidak boleh mencuri dari pesaing Anda, hal ini bisa diterima untuk menandingi kesuksesan mereka. Dan kemudian Anda bisa menghasilkan pendapatan saat Anda sedang tidur.

Oleh: Stephanie Chandler adalah penulis beberapa buku bisnis dan pemasaran termasuk “The Author’s Guide to Building an Online Platform: Leveraging the Internet to Sell More Books” dan “From Entrepreneur to Infopreneur: Make Money with Books, eBooks and Information Products.”

Dia juga pendiri dan CEO http://AuthorityPublishing.com, yang mengkhususkan dalam kustomisasi penerbitan dan layanan internet marketing dan http://BusinessInfoGuide.com, direktori sumber bagi pengusaha.

Sumber: http://www.BusinessInfoGuide.com/infopreneur.htm

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com

Artikel: www.pengusahamuslim.com

10 Akhlak Pebisnis Muslim

Fatwa dan Nasehat Agama | Nasehat untuk Pedagang dan Pengusaha

Ditulis oleh Ibnu Munzir on Kamis, 21 Januari 2010 14:02 |

Hendaknya seorang pebisnis muslim memiliki akhlak-akhlak berikut ini, agar dalam menjalankan bisnisnya, dia mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.

Pertama: Niat yang Benar

Dengan niat yang benar perbuatan mubah semisal jual beli bisa berubah menjadi bernilai pahala. Sehingga seluruh sisi kehidupan seorang muslim bernilai ibadah dan ketaatan.

Niat yang benar dalam hal ini adalah menginginkan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Niat baik untuk diri sendiri berupa menjaga diri dari kengkomsumsi harta yang haram, menjaga kehormatan sehingga tidak meminta-minta, menguatkan diri sehingga bisa melakukan ketaatan kepada Allah, menjaga jalinan silaturahmi, berbuat baik dengan kerabat dan niat-niat baik yang lain.

Niat baik untuk orang lain berupa ikut berperan serta memenuhi hajat hidup orang banyak yang merupakan suatu hal yang bernilai fardu kifayah, membuka lapangan kerja untuk orang lain, berperan serta untuk membebaskan umat dari sikap bergantung kepada orang lain dan lain-lain.

Niat adalah perdagangan orang-orang yang berilmu. Artinya nilai sebuah amal bisa berlipat ganda disebabkan pelakunya menyatukan beberapa niat baik dalam waktu yang bersamaan. Sungguh itu adalah suatu yang mudah bagi orang yang Allah mudahkan.

Kedua: Akhlak yang Luhur

Di antara akhlak luhur yang sangat diperlukan dalam dunia bisnis adalah jujur, amanah, qana’ah, memenuhi janji, menagih hutang dengan bijak, memberi tempo untuk orang yang kesulitan melunasi hutangnya, memaafkan kesalahan orang lain, menunaikan kewajiban, tidak menipu dan tidak menunda-nunda pelunasan hutang.

Akhlak luhur adalah tiang penegak urusan agama dan dunia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus dengan misi menyempurnakan akhlak mulia. Orang yang paling baik akhlaknya adalah orang yang paling Nabi cintai dan tempat duduk paling dekat dengan Nabi. Ringkasnya akhlak yang luhur itu memborong semua kebaikan baik dunia maupun akherat. Akhlak luhur yang dimiliki oleh para pedagang memiliki pengaruh yang besar untuk menyebarkan Islam di berbagai daerah di Asia dan Afrika.

Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah bersabda,

رَحِمَ اللهُ رَجُلاً سَمْحًا إِذَا بَاعَ ، وَإِذَا اشْتَرَى ، وَإِذَا اقْتَضَى

Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada seorang yang memiliki sikap mudah ketika menjual, membeli dan menagih hutang.” (HR Bukhari no 1970)

Ketiga: Bisnis dalam Hal-Hal yang Baik Saja

Allah telah menghalalkan yang baik-baik saja dan mengharamkan yang buruk-buruk bagi hamba-hamba-Nya. Seorang businessman muslim tidak akan keluar dari bingkai ini meski ada tawaran yang menggiurkan dalam bisnis yang haram. Bisnis dalam hal-hal yang haram seperti khamr, bangkai, daging babi dan transaksi ribawi tidak akan terlintas dalam benak seorang muslim.

Tidaklah diragukan bahwa ini adalah ciri khas businessman muslim, seorang yang seluruh aktivitasnya berangkat dari kaedah halal dan haram serta semua usahanya diniatkan untuk meraih ridha Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Katakanlah: “tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, Maka bertakwalah kepada Allah Hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan.” (Qs. Al Maidah: 100)

Keempat: Menunaikan Kewajiban

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ : قَالَ اللَّهُ تَعَالَى ثَلاَثَةٌ أَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ أَعْطَى بِى ثُمَّ غَدَرَ ، وَرَجُلٌ بَاعَ حُرًّا فَأَكَلَ ثَمَنَهُ ، وَرَجُلٌ اسْتَأْجَرَ أَجِيرًا فَاسْتَوْفَى مِنْهُ وَلَمْ يُعْطِهِ أَجْرَهُ

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah Ta’ala berfirman,

ثَلاَثَةٌ أَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ أَعْطَى بِى ثُمَّ غَدَرَ ، وَرَجُلٌ بَاعَ حُرًّا فَأَكَلَ ثَمَنَهُ ، وَرَجُلٌ اسْتَأْجَرَ أَجِيرًا فَاسْتَوْفَى مِنْهُ وَلَمْ يُعْطِهِ أَجْرَهُ

Ada tiga golongan manusia yang aku adalah musuhnya pada hari Kiamat nanti: (1) seorang berjanji dengan menyebut nama-Ku lalu dia melanggar janji, (2) seorang yang menjual orang yang merdeka lalu dia menikmati hasil penjualannya tersebut (3) seorang yang mempekerjakan orang lain setelah orang tersebut bekerja dengan baik upahnya tidak dibayarkan” (HR Bukhari no 2150)

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda,
أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ

Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering.” (HR Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Al Albani).

Kewajiban yang paling penting adalah kewajiban terhadap Allah dalam harta para orang kaya. Itulah zakat, setelah itu adalah sedekah dan berbagai sumbangan sosial.

Kelima: Menjauhi riba dan Berbagai Transaksi Terlarang yang Mengantarkan kepada Riba

Keenam: Tidak Memakan Harta Orang Lain Dengan Cara yang Tidak Benar

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.” (QS An Nisa’: 29)

Dalam ayat ini Allah melarang hamba-hamba-Nya yaitu orang-orang yang beriman untuk memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar yaitu berbagai cara mendapatkan harta yang terlarang semisal riba, judi, suap dan berbagai perbuatan yang menimbulkan permusuhan dan memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar.

Ketujuh: Komitmen Dengan Berbagai Peraturan yang Ada

Meski ada beberapa peraturan yang tidak sejalan dengan syariat Islam, businessman muslim akan semaksimal mungkin menghindari berbagai tindakan yang akan menyebabkannya mendapatkan hukuman, bukan karena meyakini bahwa makhluk memiliki kewenangan untuk menetapkan aturan. Akan tetapi bertitik tolak dari kewajiban yang Allah tetapkan yaitu mencegah mafsadah (kerusakan) dan tidak mencampakkan diri ke dalam kebinasaan.

Kedelapan: Tidak Merugikan Pihak Lain

Bisnisman muslim adalah seorang yang ksatria dalam persaingan bisnis. Dia memiliki prinsip tidak merugikan pihak lain. Dia tidak akan mempermainkan harta untuk merugikan pihak-pihak lain. Dia tidak akan mematok harga yang tinggi karena memanfaatkan kebutuhan orang lain terhadap barang yang dia jual atau karena mengingat dia adalah produsen satu-satunya.

Dari Ma’mar bin Abdullah, Rasulullah bersabda,
لاَ يَحْتَكِرُ إِلاَّ خَاطِئٌ

“Tidak ada orang yang menimbun barang dagangan melainkan seorang pendosa.” (HR Muslim no 4207)

Kesembilan: Loyal Dengan Orang-Orang yang Beriman

Oleh karena itu, businessman muslim tidak akan mengadakan hubungan dagang dengan pihak-pihak yang secara terang-terangan menyatakan permusuhan dengan Islam dan kaum muslimin.

Kesepuluh: Mempelajari Hukum-Hukum Syar’i Seputar Muamalah

Di antara keyakinan setiap muslim adalah hukum-hukum syar’i itu mencakup semua aspek kehidupan. Oleh karena itu, khalifah Umar mengusir pedagang yang tidak menguasai hukum jual beli dari pasar kaum muslimin.

***

Ustadz Aris Munandar
Sumber: ustadzaris.com


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: